Jelaskan perbedaan gempa bumi tektonik dan vulkanik!

Jelaskan perbedaan gempa bumi tektonik dan vulkanik!

Jawab :

Gempa bumi tektonik adalah gempa yang terjadi akibat pergerakan lempeng-lempeng tektonik pada kerak bumi yang terjadi secara tiba-tiba.

Sedangkan gempa bumi vulkanik adalah gempa yang terjadi akibat aktivitas magma dalam gunung berapi.

Penjelasan :

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang setiap saat dapat terjadi dan menjadi bencana yang paling menakutkan di dunia.

Terdapat ratusan gempa bumi yang sudah menyebabkan jutaan nyawa melayang dan kerusakan hebat di daratan.

Gempa terdahsyat yang pernah tercatat dalam sejarah adalah gempa yang terjadi di Shensei, Cina, pada tanggal 23 Januari 1556. Gempa tersebut telah merenggut nyawa 830.000 orang dengan kekuatan 8 skala Richter.

Gempa bumi dahsyat juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Aceh, pada tanggal 26 Desember 2004.

Gempa ini berkekuatan hingga 9,1 skala Richter atau sebanding dengan kekuatan seribu bom atom hingga menyebabkan kematian mencapai lebih dari 227 ribu orang.

Gempa tersebut mengguncang dasar laut di barat daya Sumatra, sekitar 20 sampai 25 kilometer lepas pantai.

hampir seluruh wilayah di Indonesia berpotensi mengalami gempa. Indonesia memiliki kondisi geografis dan geologis unik, sehingga dijuluki negara ring of fire.

indonesia dilalui OLEH pegunungan Sirkum dan Mediterania yang menjadikannya titik potensial terjadinya gempa bumi.

Hal inilah yang menjadikan kita semua harus selalu waspada terhadap bencana alam yang satu ini, mengingat betapa hebatnya dampak yang ditimbulkan.

Jenis-jenis Gempa Bumi

Gempa bumi dapat digolongkan menjadi empat kategori berdasarkan kedalaman hiposentrum, kekuatan gelombang, episentrum, dan penyebabnya.

A, Gempa bumi berdasarkan kedalaman

Gempa bumi berdasarkan kedalaman hiposentrum dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut.

1. Gempa bumi dangkal

Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang terjadi pada kedalaman sekitar 100 km dari permukaan bumi.

2. Gempa bumi pertengahan

Gempa bumi pertengahan merupakan gempa bumi yang terjadi pada kedalaman antara 100 sampai 300 km di bawah permukaan bumi.

3. Gempa bumi dalam

Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang terjadi pada kedalaman lebih dari 300 km dari permukaan bumi.

B. Gempa bumi berdasarkan kekuatan gelombang

Gempa bumi berdasarkan kekuatan gelombang dibagi menjadi tiga sebagai berikut.

1. Gempa berkecepatan antara 7 sampai 14 km per detik, terjadi akibat gelombang primer.

2. Gempa berkecepatan antara 4 sampai 7 km per detik, terjadi akibat gelombang sekunder.

3. Gempa berkecepatan antara 3 sampai 4 km per detik, terjadi akibat gelombang panjang.

C. Gempa bumi berdasarkan episentrum

Gempa bumi berdasarkan episentrumnya dibagi menjadi dua bagian, yaitu gempa linier dan gempa sentral.

1. Gempa linier

Gempa linier adalah gempa yang tejadi jika episentrumnya berbentuk garis, biasanya terjadi pada gempa tektonik.

2. Gempa sentral

Gempa sentral merupakan gempa yang tejadi jika episentrumnya berbentuk titik, contohnya gempa vulkanik dan gempa runtuhan.

D. Gempa bumi berdasarkan penyebabnya

Gempa bumi berdasarkan penyebabnya dapat dibedakan menjadi gempa tektonik, gempa vulkanik, gempa runtuhan, dan gempa tumbukan.

1. Gempa tektonik

Gempa tektonik adalah gempa yang terjadi akibat pergerakan lempeng-lempeng tektonik pada kerak bumi yang terjadi secara tiba-tiba, sehingga terjadi gesekan yang menimbulkan getaran.

2. Gempa vulkanik

Gempa vulkanik adalah gempa yang terjadi akibat aktivitas magma dalam gunung berapi.

3. Gempa runtuhan

Gempa runtuhan merupakan gempa yang terjadi akibat runtuhnya tanah atau bebatuan karena pengaruh kondisi curam atau struktur tanah yang rapuh.

4. Gempa tumbukan

Gempa tumbukan merupakan gempa yang terjadi akibat tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi.

Tinggalkan Balasan