Juknis Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023

Juknis Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023

Amongguru.com. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Kegiatan Penyediaan  Buku Bacaan Literasi Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023.

Petunjuk Teknis (Juknis) Kegiatan Penyediaan  Buku Bacaan Literasi Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023 diterbitkan agar penyediaan bahan bacaan literasi ini berjalan dengan sistematis dan tepat, sebagai acuan calon peserta Seleksi Penulis Gerakan Literasi Nasional Tahun 2023.

Latar Belakang

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi turut aktif menggiatkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang mulai digiatkan
tahun 2016.

Salah satu yang dibutuhkan dalam gerakan literasi ini adalah tersedianya bahan bacaan. Gerakan literasi menjadi bagian penting dalam upaya penumbuhan budi pekerti. Seperti yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penanaman Budi Pekerti.

Pengembangan budaya literasi dilakukan melalui pendidikan yang terintegrasi, mulai dari pendidikan nonformal dalam ranah keluarga, pendidikan formal di sekolah, sampai pada pendidikan secara sosial di masyarakat. Pengembangan ini sejalan dengan prasyarat kecakapan
hidup abad ke-21 yang disepakati oleh World Economic Forum pada tahun 2015.

Di dalam prasyarat ini, literasi diklasifikasikan menjadi enam literasi dasar yang mencakup literasi baca-tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya serta kewargaan.

Penguasaan enam literasi dasar ini menjadi sangat penting, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi orang tua serta masyarakat pada umumnya.

Salah satu upaya menumbuhkan budi pekerti pada anak adalah melalui aktivitas membaca. Minat baca pada anak perlu dipupuk sejak usia dini, dimulai dari lingkungan keluarga. Ketersediaan pilihan buku yang sesuai dengan jenjang pembacanya, terutama usia dini dan awal, akan membantu meningkatkan minat baca pada anak.

Selain itu, buku yang bermutu dan berkualitas juga akan mendorong aktivitas membaca dan menulis, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Juknis Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023

Dengan kemampuan membaca yang baik, lima literasi dasar berikutnya (numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan) dapat ditumbuhkembangkan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) sebagai salah satu unit utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil ikhtiar penyediaan bahan bacaan literasi yang bermutu dan dapat dijangkau ketersediaannya oleh masyarakat Indonesia.

Selain itu, bahan bacaan tersebut di diharapkan mampu mendorong praktik baik literasi baca-tulis di sekolah, di komunitas literasi, serta pada kegiatan lain yang berkaitan erat dengan penumbuhan budaya literasi.

Badan Bahasa telah enam tahun (2016—2022) melaksanakan program penyediaan bahan bacaan literasi untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN). Penyediaan bahan bacaan ini
mencakup jenjang pendidikan usia dini sampai menengah atas.

Badan Bahasa sudah menerbitkan lebih dari 900 buku yang diperoleh melalui sayembara penulisan bahan bacaan literasi dan sudah lolos penilaian Pusat Perbukuan (Pusbuk).

Pada tahun 2023 penyediaan bahan bacaan literasi yang dilakukan melalui kegiatan Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi 2023 akan berfokus pada jenjang pembaca awal (perkiraan usia 4 – 10 tahun).

Pola penyediaan ini dilakukan agar kompetensi penulis dapat diarahkan secara maksimal untuk menggali dan menuangkan ide dalam menulis buku bacaan sesuai dengan tema yang diinginkan.

Dasar Hukum

a. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penanaman Budi Pekerti.

b. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 045/P/2017 tentang Kelompok Kerja Gerakan Literasi Nasional tahun 2017.

c. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

d. Peraturan Menteri Negara PPPA Nomor 2 Tahun 2022 tentang Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan :

a. menggali potensi penulis untuk ikut menumbuhkan generasi muda cerdas dan berkarakter melalui tema-tema yang terkait dengan nilai-nilai budi pekerti;

b. menuangkan ide dan kreativitas ke dalam bentuk tulisan dan gambar; serta

c. menyediakan buku bacaan yang dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian anak jenjang pembaca awal (perkiraan usia 4—10 tahun) akan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan tema buku.

Hasil Kegiatan

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan penulis dan buku bacaan literasi terbaik sesuai dengan jenjang pembaca awal, yaitu sebanyak 28 buku untuk jenjang Pembaca Awal B1 dengan perkiraan usia 4 – 6 tahun (perkiraan sekolah PAUD/TK), 28 buku untuk jenjang Pembaca Awal dengan perkiraan usia 7 – 9 tahun (perkiraan sekolah SD/MI Kelas 1, 2, 3), dan Pembaca Awal B3 dengan perkiraan usia 8 – 10 tahun (perkiraan sekolah SD/MI Kelas 4, 5, 6).

Pembedaan ketiga jenjang ini berdasarkan pedoman perjenjangan Pusat Perbukuan dan berdasarkan perbedaan tingkat kemampuan membaca anak/siswa.

Pembiayaan

Kegiatan ini dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Tahun Anggaran 2023.

Baca : Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Buku Bacaan Literasi Tahun 2023

1. Tema dan Fokus Karakter

a. Tema

Tema bahan bacaan literasi tahun 2023 lebih difokuskan kepada anak agar melalui bahan bacaan literasi, kesadaran dan kepedulian anak terhadap pengetahuan dan keterampilan, serta hak dan kewajibannya dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat meningkat.

Tema bahan bacaan literasi tahun 2023 untuk jenjang Pembaca Awal B1, B2, dan B3 dikelompokkan sebagai berikut.

1) Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

Tujuan tema ini adalah untuk memberikan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan kepada anak agar kekerasan terhadap anak dapat terhindarkan.

Kekerasan terhadap anak melingkupi, antara lain kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan emosi, kekerasan verbal, perundungan (bullying), penculikan, diskriminasi, penelantaran, dan perusakan.

2) Pendekatan Sains dalam Kehidupan

Tujuan tema ini adalah untuk memberikan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan kepada anak agar dapat mengaplikasikan ilmu sains dalam kehidupan sehari-hari secara sederhana.

Tema ini dapat bercerita mengenai cerita fiksi yang dibingkai dengan nuansa keilmuan, aplikasi sains dalam kehidupan sehari-hari, dan isu-isu terkait sains dan teknologi.

3) Pengenalan Literasi Finansial

Tujuan tema ini adalah untuk memberikan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan kepada anak agar mengenal literasi finansial sebagai sebuah kecakapan hidup.

Tema ini dapat bercerita tentang praktik sederhana mengenai transaksi ekonomi, pengenalan mata uang sebagai nilai tukar, dan pengenalan sumber daya ekonomi.

4) Pengenalan kearifan lokal melalui permainan tradisional dan bahasa daerah

Tujuan tema ini adalah untuk memberikan kesadaran, kepedulian, dan pengetahuan kepada anak agar mengenal kearifan lokal mengenai permainan tradisional dan bahasa daerah.

Tema ini dapat bercerita tentang cerita fiksi yang dibingkai dengan konsep pengenalan permainan tradisional dan pengenalan bahasa daerah, serta pengenalan sastra daerah seperti teka-teki, pantun, dan syair.

b. Fokus Karakter

Nilai-nilai karakter dalam bahan bacaan literasi mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab.

Namun, bahan bacaan literasi tahun 2023 diharapkan lebih difokuskan pada nilai karakter sebagai berikut.

1) Berani

2) Jujur

3) Percaya diri dan mencintai/menghargai diri sendiri

4) Toleransi

5) Kerja sama/Gotong royong

6) Cinta lingkungan

7) Berpikir kritis/problem solving

2. Ketentuan Umum Buku

a. Merupakan buku cerita bergambar (picture book).

b. Merupakan karya asli si penulis, bukan plagiat.

c. Belum pernah dipublikasikan atau menjadi pemenang pada lomba lain.

d. Memiliki satu tema dengan maksimal tiga fokus karakter.

e. Tidak memperlihatkan kekerasan dan pornografi.

f. Tidak mempertentangkan SARA dan gender.

g. Tidak mengandung ujaran kebencian, propaganda, dan merek produk.

h. Memiliki kekuatan dan pesan tentang sikap hidup dalam keluarga dan masyarakat.

i. Menggunakan aplikasi Indesign untuk pengatakan (lay out).

3. Proses Seleksi

a. Kriteria calon penulis buku bacaan literasi

1) Merupakan warga negara Indonesia.

2) Berusia minimal 19 tahun.

3) Mengajukan kelengkapan pendaftaran sesuai ketentuan.

4) Jika tidak memiliki kemampuan ilustrasi, penulis wajib bekerja sama dengan ilustrator profesional.

b. Panitia akan menyeleksi seluruh calon penulis.

c. Calon penulis yang memenuhi kriteria penilaian akan dipilih untuk menjadi penulis buku bacaan literasi tahun 2023.

d. Penulis terpilih wajib mengikuti seluruh rangkaian pembuatan buku bacaan literasi tahun 2023, di antaranya kegiatan pertemuan penulis dan revisi setelah penilaian Pusat Perbukuan (Pusbuk).

e. Buku bacaan literasi yang akan dibuat berjumlah 80 buku dengan pembagian: 28 buku untuk Jenjang Pembaca Awal B1 (perkiraan usia 4 – 6 tahun), 28 buku untuk Jenjang Pembaca Awal B2 (perkiraan usia 7 – 9 tahun), dan 24 buku untuk Jenjang Pembaca Awal B3 (perkiraan usia 8 – 10 tahun).

f. Satu penulis maksimal dapat menulis tiga buku untuk jenjang yang berbeda (berdasarkan hasil penilaian juri)

g. Satu buku yang ditulis akan dihargai Rp13.000.000,00 (dipotong pajak).

h. Buku yang ditulis menjadi hak cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

i. Penulis terpilih wajib mengirimkan berkas pendaftaran dalam bentuk cetak ke Kantor Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jalan Daksinapati
Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur, 13220.

4. Informasi Pendaftaran dan Pengumuman Penulis Terpilih

a. Calon penulis yang ingin mengikuti seleksi diwajibkan mengirimkan persyaratan berikut:

1) foto/scan KTP/SIM /Kartu Mahasiswa;

2) foto/scan NPWP;

3) biodata dan pas foto 3×4 berwarna (format terlampir);

4) papan cerita/storyboard (format terlampir);

5) ilustrasi/gambar berwarna untuk satu atau dua halaman berdasarkan storyboard; dan

6) surat pernyataan keaslian naskah/ilustrasi dan kesediaan mengikuti rangkaian kegiatan (surat pernyataan terlampir).

b. Seluruh berkas persyaratan dibuat dalam satu fail berformat PDF dan diberi nama nama penulis_judul_tema 1/2/3_jenjang B1/B2/B3, contoh Mutiara_Ana Berani_Pencegahan Kekerasan terhadap Anak_B3.

c. Calon penulis melakukan pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/SeleksiPenulisGLN2023 dengan melampirkan fail persyaratan. Calon penulis dapat melampirkan lebih dari satu fail persyaratan dengan judul, tema, atau jenjang yang berbeda. Fail persyaratan berisi semua berkas yang tertera di Informasi Pendaftaran nomor a.

d. Pendaftaran melalui tautan hanya dapat dilakukan satu kali dengan satu akun. Pendaftaran akan ditutup pada tangga 14 April 2023 pukul 23.59 WIB.

e. Pengumuman penulis terpilih akan diinformasikan melalui laman badanbahasa.kemdikbud.go.id pada tanggal 22 Mei 2023.

5. Informasi Kegiatan

Jika ada hal yang belum dipahami dari proses seleksi ini, calon penulis dapat menghubungi panitia pada alamat pos-el: gerakanliterasinasional2023@gmail.com atau melalui narahubung:

a. Herlina (WA 085262174914) untuk jenjang B1

b. Mutiara (WA 08568021544) untuk jenjang B2

c. Shinta (WA WA 085768365188) untuk jenjang B3

6. Penilaian

Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas pakar pendidikan anak, pakar pembelajaran bahasa/literasi, serta penulis dan illustrator cerita anak profesional.

Aspek penilaian meliputi kekuatan ide cerita, kesesuaian dengan tema/fokus karakter, kesesuaian dengan ketentuan jenjang pembaca,m kelengkapan papan cerita (storyboard), dan kualitas/ketepatan ilustrasi. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

7. Jadwal Kegiatan

a. Pengumuman seleksi penulis : 17 Maret 2023

b. Masa pendaftaran seleksi penulis : 17 Maret 2023 – 14 April 2023

c. Batas akhir pengumpulan berkas : 14 April 2023, pukul 23.59 WIB

d. Penyeleksian oleh pakar/dewan juri : 17 April 2023 – 17 Mei 2023

e. Pengumuman penetapan penulis terpilih : 22 Mei 2023

Pembuatan Buku

f. Pertemuan Penulis GLN Tahun 2023 : 20 – 23 Juni 2023

g. Masa pembuatan buku : 23 Juni – 23 Juli 2023

h. Penyuntingan Tahap 1 dan Uji Keterbacaan : Agustus – September 2023

i. Penilaian Pusbuk : September – Oktober 2023

j. Perbaikan buku berdasarkan penilaian Pusbuk : November 2023

k. Penyelarasan akhir : November 2023

Finalisasi/Output

l. Publikasi buku bacaan literasi tahun 2023 : November – Desember 2023

Petunjuk Teknis (Juknis) Kegiatan Penyediaan  Buku Bacaan Literasi Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh di sini

Demikian Petunjuk Teknis (Juknis) Kegiatan Penyediaan  Buku Bacaan Literasi Seleksi Penulis Buku Bacaan Literasi Tahun 2023. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan