Hubungan Puasa dengan Kesehatan Dinding Pembuluh Darah

Amongguru.com. Hubungan Puasa dengan Kesehatan Dinding Pembuluh Darah.

Pembuluh darah merupakan bagian dari sistem sirkulasi tubuh, selain jantung. Pembuluh darah berupa jaringan elastis yang bertugas membawa darah berisi oksigen yang sudah dipompa oleh jantung untuk diedarkan ke seluruh sel-sel tubuh, termasuk otak.

Di dalam darah juga terdapat nutrisi makanan yang dibutuhkan tubuh, yaitu protein dan glukosa. Sel-sel tubuh selanjutnya akan memetabolisme nutrisi tersebut dengan bantuan oksigen.

Selain sebagai jalur pengangkutan oksigen dan nutrisi makanan, pembuluh darah berfungsi pula untuk mengangkut sel darah putih (leukosit). Sel darah putih dibutuhkan oleh tubuh untuk sistem imun dalam melawan kuman dan bibit penyakit yang akan masuk ke dalam tubuh.

Jenis-jenis Pembuluh Darah Manusia

Pembuluh darah manusia dibedakan menjadi dua, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler.

Hubungan Puasa dengan Kesehatan Dinding Pembuluh Darah

Pembuluh arteri adalah pembuluh darah yang menglirkan darah keluar jantung. Fungsi dari arteri adalah mendistribusikan darah yang kaya oksigen ke kapiler sehingga dapat dialirkan ke dalam organ-organ tubuh.

Pembuluh arteri akan ikut berdenyut mengikuti irama denyut jantung. Aliran darah yang berada di dalam arteri juga sangat cepat, karena darah berasal langsung dari jantung.

Pembuluh darah arteri memiliki dinding yang kuat dan dindingnya juga bersifat elastis, sehingga mampu menahan tekanan yang kuat dari jantung. Sifatnya yang kuat dan elastis in men jadikan pembuluh darah arteri tidak mudah robek.

Pembuluh arteri terletak agak ke dalam tubuh apabila dibandingkan dengan pembuluh darah vena. Akan tetapi, ada beberapa pembuluh arteri yang letaknya agak ke tepi, seperti di leher, pergelangan tangan, dan pelipis.

Pembuluh vena merupakan pembuluh darah yang bertugas membawa darah dari kapiler menuju ke jantung. Jika dibandingkan dengan arteri, maka pembuluh vena memiliki dinding yang lebih, akan tetapi tetap elastis

Pembuluh vena terletak pada bagian tubuh agak ke tepi, aliran darah vena tidak secepat arteri, karena vena tidak membawa darah yang berasal langsung dari jantung.  Vena memiliki banyak katup untuk mencegah aliran darah tidak kembali lagi ke kapiler.

Ujung pembuluh arteri dan pembuluh vena bercabang-cabang menjadi pembuluh-pembuluh kecil yang dinamakan pembuluh kapiler. Pada pembuluh kapiler inilah terjadi pertukaran gas oksigen dan gas karbondiosida antara darah dengan jaringan tubuh.

Hubungan Puasa dengan Kesehatan Dinding Pembuluh Darah

Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, selain penyakit jantung. Berpuasa dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti jantung koroner dan stroke.

Faktor pemicu yang paling banyak dihubungkan dengan kejadian gangguan pembuluh darah adalah tingginya kadar lemak (kolesterol) dalam darah, faktor koagulasi (penggumpalan), pembekuan darah, tekanan darah tinggi, dan juga kebiasaan merokok.

Konsumsi makanan yang tidak terkendali selama berpuasa akan beresiko menghambat aliran darah pada pembuluh darah. Darah dibutuhkan oleh tubuh, karena mengangkut oksigen dan juga nutrisi yang akan diserap oleh sel-sel tubuh.

Idealnya dengan berpuasa, maka pola hidup Anda akan mengalami keteraturan. Ada pengendalian terhadap hal-hal tertentu yang dapat membatalkan puasa, misalnya pola makan.

Apabila Anda mengkonsumsi makanan yang terlalu asin, pedas, dan berlemak tinggi selama berpuasa, akan berdampak buruk pada kesehatan organ tubuh, termasuk pembuluh darah Anda.

Kelebihan kolesterol menyebabkan terjadinya penumpukkan pada dinding pembuluh darah. Hal tersebut dapat berakibat arterosklerosis (penebalan dinding pembuluh darah) dan juga stroke. Tingginya kolesterol dalam darah ini disebabkan karena peningkatan kadar lipid (hiperlipidemia) dan peningkatan kadar lipoprotein (hiperlipoproteinemia).

Terdapat tiga jenis lipoprotein yang sudah dikenal secara umum, yaitu LDL (Low Density Lipoprotein), VLDL (Very Low Density Lipoprotein), dan HDL (High Density Lipoprotein ). LDL merupakan jenis lipoprotein yang sering menjadi penyebab kenaikan kadar kolesterol (hiperkolesterolemia).

LDL di dalam hati sebenarnya berfungsi untuk mengatur banyaknya kolesterol darah. Akan tetapi, apabila LDL meningkat, maka sel-sel perusak akan menumpuk pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Plak yang bercampur dengan protein, akan ditutupi oleh sel-sel otot dan kalsium

Di dalam jangka waktu yang lama, penumpukan kolesterol ini akan menyebaban terjadinya penebalan dinding dan penyempitan pembuluh darah sebagai penyebab tekanan darah.

Kolesterol dibentuk di hati berdasarkan kadar kolesterol dalam darah pada saat itu. Ini artinya apabila kolesterol yang diangkut oleh darah jumlahnya banyak, maka hati tidak akan memproduksi kolesterol. Sebaliknya, pada saat kadar kolesterol rendah, maka hati akan segera memproduksinya.

Untuk mengurangi tingginya kadar kolesterol, Anda dapat memilih makanan yang tidak mengandung kolesterol atau kandungan kolesterolnya sedikit. Kolesterol hanya terdapat dalam produk makanan yang berasal dari hewan. Sumber utama kolesterol adalah hati, ginjal, kuning telur, daging, susu, keju, udang, dan juga kerang.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan mengenai Hubungan Puasa dengan Kesehatan Dinding Pembuluh Darah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan