Fungsi Amilum dan Prosedur Uji Amilum Pada Bahan Makanan

Fungsi Amilum dan Prosedur Uji Amilum Pada Bahan Makanan

Amongguru.com. Uji amilum digunakan untuk mendeteksi bahan makanan yang mengandung amilum. Lugol adalah larutan yang digunakan dalam uji bahan makanan tersebut.

Bahan makanan yang mengandung amilum apabila ditetesi dengan larutan lugol akan berubah warna menjadi biru hitam. Semakin gelap warnanya, menandakan makanan semakin banyak mengandung amilum.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama dalam tubuh manusia. Semua karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dibentuk melalui proses fotosintesis.

Semua jenis karbohidrat tersusun atas-unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Secara sederhana, rumus umum karbohidrat adalah CnH2nOn.

Karbohidrat terbagi dalam dua kelompok besar, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang banyak mengandung glukosa (gula). Karbohidrat sederhana terdiri atas monosakarida, disakarida, gula alkohol, dan oligosakarida.

Sedangkan karbohidrat kompleks merupakan karbohidrat yang banyak mengandung serat. Karbohidrat kompleks terdiri atas polisakarida dan serat.

Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, membantu metabolisme tubuh, dan membentuk struktur sel dengan cara mengikat protein dan lemak.

Pengertian dan Fungsi Amilum

Amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut di dalam air, berwujud bubuk putih, tawar, dan tidak berbau.

Amilum disimpan oleh tumbuhan hijau sebagai sisa dari proses fotosintesis dan difungsikan sebagai cadangan makanan.

Zat amilum banyak ditemukan pada beberapa bagian tanaman, seperti umbi, empulur batang sagu, beras, tanaman tapioka, dan jagung. Hewan dan manusia juga memanfaatkan amilum sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

Amilum atau pati tersusun atas dua jenis karbohidrat, yaitu amilosa dan amilopektan dengan komposisi yang berbeda-beda. Amilosa menyebabkan sifat keras (pera), sedangkan amilopektin akan memberikan sifat lengket.

Amilum di dalam tubuh manusia akan mengalami beberapa tahapan pencernaan. Amilum akan diubah menjadi glukosa sebagai cadangan energi tubuh.

Pada saat amilum masuk ke mulut, maka akan diubah menjadi molekul zat pati kompleks (maltosa) oleh air liur.

Maltosa selanjutnya masuk ke bagian usus kecil dan diubah menjadi glukosa. Glukosa akan diserap oleh darah melalui dinding usus dan akhirnya dapat digunakan sebagai energi untuk menunjang aktivitas sel tubuh dan sel otak.

Baca :

Tubuh orang dewasa memerlukan sekitar 2.000 kalori per hari. Dari asupan kalori tersebut, tubuh membutuhkan kurang lebih 220 – 320 gram karbohidrat per hari, dimana sepertiganya adalah amilum.

Prosedur Uji Amilum

Berikut ini adalah contoh uji amilum pada makanan berkarbohidrat menggunakan lugol (kalium iodida).

A.  Alat dan Bahan

  • Larutan tepung terigu
  • Larutan iodin
  • Tabung reaksi
  • Pipet tetes
  • Pembakar sipritus
  • Tang pemegang tabung reaksi

B.  Cara Kerja

  • Masukkan larutan tepung terigu ke dalam tabung reaksi. Panaskan  tabung reaksi langsung di atas pembakar spiritus.

  • Setelah larutan dingin, tambahkan 3-4 tetes larutan iodin. Amati warna larutan tepung

Percobaan Sains Sederhana Uji Zat Tepung (Amilum) Dalam Makanan

C.  Hasil Percobaan

Larutan tepung terigu akan berwarna biru kehitaman. Warna biru kehitaman ini menandakan bahwa larutan mengandung zat tepung (amilum).

Demikian fungsi amilum dan prosedur uji amilum pada bahan makanan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan