Juknis BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam 2020

Juknis BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam 2020

Amongguru.com. Petunjuk Teknis Juknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 ini disusun sebagai pedoman pelaksanaan Program Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020.

Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 yang selanjutnya disebut BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 adalah Bantuan pemerintah yang diberikan kepada Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam untuk biaya operasional dan biaya kebutuhan pemenuhan protokol kesehatan.

Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 ini berisi tentang konten dan esensi bantuan, teknis pelaksanaan bantuan, standar dan spesifikasi bantuan, tugas dan fungsi masing-masing jenjang organisasi, pengendalian dan pengawasan serta layanan pengaduan masyarakat.

Petunjuk Teknis ini disusun untuk menjadi panduan, petunjuk, rambu-rambu dan arah pelaksanaan bantuan, sehingga bantuan dapat dilaksanakan dengan baik, efektif, efisien,dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Dengan Petunjuk Teknis ini pula, pemberi dan penerima manfaat bantuan dapat melaksanakan tugas masing-masing sesuai dengan ketentuan yang ada dalam petunjuk teknis, sekaligus bantuan yang diberikan bermanfaat untuk mendukung operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19.

Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi landasan hukum bagi Pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan tetap menjamin kekhasan dan kemandiriannya, sekaligus landasan hukum bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk memberikan afirmasi, rekognisi, dan fasilitasi terhadap Pesantren.

Demikian halnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan sebagai landasan hukum bagi penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan Islam.

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk Pesantrendan Pendidikan Keagamaan Islam, pemerintah hadir melalui program yang nyata untuk memberikan dukungan dan “stimulan” guna meringankan beban Pesantren dan Pendidikan Keagamaan melalui skema Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020.

Agar pengalokasian dan pengelolaan BOP Pesantren dan BOP  Pendidikan Keagamaan Islam dapat dilaksanakan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab, maka dipandang perlu untuk mengatur ketentuan mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pesantren dan Bantuan Operasional Pendidikan Keagamaan Islam.

Maksud dan Tujuan

Maksud Petunjuk Teknis ini untuk mengatur mekanisme pengelolaan Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020 agar tertib, efisien, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Tujuan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020 untuk menjamin efektifitas, efisiensi, ketepatan sasaran, dan kegunaan pelaksanaan Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Anggaran 2020.

  1. Untuk meringankan biaya operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam.
  2. Untuk memutus, mengurangi mata rantai penyebaran Covid-19 di kalangan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam.
  3. Untuk mewujudkan keberpihakan pemerintah (affir-mative action) bagi Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Pondok Pesantren ini mengatur tentang :

  1. Pendahuluan,
  2. Pelaksanaan,
  3. Laporan Pertanggungjawaban,
  4. Larangan dan Sanksi,
  5. Tugas dan Tanggung Jawab Organisasi,
  6. Pengendalian dan Pengawasan, dan
  7. Penutup.

Pelaksanaan

1. Pemberi Bantuan

Pemberi BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19Tahun Anggaran 2020 adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

2. Persyaratan Penerima Bantuan

Persyaratan penerima BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 adalah sebagai berikut.

  • Aktif menyelenggarakan kegiatan pembelajaran.
  • Terdaftar pada Kantor Kementerian Agama yang dibuktikan dengan Nomor Statistik lembaga.

3. Bentuk Bantuan

BOP Pesantren dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 berbentuk bantuan uang tunai yang berasal dari DIPA Pusat/DIPA Daerah Tahun 2020.

4. Rincian Pemanfaatan Bantuan

Pemanfaatan BOP Pesantrendan BOP Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa PandemiCOVID-19, antara lain dapat digunakan untuk membiayai komponen-komponen sebagai berikut.

  • Pembiayaan Operasionalisasi Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam, seperti membayar listrik, air, dan keamanan.
  • Pembiayaan kebutuhan protokol kesehatan, seperti (sabun, handsanitizer, masker, thermal scanner, penyemprotan desinfektan, wastafel, alat kebersihan) dan/pembiayaan lain terkait pendukung protokol kesehatan.

Juknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun Anggara 2020 secara lengkap dapat dilihat dan di unduh pada link berikut.

Unduh

Baca :

Demikian Juknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamana Islam Tahun Anggaran 2020. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan