Keputusan Dirjen Pendis Nomor 511 Tahun 2021 tentang Juknis Pendaftaran Pesantren

Keputusan Dirjen Pendis Nomor 511 Tahun 2021 tentang Juknis Pendaftaran Pesantren

Amongguru.com. Direktur jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 511 Tahun 2021 tentang Juknis Pendaftaran Pengadaan Pesantren.

Juknis Pendaftaran Pengadaan Pesantren diterbitkan untuk kelancaran proses pendaftaran
keberadaan Pesantren berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2020
tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren.

Latar Belakang

Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren mewajibkan seluruh Pesantren baik yang telah didirikan maupun yang akan didirikan memiliki izin terdaftar pada Kementerian Agama.

Izin terdaftar bagi Pesantren diwujudkan dalam bentuk Piagam Statistik Pesantren (PSP) yang sedikitnya memuat Nomor Statistik Pesantren (NSP),

Nama Pesantren, Alamat Pesantren, dan Pendiri Pesantren. Izin terdaftar bagi Pesantren berlaku sepanjang Pesantren memenuhi ketentuan pendirian Pesantren.

Meski demikian, Pesantren diharap melakukan pemutakhiran (updating) data selain juga untuk memudahkan upaya pembinaan dan peningkatan Pesantren pada layanan aplikasi Education
Management Information System (EMIS) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Dengan diterbitkannya izin terdaftar bagi Pesantren, Pesantren yang bersangkutan secara hukum telah diakui (recognize) oleh Kementerian Agama untuk melakukan kegiatan dan program sesuai dengan tugas dan fungsi yang melekat pada Pesantren dan berhak untuk mendapatkan pembinaan, fasilitasi, dan hal-hal lain yang melekat berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Data dan informasi terkait izin terdaftar bagi Pesantren merupakan satu kesatuan data dan informasi pada Kementerian Agama, dengan pengelolaan sebagaimana ketentuan yang diatur melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 440 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Data dan Informasi Pada Kementerian Agama.

Baca : SE Sesjen Nomor 6 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN Pada Kemenag

Posisi Pesantren dalam fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat, tujuan Pesantren, serta acuan umum mengenai unsur-unsur Pesantren, ketentuan mengenai pendaftaran keberadaan Pesantren, ketentuan mengenai penyelenggaraan Pesantren, dan ketentuan mengenai pengelolaan data dan informasi pada Kementerian Agama, menjadi dasar dalam menetapkan ketentuan lebih lanjut mengenai pendaftaran keberadaan Pesantren dalam bentuk izin terdaftar bagi Pesantren.

Ketentuan lebih lanjut tersebut, diperlukan dengan tujuan untuk menjamin efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses yang terkait dengan izin terdaftar bagi Pesantren. Oleh sebab itu, dipandang perlu untuk menyusun Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren.

Maksud dan Tujuan

1. Maksud

Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren dimaksudkan untuk memberikan penjelasan alur proses mengenai pendaftaran keberadaan pesantren dalam bentuk izin terdaftar bagi Pesantren sehingga dapat menjadi acuan bagi semua pihak.

2. Tujuan

Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren bertujuan untuk menjamin efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses yang terkait dengan izin terdaftar bagi
Pesantren.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren ini meliputi Pendahuluan, Mekanisme Pendaftaran Keberadaan Pesantren, Penetapan, Pemutakhiran dan Sinkronisasi Data, dan Ketentuan Peralihan, Pencabutan Izin Terdaftar Pesantren, Pembinaan dan Pengawasan dan Layanan Pengaduan Masyarakat, serta Penutup.

Keputusan Dirjen Pendis Nomor 511 Tahun 2021 tentang Juknis Pendaftaran Pengadaan Pesantren selengkapnya dapat dibaca dan diunduh pada link berikut ini.

Unduh

Demikian yang dapat dibagikan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 511 Tahun 2021 tentang Juknis Pendaftaran Pesantren. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan