Keputusan Menag Nomor 443/2020 tentang Penetapan 1 Syawal 1441 H

Keputusan Menag Nomor 443/2020 tentang Penetapan 1 Syawal 1441 H

Amongguru.com. Penetapan 1 Syawal 1441 H disampaikan melalui Keputusan Menteri Agama (Menag) Nomor 443 Tahun 2020.

Keputusan tentang Penetapan 1 Syawal 1441 Hijriyah tersebut tertanggal 22 Mei 2020 dengan ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Rachrul Razi.

Keputusan Penetapan 1 Syawal 1441 H ini didasarkan pada beberapa pertimbangan, sebagai berikut.

  1. Untuk memenuhi keperluan umat Islam dalam mengakhiri ibadah puasa Ramadhan 1441 Hijriyah
  2. Data hisab yang dihimpun oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama (Kemenag) dari berbagai sumber menyatakan Ijtima’ menjelaang syawal 1441 Hiriyah jatuh pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2020 M, bertepatan dengan tangga; 30 Ramadhan 1441 H sekitar pukul 00:39 WIB.
  3. Pada hari pelaksanaan rukyat, tanggal 22 Mei 2020 M atau 29 Ramadhan 1441 H dan pada saat matahari terbenam, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih di bawah ufuk, berkisar antara -5º 17 (minus 5 derajat 17 menit) sampai dengan -3º 58(minus 3 derajat 58 menit).
  4. Laporan pelaksanaan rukyat hilal pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2020 bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan 1441 Hijriyah menyatakan tidak melihat hilal, sehingga bulan Ramadhan diistikmalkan menjadi 30 (tiga puluh) hari.

Sesuai data hisab dan laporan pelaksanan rukyat hilal tersebut, maka sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan bahwa 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad (Minggu) tanggal 24 Mei 2020 M. Keputusan penetapan 1 Syawal 1441 ini berlaku pada tanggal ditetapkan.

Baca : Surat Edaran Kemenag tentang Peniadaan PPG Madrasah Tahun 2020

Sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menetapkan 1 Syawal 1441 H dilaksanakan tidak seperti biasanya, mengingat masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Berdasarkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, maka undangan menghadiri sidang isbat hanya untuk Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan Komisi VIII DPR.

Peserta dari unsur pimpinan ormas Islam diundang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemua daring (online). Demikian halnya peliputan bagi insan media, juga dilakukan secara terbatas.

Pembatasan peserta isbat ini dilakukan untuk mengurangi potensi berkumpulnya undangan dalam kerumunan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Keputusan Menteri Agama Nomor 443 Tahun 2020 tentang Penetapan 1 Syawal 1441 Hijriyah secara lengkap dapat di download pada linkdi bawah ini

Keputusan Menag Nomor 443 Tahun 2020 tentang Penetapan 1 Syawal 1441 Hijriyah (Download)

Demikian informasi tentnag penetapan 1 Syawal 1441 Hijriyah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan