Juknis Pengisian Data PNS Riwayat Covid-19 Melalui Aplikasi SAPK BKN

Juknis Pengisian Data PNS Riwayat Covid-19 Melalui Aplikasi SAPK BKN

Amongguru.com. Mencermati perkembangan penyebaran COVID-19 yang semakin meluas yang salah satunya berdampak kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka perlu dilakukan pendataan riwayat kesehatan PNS terdampak COVID-19.

Pendataan riwayat kesehatan ini akan mempermudah pengambilan  kebijakan yang tepat dalam rangka pemenuhan hak-hak kepegawaian PNS terdampak.

Terkait hal tersebut, Kedeputian Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerbitkan Buku Panduan Teknis Pengisian Data PNS Riwayat Covid-19 Melalui Aplikasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) BKN RI.

Penyusunan Buku Panduan ini ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran BKN Nomor 09/SE/III/2020 tentang Panduan Teknis Pengisian Data Riwayat Covid-19 PNS Instansi Pusat dan Daerah Melalui Aplikasi SAPK BKN.

Buku panduan pengisian data PNS riwayat Covid-19 ini dikhususkan bagi Instansi Pusat dan Daerah untuk mendata seluruh PNS yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan PNS yang terkonfirmasiter jangkit Covid-19.

Instansi dapat mengisi sesuai dengan kondisi terkini, baik itu dari segi kategori kesehatan, status kesehatan, dan tanggal ditetapkan kategori dan status kesehatan yang sedang dialami oleh PNS pada instansi masing-masing.

Baca : SE MenPANRB Nomor 36 Tahun 2020 tentang Larangan Mudik ASN

Pada Buku Panduan, Instansi dapat mengisi kronologis PNS tersebut mulai masuk dalam suatu kategori dan dapat mengubah data PNS,

jika terjadi perubahan kesehatan baik itu dinyatakan sudah sembuh, selesai pemantauan atau pun keadaan terburuk, yaitu meninggal

Tujuan

Buku Petunjuk Penggunaan Fitur Kesehatan pada SAPK bertujuan untuk mendata riwayat penyakit yang sedang atau yang pernah diderita oleh Pegawai Negeri Sipil.

Tujuan pembuatan Fitur Kesehatan ini untuk mempermudah pengecekan jumlah persebaran PNS yang terindikasi terkena suatu penyakit.I

Ruang Lingkup

Ruang lingkup penggunaan Fitur Kesehatan ini adalah sebagai sarana pendataan PNS yang pernah atau sedang menderita suatu penyakit.

Pendataan riwayat kesehatan PNS merupakan pendataan riwayat kesehatan PNS yang dilakukan oleh pengelola kepegawaian instansi pusat dan daerah melalui Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) BKN terhadap PNS yang dalam kategori sebagai berikut.

1. Orang Dalam Pemantauan (ODP)

2. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

3. Pasien yang terkonfirmasi terjangkit COVID-19

4. Pasien yang dinyatakan sembuh

5. Meninggal akibat pandemi COVID-19

Baca : SE MenPANRB Nomor 34 Tahun 2020 tentang Masa Perpanjangan Bekerja Dari Rumah untuk ASN

Alur Pengisian

Pendataan PNS riwayat COVID-19 agar dilakukan secara berkala paling kurang sekali dalam satu minggu dan dilakukan dengan penuh kedisiplinan

Berikut ini adalah alur pengisian riwayat Covid-19 pada fitur kesehatan SAPK.

Tata Cara Penggunaan Fitur Kesehatan

Pengguna dari Fitur Kesehatan ini adalah seluruh PNS yang memiliki kewenangan melakukan Peremajaan Data pada SAPK.

Jika instansi ingin menambah pengguna namun tidak berhak melakukan peremajaan data dapat memilih kewenangan Mutasi Riwayat Kesehatan.

Untuk Instansi yang ingin menambahkan PNS yang sebelumnya tidak memiliki kewenangan Peremajaan Data dapat menambah dari profil PNS, dengan membuka aplikasi https://ncsisadmin.bkn.go.id seperti pada tampilan di bawah ini.

Admin Instansi dapat login ke aplikasi kemudian memilih menu Keamanan, lalu memilih Sub Menu Profil Pengguna. Lalu Admin memilih NIP PNS yang ingin ditambahkan kewenangannya dan memilih tombol Tambah Prodil, kemudian memilih jenis kewenangan Mutasi Riwayat Kesehatan dan klik Simpan.

Setelah mendapatkan kewenangan, maka PNS yang bersangkutan dapa membuka aplikasi https://sapk.bkn.go.id seperti pada gambar di bawah ini.

Untuk mengisi form SAKP maka dapat mengikuti langkah-langkah berikut.

1. Jenis Penyakit

Jenis penyakit dapat dipilih sesuai penyakit yang diderita PNS yang bersangkutan, misalnya Covid-19•

2. Kategori

Kategori terdiri dari 3 (tiga) jenis dapat dipilih salah satu sesuai kondisi PNS, yaitu : (1) Orang Dalam Pemantauan (ODP); (2) Pasien Dalam Pengawasan (PDP); dan (3) Terkonfirmasi Covid-19.

3. Tanggal Penetapan Kategori

Tanggal penetapan diisi berdasarkan tanggal PNS ditetapkan kategorinya

4. Lokasi Perawatan

Lokasi Perawatan terdiri dari dua jenis, sebagai berikut.

a. Rumah Sakit , dapat memilih rumah sakit sesuai dengan rumah sakit tempat dirawat (auto complete)

b. Rumah Tempat Tinggal, dapat memilih lokasi rumah setingkat Kab/Kota atau Kecamatan tempat tinggal

5. Status

Status terdiri dari 6 (enam) jenis, sebagai berikut.

a. Dalam Pemantauan

b. Selesai Pemantauan

c. Belum Sembuh

d. Sudah Sembuh

e. Meninggal dalam Tugas

f. Meninggal bukan dalam Tugas

6. Tanggal Status

Tanggal Status diisi berdasarkan tanggal status kesehatan ditetapkan

7. Keterangan Tambahan

Keterangan Tambahan dapat diisi sesuai dengan kronologis kesehatan PNS yang bersangkutan.

Panduan Teknis Pengisian Data PNS Riwayat Covid-19 Melalui Aplikasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) BKN secara lengkap dapat di unduh pada link berikut.

Juknis Pengisian Data PNS Riwayat Covid-19 pada Aplikasi SAPK BKN (Unduh)

Demikian petunjuk teknis (juknis) pengisian data PNS riwayat Covid-19 melalui aplikasi SAPK BKN. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan