Inilah Negara dengan Waktu Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia

Amongguru.com. Inilah Negara dengan Waktu Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia.

Puasa dalam konsep Islam merupakan bentuk aktivitas ibadah umat Muslim kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa napsu, serta hal-hal lain yang dapat membatalkannya.

Puasa akan diawali dengan makan sahur pada sepertiga malam, dimulai saat adzan subuh berkumandang hingga selesai di saat masuk adzan maghrib. Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban umat muslim dalam berpuasa di bulan Ramadhan selama 30 hari lamanya.

Durasi waktu dalam menjalankan puasa di berbagai negara berbeda-beda. Dibeberapa negara, ada yang menjalankan ibadah puasa mencapai hampir 24 jam lamanya dan ada juga negara yang hanya beberapa jam saja menjalankan puasa.

Perbedaan waktu puasa antar negara satu dengan negara lain bisa cukup signifikan, tergantung di belahan bumi mana umat Muslim tinggal

Perputaran bumi dalam mengelilingi matahari tidaklah lurus akan tetapi dalam posisi miring. Hal ini menyebabkan dalam waktu tertentu (Maret – September), negara-negara di belahan bumi utara akan menerima cahaya matahari lebih lama dari yang di selatan.

Pada waktu yang lain (Oktober – Februari), negara negara di belahan bumi selatan menerima cahaya matahari lebih lama dari yang di utara.

Pada saat matahari berada di khatulistiwa, maka semua tempat di bumi, kecuali kutub, mempunyai waktu siang dan malam yang sama, yaitu 12 jam, sehingga negara-negara di khatulistiwa cenderung mengalami waktu puasa yang sama. 

Tradisi Unik Menyambut Puasa Ramadhan di Negara Iran

Umat Muslim di Indonesia cukup beruntung karena hidup di bawah garis khatulistiwa, sehingga memiliki durasi waktu puasa yang tidak terlalu lama, yaitu hanya sekitar 13 jam. 

Pada saat matahari berada di garis balik utara, maka belahan bumi utara mengalami siang lebih lama dibandingkan malam hari, sedangkan belahan bumi selatan mengalami siang hari lebih pendek dibandingkan malam hari.

Di saat matahari berada di garis balik selatan, maka belahan bumi selatan mengalami siang hari lebih lama dibandingkan malam hari, sedangkan belahan bumi utara mengalami siang lebih pendek dibandingkan malam hari.

Wilayah subtropis akan mendapatkan siang yang lebih panjang, karena perbandingan cahaya dan bayangan (siang dan malam) adalah sekitar 60 % : 40 %, sementara di bagian tropis, perbandingan cahaya dan bayangannya adalah 50 % : 50 %. Hal inilah yang menyebabkan durasi puasa di berbagi negara berbeda-beda.

Inilah negara dengan waktu puasa terlama dan terpendek di dunia.

Islam menggunakan kalender Hijriah yang perhitungannya menggunakan bulan (qamar), sehingga memiliki hari lebih pendek jika dibandingkan denga Kalender Masehi yang perhitungannya menggunakan nperedaran matahari.

Berdasarkan perhitungan tersebut, awal bulan Hijriah akan ditandai dengan terlihatnya bulan baru atau hilal. Sedangkan pertengahan bulan akan terlihat jika bulan dalam keadaan purnama atau bulat pehuh.

Surat Kabar The HuffPost pada tahun 2015 telah merilis perhitungan waktu puasa di berbagai negara untuk mengetahui berapa lama waktu puasa umat muslim di seluruh dunia.

Berdasarkan data tersebut, maka diketahui bahwa negara Islandia (tepatnya Reykjavik) memiliki durasi puasa terlama di dunia, yaitu sekitar 22 jam. Kaum Muslim Islandia merupakan komunitas kecil dari seluruh jumlah penduduk yang tinggal di daerah kutub utara tersebut.

Dari sekitar 323.000 penduduk, sebanyak 770 penduduk Islandia adalah Muslim. Imsak di Islandia baru dimulai pukul 02.00 dan waktu berbuka sekitar pukul 00.00.  Muslim Islandua hanya memiliki waktu selama dua jam untuk berbuka puasa, melaksanakan tarawih, dan juga sahur.

Sedangkan Chile (tepatnya kota Punta Arenas) memiliki waktu berpuasa yang paling pendek di dunia,, yaitu 9 jam 43 menit. Imsak di Chile baru dimulai pukul 06.30 dan berbuka puasanya sekitar pukul 16.30

Chile terletak di ujung selatan benua Amerika dan berdekatan pula dengan benua Antartika. Seperti umumnya di daerah Antartika, maka matahari tidak bersinar lama di Chile. Hal Ini disebabkan karena di kawasan Benua Antartika atau Kutub Selatan bumi menjadi kawasan yang paling luas tertutup bayangan bumi.

Baca juga artikel terkait berikut.

Demikian ulasan mengenai Inilah Negara dengan Waktu Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan