Jelaskan perbedaan antara gerak taksis, tropisme, dan nasti!

Jelaskan perbedaan antara gerak taksis, tropisme, dan nasti!

Jawab :

  • Gerak taksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan menuju atau menjauhi sumber rangsang.
  • Gerak tropisme adalah gerak sebagian tumbuh tumbuhan menuju atau menjauhi sumber rangsangan.
  • Gerak nasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang dari luar, tetapi arahnya tidak dipengaruhi sama sekali oleh datangnya rangsang.

Penjelasan :

Gerak pada tumbuhan termasuk gerak pasif, karena tumbuhan bergerak tidak mengalami perpindahan kedudukan.

Terjadinya gerak pada tumbuhan dipengaruhi oleh adanya sumber rangsangan. Sumber rangsangan yang menyebabkan gerak pada tumbuhan dapat berupa cahaya, air, zat kimia, gravitasi, dan suhu.

Gerak pada tumbuhan dapat terjadi dengan cara mendekati atau menjauhi rangsang. Secara garis besar, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu gerak endonom dan gerak etionom.

Gerak endonom disebut juga gerak autonom, yaitu gerak pada tumbuhan yang tidak disebabkan oleh rangsangan dari luar.

Terjadinya gerak endonom disebabkan oleh rangsang yang berasal dari tumbuhan itu sendiri. Gerak ini bersifat spontan sehingga ada yang menyebut juga gerak spontan.

Sedangkan gerak etionom adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang dari luar tubuh tumbuhan. Rangsangan tersebut dapat berupa fisik, kimia, maupun mekanik.

Rangsangan fisik, misalnya cahaya, suhu, gravitasi, dan air. Rangsangan kimia, misalnya kadar pupuk dan racun.

Sedangkan rangsangan mekanik dapat berupa sentuhan atau tiupan angin. Gerak etionom pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu: taksis, tropisme, dan nasti.

1. Gerak Taksis

Gerak taksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan menuju atau menjauhi sumber rangsang. Gerakan tumbuhan yang menuju sumber rangsang disebut taksis positif, sedangkan gerak pada tumbuhan yang menjauhi sumber rangsang disebut taksis negatif.

Berdasarkan jenis rangsang yang memengaruhinya, gerak taksis dibedakan menjadi tiga, yaitu fototaksis, kemotaksis, dan galvanotaksis.

a. Fototaksis

Fototaksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan karena pengaruh sumber cahaya. Contoh gerak fototaksis pada tumbuhan sebagai berikut.

1) Gerak euglena menuju sumber cahaya

2) Gerak kloroplas menuju ke sel-sel sumber cahaya

b. Kemotaksis

Kemotaksis adalah gerak seluruh tumbuh tumbuhan karena pengaruh rangsang zat kimia. Contoh gerak kemotaksis pada tumbuhan :

1) Gerak antheridium menuju ke arkegonium pada tumbuhan lumut

2) Gerak bateri oksigen menuju ke sumber oksigen

c. Galvanotaksis

Galvanotaksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan karena pengaruh dari arus listrik. Contoh gerak galvanotaksis adalah gerak bakteri menuju ke kutub positif atau kutub negatif.

2. Gerak Tropisme

Gerak tropisme adalah gerak sebagian tumbuh tumbuhan menuju atau menjauhi sumber rangsangan.

Tropisme yang menuju rangsang disebut tropisme positif, sedangkan gerak tropisme menjauhi rangsang dinamakan tropisme negatif.

Berdasarkan jenis rangsang yang mempengaruhinya, gerak tropisme dibedakan menjadi fototropisme, hidrotropisme, geotropisme, kemotropisme, dan tigmotropisme.

a. Fototropisme

Fototropisme adalah gerak sebagian tumbuh tumbuhan menjauhi atau mendekati rangsang. Gerak fototropisme dibedakan menjadi dua, yaitu fototropisme positif dan fototropisme negatif.

Fototropisme positif adalah gerak tumbuhan menuju ke arah cahaya. Contohnya adalah gerak ujung tanaman menuju ke arah datangnya matahari.

Sedangkan fototropisme negatif merupakan gerak tumbuhan menjauhi sumber cahaya. Contonya adalah gerak ujung akar menjauhi arah datangnya cahaya.

b. Hidrotropisme

Hidrotropisme adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan karena pengaruh sumber air. Contoh gerak hidrotropisme adalah gerak ujung akar menuju ke sumber air.

c. Geotropisme

Geotropisme merupakan gerak sebagian tubuh tumbuhan karena pengaruh gaya gravitasi bumi.

Gerak geotropisme yang menuju pusat pusat bumi disebut geotropisme positif, contohnya gerak ujung akar ke dalam tanah.

Sedangkan geotropisme yang menjauhi pusat bumi dinamakan geotropisme negatif, misalnya gerak ujung batang tumbuhan.

d. Kemotropisme

Kemotropisme adalah gerak sebagian tumbuh tumbuhan karena pengaruh zat kimia. Contonya gerak akar tanaman menuju zat makanan atau menjauhi racun.

e. Tigmotropisme

Tigmotropisme adalah gerak membeloknya bagian tubuh tumbuhan akibat bersinggungan atau bersentuhan.

Contoh gerak tigmotropisme yang dapat diamati adalah gerak melilitnya batang tanaman kacang panjang pada sulur (tempat merambatnya).

3. Gerak Nasti

Gerak nasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang dari luar, tetapi arahnya tidak dipengaruhi sama sekali oleh datangnya rangsang. Terjadinya gerak ini disebabkan oleh perubahan tekanan turgor pada bagian tulang daun.

Berdasarkan jenis rangsangnya, gerak nasti dibedakan menjadi fotonasti, tigmonasti (seismonasti), niktinasti, kemonasti, termonasti, dan nasti kompleks.

a. Fotonasti

Fotonasti adalah gerak nasti yang dipengaruhi oleh rangsangan cahanya. Contoh fotonasti adalah mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari.

b. Tigmonasti (seismonasti)

Tigmonasti adalah gerak nasti yang disebabkan karena sentuhan, contohnya gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) setelah disentuh.

c. Niktinasi

Niktinasti adalah gerak nasti yang disebabkan karena kondisi gelap. Contohnya adalah gerak menutupnya daun majemuk (lamtoro turi) pada malam hari.

d. Kemonasti

Kemonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh pengaruh zat kimia. Contoh kemonasti adalah membuka mulut daun (stomata) pada siang hari karena adanya karbondioksida.

e. Termonasti

Termonasti adalah gerak nasti akibat pengaruh suhu, contohnya adalah mekarnya bunga tulip pada suhu tertentu.

f. Nasti kompleks

Nasti kompleks adalah gerak nasti yang dipengaruhi oleh banyak rangsang. Misalnya gerak membuka dan menutupnya stomata karena cahaya matahari, zat kimia, air, dan suhu.

Tinggalkan Balasan