FAQ Seputar Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah 2022

FAQ Seputar Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah 2022

Amongguru.com. Berikut ini adalah Frequently Asked Questions (FAQ) seputar pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah Tahun 2022.

FAQ (pertanyaan yang sering diajukan) ini untuk membantu memberikan penjelaskan secara lebih lengkap terkait pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah Tahun 2022.

FAQ tentang pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah Tahun 2022 ini seperti dikutip dari laman resmi https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah Tahun 2022.

Q : Apakah KIP Kuliah gratis?

A : KIP-Kuliah memberikan pembiayaan sebagai berikut.

1. Pendaftaran KIP-Kuliah tidak dikenakan biaya.

2. Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi

3. Subsidi biaya hidup sebesar Rp700.000 / bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah

Jika ada pihak pihak yang memungut biaya pada calon pendaftar, pendaftar, atau penerima KIP-Kuliah di luar ketentuan tersebut bisa melapor ke Helpdesk KIP Kuliah.

Q : Apakah KIP Kuliah itu? Kenapa tidak disebut beasiswa?

A : KIP-Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).

Walaupun demikian, syarat prestasi pada KIP Kuliah ditujukan untuk menjamin bahwa penerima KIP Kuliah terseleksi dari yang benar benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

Q : Jadwal  pendaftaran KIP Kuliah 2022

A : Jadwal kegiatan KIP-Kuliah tahun 2022 dapat dilihat pada laman berikut : https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Q : Kapankah pengumuman penerima KIP Kuliah?

A : KIP-Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada Mahasiswa yang lulus seleksi masuk PT sehingga pengumumannya adalah selepas anda mendaftar ulang sebagai mahasiswa di PT terkait.

Setelah mendaftar ulang, Anda akan diverifikasi kelayakan sebagai penerima KIP-Kuliah. Di dalam proses daftar ulang, semua pendaftar KIP-Kuliah yang sudah mendaftar sesuai prosedur dibebaskan dari biaya daftar ulang dan biaya pendidikan lainnya*.

Q : Jika mendaftar KIP Kuliah dan ternyata setelah diverifikasi saya tidak layak, apa yang akan terjadi?

A : KIP-Kuliah ditujukan secara eksklusif hanya untuk yang tidak mampu secara ekonomi. Siswa yang secara akademik unggul tapi mampu secara ekonomi tidak diperkenankan mendaftar.

Dalam hal anda mendaftar KIP Kuliah dan ternyata tidak layak menerima karena ternyata mampu secara ekonomi, ada beberapa kemungkinan yang terjadi:

1. Jika dianggap kelalaian ringan / tidak disengaja, tidak akan ditetapkan sebagai penerima KIP-Kuliah namun dianggap sebagai mahasiswa reguler

2. Jika dianggap melakukan pengisian data yang tidak benar secara sengaja dan atau pemberian bukti pendukung yang tidak sah (cara mendapatkannya) dapat dibatalkan statusnya dalam seleksi masuk PT 

Status kelayakan juga bisa berdasarkan laporan dari masyarakat, misalkan ada laporan penerima KIP Kuliah yang orang tuanya tiap tahun pergi umroh, dalam hal tersebut kami akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi terkait untuk melakukan verifikasi ulang.

Q : Apakah mahasiswa aktif boleh mendaftar?

A : Saat ini KIP-Kuliah dikhususkan untuk calon mahasiswa/lulusan SMA sederajat tahun berjalan atau lulus dua tahun sebelumnya.

Q : Apakah penerima KIP Kuliah bisa pindah Prodi/daftar KIP Kuliah lagi?

A : Penerima KIP-Kuliah tidak diperkenankan mendaftar KIP-Kuliah kembali di tahun selanjutnya baik di PT yang sama / lain. Hal yang sama untuk pindah Program Studi, penerima KIP-Kuliah tidak diperkenankan untuk pindah Program Studi.

Q : Saya penerima KIP Kuliah, apakah boleh mendaftar beasiswa selain KIP Kuliah?

A : Mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat mengajukan beasiswa lainnya asalkan sumber dana beasiswa berbeda dengan KIP Kuliah (APBN), kecuali jika ada ketentuan lain di kontrak beasiswa selain KIP Kuliah.

Q : Saya penerima KIP Kuliah, apakah boleh menikah?

A : Pada prinsipnya hal menikah tidak diatur oleh kami, namun pada saat menikah kewajiban pembiayaan Anda tentu sudah beralih ke suami Anda. Yang mana kami melihat bisa jadi status Anda sudah tidak termasuk “tidak mampu” karena ada dukungan pembiayaan dari suami. Dalam hal ternyata ada pemberhentian, tidak ada sanksi khusus yang diatur dalam buku pedoman, kecuali memang jika ada kontrak belajar dengan PT.

Perlu juga kami sampaikan bahwa penghentian bantuan hanya diperkenankan untuk mahasiswa yang ternyata terbukti tidak layak. Misal dalam satu kasus ada salah satu penerima yang membeli barang mewah dalam tahun-tahun terakhir ini. Dalam kasus itu akan dikirimkan tim verifikasi untuk memastikan kelayakan penerima yang bersangkutan. Intinya jika Anda layak jangan khawatir akan dihentikan.

Mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat mengajukan beasiswa lainnya asalkan sumber dana beasiswa berbeda dengan KIP Kuliah (APBN), kecuali jika ada ketentuan lain di kontrak beasiswa selain KIP Kuliah.

Q : Bagaimana penghentian bantuan sementara karena cuti?

A : Cuti karena sakit atau alasan lain sesuai peraturan perguruan tinggi diperkenankan dan hal ini tidak akan menambah durasi maksimal pemberian bantuan. Penerima KIP-Kuliah dengan status cuti dapat ditetapkan dengan ketentuan biaya yang disalurkan hanya biaya penyelenggaraan pendidikan.

FAQ Seputar Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah 2022 selengkapnya dapat dibaca pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan