Jelaskan perbedaan antara campuran homogen dan heterogen!

Jelaskan perbedaan antara campuran homogen dan heterogen!

Jawab :

Campuran homogen adalah campuran dua zat atau lebih dimana semua zat memiliki susunan yang seragam atau sama.

Campuran heterogen adalah campuran antara dua macam zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya.

Penjelasan :

Campuran homogen merupakan campuran zat dimana yang susunanya seragam atau serba sama.

Ukuran partikel dalam campuran homogen memiliki diameter sekitar 0,000000001 meter dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.

Karena partikel-partikel penyusunnnya sama dan berukuran sangat kecil, maka sulit dibedakan antara komponen zat yang satu dengan yang lainnya.

Campuran homogen dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan larutan. Beberapa contoh campuran homogen antar zat cair adalah larutan teh, larutan gula, larutan garam, soft drink, sirup, dan kecap.

Sedangkan campuran homogen antar zat padat, misalnya campuran antar logam. Contohnya stanless steel yang banyak digunakan untuk keperluan alat rumah tangga dan alat kesehatan. Stainless stell adalah campuran dari logam besi, krom, dan nikel.

Campuran heterogen adalah campuran antara dua macam zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan.

Pada campuran heterogen, dinding pembatas antar zat juga masih dapat terlihat, misalnya campuran antara air dengan minyak, campuran besi dengan pasir, dan campuran serbuk besi dengan air.

Campuran heterogen juga memiliki degradasi (warna tidak sama satu dengan lainnya). cenderung memiliki rasa tidak sama dalam setiap lapisan, perbandungan zat yang tercampur tidak sama, dan dapat dipisahkan dengan cara mekanis seperti filtrasi (penyaringan).

Contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari adalah pasir, tanah, campuran air dan kopi, adonen kue, campuran serbuk besi dan karbon, serta adonan cor beton.

Basarkan ukuran partikel penyusunnya, campuran heterogen dibedakan menjadi suspensi dan koloid.

Suspensi adalah campuran heterogen antara fase terdispersi dalam medium pendispersi. Secara umum, zat yang terdispersi adalah padatan, sedangkan medium pendispersi adalah air.

Contoh suspensi adalah air keruh, campuran air dengan pasir, campuran kopi dengan air, air kapur, dan campuran minyak dengan air.

Koloid merupakan campuran yang hampir homogen antara fase terispersi dan fase pendispersi. Campuran ini hampir homogen, artinya campuran dua zat hampir menyatu dan sulit dibedakan.

Fase terdispersinya bukan dalam bentuk molekuler, akan tetapi gabungan dari beberapa molekul. Contoh sistem koloid adalah sabun, susu, santan, agar-agar, selai, mentega, dan mayonaise.

Tinggalkan Balasan