Inilah 6 Jenis Penyakit Autoimun Yang Sering Menyerang Manusia

Inilah 6 Jenis Penyakit Autoimun Yang Sering Menyerang Manusia

Amongguru.com. Autoimun adalah penyakit yang diakibatkan karena sistem kekebalan tubuh (sistem imun) menyerang sel-sel sehat di tubuh.

Penyakit ini menjadi cepat berkembang jika sistem kekebalan tubuh menganggap sel-sel sehat dalam tubuh sebagai zat asing.

Penyakit autoimun ditandai dengan pelepasan protein yang dinamakan autoantibodi untuk merusak sel-sel sehat tersebut.

Penyebab Penyakit Autoimun

Penyebab penyakit autoimun sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Berbagai penelitian yang dilakukan terhadap gejala dari penyakit ini, belum mampu mengungkap penyebab penyakit autoimun.

Penyakit autoimun dapat memengaruhi kinerja hampir semua bagian tubuh. Otak, saraf, otot, kulit, sendi, mata, jantung, paru-paru, ginjal, saluran pencernaan, kelenjar, dan pembuluh darah manusia dapat mengalami kerusakan akibat penyakit ini.

Penyakit autoimun dapat memengaruhi satu atau banyak jaringan tubuh, tergantung pada jenisnya.

Sampai sekarang sudah ditemukan kurang lebih 80 jenis penyakit autoimun yang menyerang manusia.

Faktor-fakttor berikut dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita penyakit autoimun.

  • Etnis

Beberapa penyakit autoimun umumnya menyerang etnis tertentu, misalnya, diabetes tipe 1 yang umumnya menimpa orang Eropa dan lupus yang rentan terjadi pada orang Afrika-Amerika dan Amerika Latin.

  • Gender

Berdasarkan penelitian, wanita akan lebih beresiko terserang penyakit autoimun dibanding pria, karena biasanya penyakit ini dimulai pada masa kehamilan.

  • Lingkungan

Paparan dari lingkungan, seperti cahaya matahari, bahan kimia, serta infeksi virus dan bakteri, dapat menyebabkan seseorang terserang penyakit autoimun.

  • Riwayat keluarga

Pada umumnya penyakit autoimun juga dapat menyerang anggota keluarga yang lain.

Autoimum Penyebab Penurunan Fungsi Organ

Penyakit autoimun dapat menyebabkan terjadinya perubahan fungsi organ tubuh. Selain itu autoimun mengakibatkan terganggunya pertumbuhan organ tubuh.

Karena belum diketahui secara pasti penyebabnya, maka pengobatan terhadap penyakit autoimun ini hanya sebatas pada mengurangi gejalanya.

Pengobatan kepada penderita autoimun juga hanya bersifat mencegah kecepatan aktivitas sistem imun dalam menyerang sel-sel tubuh yang sehat.

Belum ada pengobatan yang benar-benar mampu menyembuhkan secara total dari penyakit autoimun.

Beberapa penyakit autoimun akan memiliki gejala yang sama. Secara umumnya, gejala-gejala awal penyakit autoimun adalah sebagai berikut.

  • Kelelahan.
  • Pegal otot.
  • Ruam kulit.
  • Demam ringan.
  • Rambut rontok.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Kesemutan di tangan dan kaki.

Masing-masing penyakit autoimun memiliki gejala yang spesifik, misalnya sering merasa haus, lemas, dan penurunan berat badan bagi penderita diabetes tipe 1.

Jenis-jenis Penyakit Autoimun yang Sering Terjadi

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit autoimun yang sering menyerang tubuh manusia.

1. Lupus

Lupus merupakan salah satu jenis penyakit autoimun yang  terjadi saat antibodi yang dihasilkan tubuh menempel pada organ di seluruh tubuh.

Organ tubuh yang dapat terkena lupus adalah ginjal, paru-paru, sel darah, saraf, kulit, dan sendi.

Penderita lupus dapat mengalami gejala, seperti demam, berat badan turun, rambut rontok, kelelahan, ruam, nyeri atau bengkak pada sendi dan otot, sensitif terhadap sinar matahari, sakit dada, sakit kepala, dan kejang-kejang.

2. Rematik

Rematik (disebut juga radang sendi) adalah jenis penyakit autoimun yang menyerang persendian.

Sel-sel yang menempel pada lapisan sendi menghasilkan antibodi yang akan menyerang sendi, sehingga menyebabkan radang, pembengkakan, dan juga nyeri.

Gejala rematik, antara lain  sendi sakit, kaku, dan bengkak, sehingga mengurangi gerak penderitanya. Bahaya lebih lanjut jika rematik tidak segera diobati adalah dapat menyebabkan kerusakan sendi secara permanen.

3. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun akibat pertumbuhan sel kulit baru yang sangat cepat sehingga menumpuk pada permukaan kulit. Baca juga : Gejala Terkena Penyakit Diabetes yang Perlu Anda Kenali Sejak Dini.

Psoriasis dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, bersisik, dan terlihat seperti bercak putih-perak. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gatal dan nyeri pada kulit.

4. Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 disebabkan oleh antibodi sistem imun yang menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan dalam mengontrol kadar gula darah.

Akibat serangan tersebut, maka tubuh tidak bisa menghasilkan insulin, sehingga kadar gula darah menjadi tinggi.

Gula darah yang terlalu tinggi ini dapat memengaruhi penglihatan, ginjal, saraf, dan gusi Anda. Baca juga : Kenali Gejala Diabetes Tipe 1, Sering Mengantuk Sampai Mudah Lelah.

5. Sklerosis ganda

Sklerosis ganda (multiple sclerosis) merupakan penyakit autoimun yang menyerang lapisan pelindung di sekitar saraf.

Penyakit ini juga berbahaya karena menyebabkan kerusakan yang memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang.

Penderita sklerosis ganda dapat menunjukkan gejala, seperti kebutaan, koordinasi yang buruk, kelumpuhan, otot menegang, mati rasa, dan lemah. Gejalanya juga dapat bervariasi, karena lokasi dan tingkat serangannya berbeda-beda.

6. Radang usus

Radang usus (inflammatory bowel disease) disebabkan karena serangan sistem imun pada lapisan usus.

Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan radang yang kronis pada saluran pencernaan.

Gejala yang muncul dari penyakit ini adalah diare, perdarahan pada dubur, buang air besar yang mendesak, sakit perut, demam, berat badan turun, dan kelelahan.

Demikian informasi mengenai 6 jenis penyakit autoimun yang sering menyerang manusia. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan