Jadwal dan Mekanisme Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2021

Jadwal dan Mekanisme Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2021

Amongguru.com. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan rencana jadwal dan mekanisme program PPG Dalam Jabatan tahun 2021.

Jadwal dan mekanisme program PPG Dalam Jabatan tahun 2021 tersebut tertuang dalam informasi singkat pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan tahun 2021.

Rencana Jadwal PPG Tahun 2021

Berikut ini adalah rencana jadwal pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2021.

1. Pelaksanaan PPG

a. Akt I : tanggal 1 April 2021

b. Akt II : tanggal 24 Mei 2021

c. Akt III : tanggal 15 Juli 2021

d. Akt IV : tanggal 13 September 2021

2. Pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP)

a. Akt I : tanggal 10 Juli 2021

b. Akt II : tanggal 28 – 29 2021

c. Akt III : tanggal 16 – 17 Oktober 2021

d. Akt IV : tanggal 12 – 13 Desember 2021

Mekanisme PPG Dalam Jabatan

Kurikulum Program PPG Dalam Jabatan

Kurikulum Program PPG dikembangkan mengacu pada profil lulusan Program PPG:

“Guru profesional yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia yang menguasai materi ajar, berkarakter dan berkepribadian Indonesia, menginspirasi dan menjadi teladan, memiliki penampilan memesona, berwibawa, tegas, ikhlas, serta disiplin yang mampu mendidik, membelajarkan, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terkini dan masa depan”.

Kurikulum Program PPG dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa Program PPG mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL), yang dinyatakan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada Bidang Studi atau Program Keahlian masing-masing.

Struktur Kurikulum Program PPG

Struktur kurikulum program PPG Dalam Jabatan terdiri dari 3 kelompok mata kuliah. sebagai berikut.

1. Pendalamanmateri pedagogik dan bidang studi

2. Pengembangan perangkat pembelajaran dan new model peerteaching

3. Praktik pengalaman

Berdasarkan standar pendidikan guru beban belajar program PPG adalah 36 – 40 SKS. Untuk PPG Dalam Jabatan, beban belajar yang harus ditempuh sebanyak 12 SKS, sedangkan beban belajar sebanyak 24 SKS dipenuhi melalui rekognisi pengalaman lampau.

Beban belajar 12 SKS yang harus ditempuh disajikan dalam tabel berikut.

Skema PPG Dalam Jabatan Daring

Pendalaman Materi

Kegiatan pendalaman materi melalui belajar mandiri ini merupakan kegiatan pertama dari 7 tahapan kegiatan PPG Dalam

KegiatanPendalaman Materi melalui Belajar Mandiri adalah kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri dan daring (bukan melalui tatap muka) untuk mempelajari/mendalami materi PPG, berdiskusi, dan berlatih menjawab soal secara daring di bawah bimbingan Dosen PPG

Kegiatan ini memiliki bobot 5 sks dan diselesaikan dalam waktu 30  Mahasiswa diwajibkan tuntas dalam mempelajari 6 modul Profesional, dan 4 modul Pedagogik. Masing-masing modul terdiri atas 4 Kegiatan Belajar (KB). Jadi, jumlah modul sebanyak 10 modul atau 40 KB.

Tujuan dari Kegiatan pendalaman materi melalui belajar mandiri ini adalah membekali mahasiswa di awal kegiatan PPG Dalam Jabatan mengenai materi bidang studi, pedagogik, TPACK (Technological. Pedagogical, Content Knowledge), dan HOTS (Higher Order Thinking Skills), agar mahasiswa menguasai materi bidang studi, pedagogi sebagai bekal di dalam melakukan perancangan pembelajaran pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Disamping itu mahasiswa diharapkan sukses dalam tahap Uji Kompetensi Mahasiswa PPG.

Aktivitas Mahasiswa

Mahasiswa wajib mempelajari secara mandiri 6 modul Bidang Studi (terdiri atas 24 KB) dan 4 modulPedagogik (terdiri atas 16 KB).

Untukbisa mengakses modul secara daring, maka mahasiswa masuk melalui laman: https://ppg.kemdikbud.go.id.

Setiap 3 (tiga) hari, mahasiswa wajib menyelesaikan pembelajaran 1 modul (4 KB) dan menguasai materi yang disajikan dalam modul .

Mahasiswa wajib mengikuti secara aktif diskusi yang dipandu oleh dosen. Mahasiswa juga wajib mengerjakan tes formatif di akhir KB dan tes sumatif di akhir modul. Selain itu, mahasiswa diminta untuk melakukan refleksi atas aktivitas pendalaman

Pengembangan Perangkat Pembelajaran

Tahap pengembangan perangkat pembelajaran ini merupakan kegiatan On the Job Learningyang dilakukan oleh mahasiswa Program PPG yang telah menyelesaikan tahap Pendalaman  Tahap ini memiliki bobot 2 (dua) SKS yang ekivalen dengan waktu belajar selama 2 (dua).

Tujuan tahap pengembangan perangkat pembelajaran adalah sebagai berikut.

  • Mengaplikasikan dan mengintegrasikan penguasaan materi sebelumnya, yaitupendalaman materi bidang studi dan pedagogik dalam bentuk penyusunan perangkat pembelajaran.
  • Menyusun perangkat pembelajaran untuk kegiatan PPL.

Mengingat kegiatan PPG dalam Jabatan ini dilakukan masih pada masa pandemi covid- 19,maka tahap ini didisain sepenuhnya dilakukan secara daring dari tempat asal Mahasiswa PPG dalam Jabatan dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang berlaku.

Aktivitas utama pada tahap ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran dan pembuatan satu rekaman video praktik pembelajaran.

Produk kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran sebagai berikut.

1. Perangkat pembelajaran (RPP, Bahan Ajar, Media, LKPD, Asesmen) untuk 3 pertemuan

2. Video praktik pembelajaran dari salah satu pertemuan RPP yang disusun.

Lokakarya Reviu Perangkat Pembelajaran dan Refleksi

Reviup erangkat pembelajaran dan refleksi merupakan kegiatan tahap ke 3 (tiga) dalam Program PPG Dalam Jabatan.

Reviu perangkat pembelajaran dan refleksi dimaksudkan adalah kegiatan mereviu perangkat pembelajaran yang telah dibuat mahasiswa pada tahappengembangan perangkat pembelajaran sebelumnya, newmodel peerteaching, PTK, refleksi, dan RTL.

New model peerteaching adalah kegiatan presentasi yang diawali dengan mengkritisi  perangkat dan video praktik pembelajaran yang telah dirancang, agar dalam pelaksanaan pembelajaran PPL   nanti ,       mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.

Pembelajaran diharapkan dapat mengintegrasikan kemampuan critical thinkingcreative thinkingreflective thinking dan decicsion making ke dalam kegiatan belajar melalui inquiry based learning dengan karakteristik pembelajaran berbasis HOTS serta menerapkan konsep pembelajaran melalui pendekatan TPACK berbasis platform RI 0 maupun meluruskan miskonsepsi yang muncul dalam pembelajaran.

Kegiatan reviu perangkat pembelajaran dan refleksi ini memiliki bobot 1 SKS yang dilaksanakan selama 8 hari. Aktifitas kegiatan reviu perangkat pembelajaran dan refleksi meliputi rincian kegiatan yang dilakukan baik oleh Dosen, Guru Pamong, dan Mahasiswa selama 8 hari melalui online (daring) baik secara sinkron maupun asinkron.

Produk akhir kegiatan reviu perangkat pembelajaran dan refleksi berupa perangkat pembelajaran (RPP, bahan ajar, LKPD, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran) Video new model peerteaching yang di padatkan dari durasi 30 menit menjadi kurang lebih 7-10 menit

Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah dalam Program PPG yang berisi kegiatan latihan mengajar maupun non mengajar, termasuk melakukan latihan Penelitian Tindakan Kelas/PTK, yang dilaksanakan secara terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persayaratan pembentukan guru profesional.

Reviu PPL I & Refleksi (1/2 sks, 4 Hari) Aktivitas
  • Tahapini merupakan Lokakarya ke-2 (tahap 1) yang di laksanakan secara Daring/Online,
  • Pelaksanaan lokakarya ke-2 (tahap 1) dilakukan setelah peserta PPG menyelesaikan PPL I di sekolah asal,
  • Lokakaryake2 (tahap 1) memiliki bobot 1/2 SKS yang ekivalen dengan waktu belajar selama 4 hari (18 JP),
  • Ada3 (tiga) kegiatan pada tahap ini, yaitu: (1) Reviu PPL dan PTK, (2) Refleksi, dan (3) Membuat RTL perbaikan kinerja
Reviu PPL (6 JP)
  • Kegiatanini dilakukan oleh mahasiswa secara Daring di bawah bimbingan Dosen.
  • Reviu menggunakan metode diskusi melalui LMS GTK
  • Bahan diskusi berupa hasil/output kegiatan PPL 1
  • Pelaksanaan diskusi dibuka melalui Meeting online dan dilanjutkan dengan mengisi Form hasil diskusi melalui LMS
  • Hal-hal yang didiskusikan meliputi: (1) Praktik mengajar (perangkat pembelajaran/RPP yang digunakan, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi berbasis HOTS), (2) Pelaksanaan PTK, dan (3) Praktik non-mengajar
  • Output kegiatan reviu PPL 1 berupa isian Form diskusi sebagai LK oleh setiap mahasiswa yang di unggah ke laman LMS

Refleksi (6 Jam)

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari diskusi reviu pelaksanaan PPL berupa refleksi terhadap pelaksanaan praktik mengajar, kegiatan non- mengajar, dan pelaksanaan PTK yang dilaksanakan secara Daring. Refleksi dilakukan melalui LMS GTK.

Refleksi dilaksanakan dalam bentuk Diskusi Grup Terfokus dibawahbimbingan Dosen Pelaksanaan refleksi dilakukan melalui Meeting online dan dilanjutkan dengan mengisi Form hasil refleksi melalui LMS GTK.

Refleksi difokuskan pada hal baru, hal penting, hal yang perlu diperbaiki dari pelaksanaan PPL II, Output kegiatan berupa unggahan Form hasil refleksi oleh setiap mahasiswa yang di unggah ke laman LMS GTK.

Rencana Tindak Lanjut (6 JP)

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari refleksi reviu pelaksanaan PPL berupa Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk perbaikan kinerja mahasiswa yang dilaksanakan secara Daring,

RTL dilakukan melalui LMS GTK. RTL dilaksanakan dalam bentuk Diskusi Grup Terfokus dibawah bimbingan Dosen. Pelaksanaan RTL dilakukan melalui Meeting online dan dilanjutkan dengan mengisi Form hasil refleksi melalui LMS.

RTL difokuskan pada hal-hal yang perlu dilakukan oleh mahasiswa PPG untuk perbaikan pembelajaran di sekolah masing-masing. Output kegiatan berupa unggahan Form hasil RTL oleh setiap mahasiswa yang di unggah ke laman LMS GTK.

Informasi selengkapnya mengenai jadwal dan mekanisme Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2021 dapat diunduh di sini.

Demikian informasi mengenai jadwal dan mekanisme program PPG Dalam Jabatan Tahun 2021. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan