Jenis-Jenis Penyebaran Biji Tumbuhan Angiospermae dan Cirinya

Jenis-Jenis Penyebaran Biji Tumbuhan Angiospermae dan Cirinya

Amongguru.com. Setelah terjadi pembuahan, bakal biji tumbuhan Angiospermae akan berkembang menjadi biji.

Penyebaran biji Angiospermae yang jauh dari induknya akan meningkatkan peluang biji tersebut tumbuh dan berkembang menjadi individu baru di beberapa tempat.

Proses penyebaran biji tumbuhan dapat terjadi secara alami atau dengan batuan hewan dan manusia.

Baca :

Berikut adalah jenis-Jenis penyebaran biji tumbuhan Angiospermae dan cirinya.

1. Anemokori

Anemokori adalah proses penyebaran biji dengan bantuan angin (anemo = angin). Ciri tumbuhan yang penyebarannya dengan cara ini adalah bijinya kecil, ringan, dan bersayap.

Contohnya penyebaran biji bunga Dandelion. Biji bunga Dandelion ringan dan kecil, sehingga tidak terlalu dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi.

Keberadaan sayap pada biji membantu biji mudah terbawa angin. Arah gerak biji mengikuti arah gerak angin.

2. Hidrokori

Proses penyebaran biji dengan bantuan air disebut hidrokori (hidro = air). Ciri tumbuhan yang penyebarannya dengan cara ini adalah hidupnya di dekat daerah perairan, misalnya di pantai atau pun tumbuhan yang hidup di air. Contohnya adalah pohon kelapa dan bakau.

Biji kelapa tergolong biji tumbuhan yang berukuran besar, dapat mencapai ukuran diameter 15 cm.

Biji kelapa diselubungi oleh buah yang terdiri atas tempurung kelapa, sabut kelapa, dan kulit kelapa.

Meskipun berukuran besar, buah dan biji kelapa dapat mengapung di air dan dapat mengalir mengikuti arus air. Kelapa dapat mengapung di air karena sabut buah kelapa memiliki banyak rongga udara.

Pada saat berada di air, sabut kelapa memiliki prinsip kerja seperti pelampung, sehingga kelapa dapat terapung.

3. Zookori

Proses penyebaran biji dengan bantuan hewan disebut zookori (zoo = hewan). Penyebaran ini dibagi menjadi empat, yaitu entomokori, kiropterokori, ornitokori, dan mammokori.

a. Entomokori

Entomokori adalah penyebaran biji dengan perantara serangga. Contohnya adalah wijen dan tembakau.

b. Kiropterokori

Kiroptekori adalah penyebaran biji dengan perantara kelelawar. Contohnya adalah jambu biji dan pepaya.

c. Ornitokori

Ornitokori adalah penyebaran biji dengan perantara burung. Tumbuhan yang penyebarannya dengan cara ini adalah tumbuhan yang  buahnya menjadi makanan burung, tetapi bijinya tidak dapat tercerna.

Biji tersebut akan keluar dari tubuh burung bersamaan dengan kotoran burung. Contohnya adalah beringin dan benalu.

d. Mamokori

Mamokori adalah penyebaran biji dengan perantara mamalia. Contohnya adalah hewan luwak yang membantu dalam proses penyebaran biji kopi.

4. Antropokori

Proses penyebaran biji dengan bantuan manusia disebut antropokori (antro=manusia). Proses penyebaran dengan cara ini dapat terjadi secara sengaja atau pun tidak sengaja.

Penyebaran biji yang secara tidak sengaja dilakukan oleh manusia sengaja apabila biji tumbuhan tersebut memiliki struktur yang mudah melekat pada pakaian. Sebagai contohnya adalah rumput.

Penyebaran biji dengan sengaja sering dilakukan manusia terutama pada bidang pertanian, yaitu ketika menanam padi, jagung, dan tanaman lain.

Demikian ulasan mengenai jenis-Jenis penyebaran biji tumbuhan Angiospermae dan cirinya. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan