Kandungan Senyawa Pada Temulawak dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Kandungan Senyawa Pada Temulawak dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Amongguru.com. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan salah satu tanaman rempah yang cukup terkenal di Indonesia.

Tanaman temulawak banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional danĀ  sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat.

Temulawak memiliki kulit yang berwarna merah muda dan mempunyai akar rimpang. Rimpang adalah bagian batang yang terletak di dalam tanah, sehingga disebut juga umbi akar atau umbi batang.

Rimpang tanaman temulawak adalah paling banyak diantara rimpang tanaman rempah bergenus curcuma lainnya.

Rimpang temulawak terdiri atas rimpang induk dan anakan. Rimpang induk berbentuk bulat dan berwarna kuning tua, sedangkan pada bagian dalamnya berwarna kecoklatan.

Dari rimpang induk akan keluar rimpang kedua (rimpang anak) yang lebih kecil dan tumbuh ke samping dengan jumlah 3 sampai 7 buah.

Kandungan Temulawak

Tanaman temulawak pada awalnya hanya bisa tumbuh di hutan. Akan tetapi, sekarang sangat mudah ditemukan pada daerah padang alang-alang atau tanah-tanah kering.

Setidaknya lebih dari 900 produk jamu dan obat tradisional yang terdaftar dalam BPOM menggunakan temulawak sebagai salah satu bahannya. Hal inilah yang menjadikan temulawak sebagai tanaman obat unggulan di Indonesia.

Baca :

Dipilihnya temulawak sebagai salah satu tanaman herbal unggulan, karena kandungan senyawa dalam tanaman tersebut terbukti ampuh mengobati berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh.

Temulawak mengandung senyawa yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, antara pati (zat tepung), curcumin, minyak atsiri, kamfer, glikosida, phellandrene, turmerol, myrcene, xantorizol, isofuranogermacreene, dan p-tolyl methyl carbinol.

Pati merupakan komponen terbesar dari rimpang temulawak. Pati temulawak biasanya berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid. Kurkuminoid merupakan zat pemberi warna kulit pada temulawak dan juga kunir.

Pati merupakan komponen terbesar dalam rimpang temulawak. Pati biasanya berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid.

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Temulawak memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga mengatasi radang sendi.

Berikut ini beberapa manfaat temulawak bagi kesehatan tubuh.

1. Menjaga kesehatan jantung

Meminum rebusan temulawak secara teratur akan mampu menjaga kesehatan jantung. Temulawak mengandung zat anti inflamasi (peradangan) yang efektif melawan bakteri penyebab berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan jantung.

2. Meningkatkan nafsu makan

Bagi anak-anak yang terkadang susah makan, suplemen temulawak dapat dijadikan sebagai obat untuk meningkatkan nafsu makan mereka.

Kemampuan temulawak dalam memperlancar pencernaan, akan menjadikan anak cepat merasa lapar sehingga nafsu makannya menjadi meningkat.

3. Memperlancar sistem pencernaan

Senyawa yang terdapat dalam temulawak terbukti mampu merangsang produksi cairan empedu pada kantung empedu. Empedu sangat berperan dalam penyerapan lemak dan vitamin larut lemak dalam usus kecil.

Hal ini tentu saja sangat membantu dalam memperlancar sistem pencernaan dan metabolisme makanan dalam tubuh.

Beberapa jenis penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan, misalnya kembung, diare, dan dispepsia dapat diobati dengan bahan alami tersebut.

4. Mengobati osteoarthritis

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif, dengan gejala sendi terasa sakit dan kaku. Di dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine, diinformasikan bahwa efek temulawak hampir sama dengan efek obat penghilang rasa sakit yang diberikan pada pasien osteoarthritis.

5. Meningkatkan imunitas

Temulawak dapat menjadi bahan alami untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tubuh akan terhindar dari penyakit yang dapat menyerang kapan saja.

Campuran sari temulawak, madu, dan air hangat dapat diminum secara rutin setiap hari untuk meningktkan stamina tubuh.

6. Menjaga kesehatan hati

Kandungan senyawa dalam temulawak dalam memberikan proteksi bagi organ hati. Dengan demikian, ekstrak temulawak sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan hati.

Meskipun demikian, temulawak kurang cocok digunakan untuk menyembuhkan penyakit hati, misalnya hepatitis. Jadi, fungsi temulawak disini hanya untuk menjaga kesehatan organ hati, sedangkan penyakit hepatitisnya harus tetap diobati secara medis.

7. Menguraikan lemak

Senyawa curcumin pada temulawak berperan sebagai bahan aktif dalam metabolisme lemak. Metabolisme lemak merupakan proses penguraian asam lemak menjadi energi tubuh.

8. Mencegah kanker

Meskipun masih sedikit penelitian yang terkait dengan manfaat temulawak dalam mengobati kanker. Para ahli percaya bahwa zat antioksidan dalam obat herbal tersebut berguna untuk membantu pengobatan kanker, seperti kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 diperoleh data bahwa temulawak dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan kanker prostat.

9. Antibakteri dan antijamur

Temulawak mengandung berbagai senyawa antibakteri dan antijamur yang penting untuk tubuh. Kandungan antibakteri dalam temulawak terbukti efektif untuk membasmi bakteri jenis Staphlococcus dan Salmonella.

Sedangkan senyawa antijamurnya ampuh untuk menghilangkan jamur dari golongan dermatofita.

10. Obat diuretik

Temulawak juga mampu menjadi obat diuretik, yaitu zat yang mampu membersihkan tubuh dari kelebihan garam dan air.

Garam yang menumpuk pada tubuh dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit kronis pada tubuh, seperti gagal jantung, pembengkakan jaringan, dan gagal ginjal.

Tinggalkan Balasan