Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Jepara

Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Jepara

Amongguru.com. Pemerintah Kabupaten Jepara kembali membuka kesempatan kepada putra putri terbaik bangsa untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019.

Alokasi formasi CPNS Pemerintah Kabupaten Jepara trahun 2019 adalah sejumlah 381 dengan rincian sebagai berikut.

1. Formasi Khusus Disabilitas :

a. Tenaga Guru sejumlah = 8 formasi

2. Formasi Umum :

a. Tenaga Guru sejumlah = 239 formasi

b. Tenaga Kesehatan sejumlah = 82 formasi

c. Tenaga Teknis sejumlah = 52 formasi

Informasi terkait rincian formasi jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit kerja penempatan dapat dilihat di sini.

Persyaratan Umum Pelamar

  1. Warga Negara Indonesia yang memiliki kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan)
    sesuai dengan persyaratan jabatan yang dibutuhkan.
  2. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat melamar dan paling tinggi
    35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar, ditunjukkan dengan Kartu Tanda
    Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah.
  3. Usia pelamar paling tinggi 40 (empat puluh) tahun pada saat melamar bagi formasi
    jabatan Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan
    Dokter Gigi Spesialis ditunjukkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah.
  4. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana
    dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, Anggota TNI/Polri atau
    diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, Anggota TNI/Polri/pegawai
    BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota
    TNI/Polri/Siswa Sekolah Ikatan Dinas Pemerintah.
  7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
  9. Tidak pernah mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya yang dibuktikan berdasarkan surat keterangan dokter pemerintah.
  10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  11. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi Pemerintah dan 1 (satu)
    formasi jabatan.
  12. Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan
    bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah
    dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT
    PNS. Apabila yang bersangkutan tetap mengajukan pindah, PPK dapat memutuskan yang bersangkutan dinyatakan mengundurkan diri.
  13. 13. Pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau
    Pusdiknakes/LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal
    kelulusan yang tertulis pada ijazah.
  14. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,00 (skala 4,00).

Tahapan Seleksi

Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Jepara tahun 2019 terdiri dari 3 (tiga) tahap, yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

1. Seleksi Administrasi.

Seleksi administrasi dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dokumen pelamar yang diunggah di SSCASN.

Sebelum pengumuman Hasil Seleksi Administrasi, pelamar dari Penyandang Disabilitas wajib hadir di Kantor BKD Kabupaten Jepara untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan derajat kedisabilitasannya dengan jadwal yang akan diumumkan kemudian.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40%.

Materi SKD terdiri dari: (1) Tes Karakteristik Pribadi (TKP); (2) Tes Intelegensi Umum (TIU); dan (3) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Baca : Materi Lengkap Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019 dan Contoh Soal

Prinsip penentuan kelulusan peserta SKD didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan (passing grade) yang diatur dalam peraturan Menteri secara tersendiri.

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan sistem CAT dengan bobot 60%. Jumlah peserta yang mengikuti SKB adalah 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD.

Pendaftar formasi jabatan Guru yang memiliki sertifikasi pendidik sesuai dengan jabatan
guru yang dilamar (linier), yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Kementerian Agama, atau Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, tidak
diperlukan mengikuti SKB.

Sertifikasi pendidik tersebut ditetapkan sebagai pengganti SKB yang nilainya sebesar nilai maksimal SKB;

Sistem Kelulusan

Prinsip penentuan kelulusan peserta didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan (passing grade).

Berdasarkan hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar dan nilai Seleksi Kompetensi Bidang dari Badan Kepegawaian Negara, Ketua Panitia Pengadaan CPNS mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus.

Apabila peserta seleksi memperoleh nilai kelulusan yang sama setelah integrasi nilai
SKD dan SKB, maka penentuan kelulusan akhir secara berurutan didasarkan pada ketentuan berikut.

  1. Nilai total hasil SKD yang lebih tinggi.
  2. Apabila nilai sebagaimana dimaksud pada angka 1 masih sama, maka penentuan
    kelulusan akhir didasarkan secara berurutan mulai dari nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
  3. Apabila nilai sebagaimana dimaksud pada angka 2 masih sama, maka penentuan
    kelulusan akhir didasarkan pada nilai IPK bagi lulusan Diploma/Sarjana.
  4. Apabila nilai sebagaimana dimaksud pada angka 3 masih sama, penentuan
    kelulusan didasarkan pada usia tertinggi.

Di dalam hal kebutuhan Formasi Umum belum terpenuhi, dapat diisi dari peserta yang mendaftar pada Formasi Khusus pada jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/lokasi formasi yang sama serta memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD Formasi Umum dan berperingkat terbaik.

Di dalam hal kebutuhan Formasi Khusus belum terpenuhi, dapat diisi dari peserta yang mendaftar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus lainnya pada jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/lokasi formasi yang sama serta memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD Formasi Umum dan berperingkat terbaik.

Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Jepara

Sesuai jadwal pada pengumuman penerimaan CPNS tahun 2019 Kabupaten Jepara, maka hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Jepara  dapat dilihat pada website BKN, https://sscasn.bkn.go.id, dan website pemerintah Kabupaten Jepara, https://bkd.jepara.go.id.

Pelamar yang lulus seleksi administrasi wajib mencetak Kartu Ujian, sebagai syarat untuk dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya.

Semua tahapan pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS Tahun 2019 akan ditayangkan secara online.

Pelamar diberikan masa sanggah paling lama 3 hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Jepara dapat menerima atau menolak alasan
sanggahan yang diajukan oleh pelamar.

Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Jepara dapat menerima alasan sanggahan dalam hal kesalahan tersebut bukan berasal dari pelamar.

Jika sanggahan pelamar diterima, Panitia Seleksi CPNS Kabupaten Jepara mengumumkan ulang hasil seleksi administrasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah berakhirnya waktu pengajuan sanggah.

Masa sanggah dijadwalkan pada tanggal 17 – 19 Desember 2019 dan pengumuman hasil sanggah akan dilaksanakan tanggal 26 Desember 2019.

Jadwal-jadwal tersebut masih bersifat tentatif atau dapat berubah sewaktu-waktu, karena menyesuaikan validasi SSCASN dan jadwal Panselnas.

Pemerintah Kabupaten Jepara tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun dari oknum-oknum yang mengatasnamakan Tim Pengadaan CPNS Tahun 2019.

Peserta diharapkan tidak melayani tawaran-tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Kelulusan peserta adalah murni dari prestasi peserta sendiri. Apabila ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan.

Kepada peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku

Tinggalkan Balasan