Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Brebes

Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Brebes

Amongguru.com. Pemerintah Kabupaten Brebes kembali membuka seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Jumlah alokasi formasi penerimaan CPNS sebanyak 96 dengan rincian sebagai berikut.

  1. Tenaga Guru 17 formasi, dengan rincian :
    – Formasi Umum : 17 formasi
  2. Tenaga Kesehatan 2 formasi, dengan rincian :
    – Formasi Umum : 2 formasi
  3. Tenaga Teknis 77 formasi, dengan rincian :
    – Formasi Umum : 73 formasi
    – Formasi Khusus Lulusan Terbaik (Cumlaude) : 2 formasi
    – Formasi Khusus Penyandang Disabilitas : 2 formasi

Informasi lebih lanjut terkait formasi jabatan dan unit kerja penempatan CPNS Kabupaten Brebes 2019 dapat dilihat di sini.

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang memiliki kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) sesuai dengan persyaratan jabatan yang dibutuhkan.
  2. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun, kecuali pelamar jabatan Dokter Spesialis paling tinggi 40 (empat puluh) tahun pada saat melamar.
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS/Anggota TNI/POLRI atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS/Anggota TNI/POLRI/Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta/
  5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon Anggota TNI/POLRI serta Anggota TNI/Polri.
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
  8. Tidak pernah mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, precursor dan zat adiktif lainnya yang dibuktikan berdasarkan surat keterangan dokter pemerintah.
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah.
  10. Calon Pelamar hanya boleh mendaftar pada 1 (satu) instansi/daerah dalam satu periode pelaksanaan seleksi.
  11. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada Pemerintah Kabupaten Brebes dan tidak mengajukan pindah tempat tugas dan jabatan dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT CPNS.
  12. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Tahapan Seleksi

Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Magelang tahun 2019 terdiri dari 3 (tiga) tahap, yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Seleksi administrasi berdasarkan hasil verifikasi dokumen pelamar yang diunggah pada SSCASN.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40%. Materi SKD terdiri dari: (1) Tes Karakteristik Pribadi (TKP); (2) Tes Intelegensi Umum (TIU); dan (3) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Baca : Materi Lengkap Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019 dan Contoh Soal

Prinsip penentuan kelulusan peserta SKD didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan (passing grade) yang diatur dalam peraturan Menteri secara tersendiri.

Hasil SKD secara resmi ditetapkan dan diumumkan oleh instansi berdasarkan hasil SKD dari BKN secara online melalui portal resmi pemerintah Kabupaten Brebes atau secara offline melalui media cetak.

SKB dilaksanakan setelah pelamar/peserta seleksi dinyatakan telah memenuhi nilai ambang batas/Passing Grade Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan sistem CAT dengan bobot 60%. Jumlah peserta yang mengikuti SKB adalah 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD.

Kriteria Kelulusan

Kelulusan hasil akhir ditentukan dari hasil integrasi nilai SKD dan SKB oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dengan bobot nilai SKD sebesar 40% dan nilai SKB sebesar 60%. Pengolahan nilai tersebut dilakukan oleh BKN selaku Tim Pelaksana PANSELNAS.

Apabila peserta seleksi memperoleh nilai kelulusan yang sama setelah integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), maka penentuan peringkat kelulusan akhir secara berurutan didasarkan pada:

  1. Nilai total hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang lebih tinggi;
  2. Apabila nilai tersebut pada huruf a masih sama, maka penentuan tingkat kelulusan akhir didasarkan secara berurutan mulai dari nilai TKP, TIU, dan TWK;
  3. Apabila nilai tersebut pada nomor (2) masih sama, maka penentuan peringkat kelulusan akhir didasarkan pada nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bagi lulusan Diploma/ Sarjana/Magister;
  4. Apabila nilai tersebut pada nomor (3) masih sama, maka penentuan peringkat kelulusan didasarkan pada usia tertinggi.

Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kabupaten Brebes Tahun 2019

Dokumen yang dikirimkan oleh pelamar pada saat pendaftaran online melalui portal SSCASN, diverifikasi diverifikasi tim verifikator untuk diputuskan Lulus Seleksi Administrasi atau Tidak Memenuhi Syarat (TMT).

Sesuai jadwal dalam pengumuman penerimaan CPNS pemerintah Kabupaten Brebes Tahun 2019, maka hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Brebes diumumkan pada tanggal 16 Desember 2019.

Pelamar dapat melihat pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kabupaten Brebes tahun 2019 pada website resmi berikut.

1. https://sscasn.bkn.go.id/
2. http://bkpsdmd.brebeskab.go.id

Pelamar yang sudah dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi wajib mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian SKD melalui portal SSCASN.

Kartu peserta ujian tersebut wajib dibawa pada saat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar untuk diverifikasi oleh panitia.

Panitia seleksi memberikan waktu sanggah bagi pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seleksi administrasi selama 3 (tiga) hari pasca pengumuman.

Waktu sanggah adalah tanggal 17 sampai 19 Desember 2019 dan pengumuman sanggah pada tanggal 26 Desember 2019.

Jadwal-jadwal tersebut masih bersifat tentatif atau dapat berubah sewaktu-waktu, karena menyesuaikan validasi SSCASN dan jadwal Panselnas.

Karena sistem penerimaan CPNS tahun 2019 ini terintegrasi secara online, maka pelamar diharapkan untuk terus memantau perkembangan tahapan seleksi melalui portal resmi yang sudah disediakan.

Apabila peserta yang dinyatakan lulus pada saat melengkapi persyaratan administrasi terbukti ditemukan adanya pemalsuan dokumen, akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku serta secara otomatis dianggap gugur dan digantikan dengan peserta peringkat terbaik berikutnya.

Seluruh tahapan pelaksanaan seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Brebes tahun 2019 tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun.

Pemerintah Kabupaten Brebes tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun dari oknum yang mengatasnamakan Tim Pengadaan CPNS Tahun 2019.

Peserta diimbau untuk tidak melayani tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Pelamar agar tidak mempercayai apabila ada orang atau pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk lain.

Kelulusan peserta merupakan hasil/prestasi peserta sendiri. Jika diketahui dan dapat dibuktikan bahwa kelulusannya karena kecurangan atau pelanggaran, maka akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan digugurkan kelulusannya.

Apabila terdapat peserta yang telah dinyatakan lulus dan diterima kemudian mengundurkan diri/digugurkan, maka dapat digantikan dengan peserta peringkat terbaik berikutnya.

Ketentuan Seleksi Kompetensi Dasar

  1. Ketentuan mengenai waktu dan tempat Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diumumkan kemudian, dan dapat dilihat melalui https://sscn.bkn.go.id, bkpsdmd.brebeskab.go.id atau media cetak;
  2. Syarat mengikuti ujian dengan membawa :
    a. Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik asli atau surat keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
    b. Kartu tanda peserta ujian
  3. Apabila peserta ujian tidak membawa persyaratan sebagaimana tersebut pada point 2 (dua), peserta tidak dapat mengikuti ujian dan dinyatakan gugur.
  4. Apabila peserta ujian tidak hadir pada jadwal yang telah ditentukan, peserta tidak dapat mengikuti ujian dan dinyatakan gugur.
  5. Peserta wajib mengenakan pakaian : atasan kemeja warna putih polos, bawahan hitam/gelap (bukan jeans) serta bersepatu.
  6. Peserta dilarang merokok, membawa alat bantu hitung dan mengaktifkan alat komunikasi pada waktu mengerjakan ujian.

Tinggalkan Balasan