Fakta Unik Tentang Kecoak, Serangga Yang Tahan Radiasi Nuklir

Fakta Unik Tentang Kecoak, Serangga Yang Tahan Radiasi Nuklir 

Amongguru.com. Kecoak adalah serangga yang mampu beradaptasi di berbagai tempat. Karena kemampuana dalam beradaptasi inilah, kita sering dikejutkan dengan kehadirannya, misalnya di kamar mandi, dapur, maupun di kamar tidur.

Hewan ini sering dikaitkan dengan resiko kesehatan jika kita berinteraksi secara langsung. Jika dibunuh, cacing yang berada dalam tubuh kecoak akan dapat berpindah ke tubuh manusia. Selain itu, kecoak juga terkenal sebagai hewan yang tahan banting.

Berikut ini adalah beberapa fakta unik tentang kecoak lainnya untuk Anda ketahui, dihimpun dari berbagai sumber.

1. Tahan terhadap radiasi nuklir

Kecoak merupakan hewan yang memiliki kemampuan luar biasa dalam hal ketahanan tubuhnya terhadap paparan radiasi nuklir. Kecoak mampu tahan 10 kali lipat radiasi biasa yang dapat membunuh manusia.

Tidak seperti manusia yang sel-selnya akan bereaksi begitu terkena radiasi, maka kecoak melakukan pembelahan sel hanya saat molting. Hal inilah yang membuat kecoak dapat tahan terhadap radiasi nuklir.

2. Kecoak mampu hidup tanpa makan dalam waktu lama

Kecoak diketahui mampu untuk bertahan hidup tanpa makan apa pun hampir selama satu bulan. Kecoak merupakan hewan berdarah dingin, sehingga memiliki kemampuan dalam mencerna makanan jauh lebih sedikit.

3. Kecoak hidup ratusan juta tahun yang lalu

Kecoak sudah ada sejak jaman carboniferus sekitar 280 juta tahun yang lalu. Dengan demikian, terbukti bahwa kecoak merupakan hewan yang tahan banting bahkan dalam seleksi alam yang ketat sekalipun.

Kecoak mampu hidup dalam cuaca yang ekstrim, terutama dingin, sehingga kecoak akan mampu hidup di antartika sekali pun.

4. Kecoak mampu hidup tanpa kepala

Meskipun kepala sudah putus, kecoak ternyata masih mampu bertahan hidup selama hampir satu minggu lamanya. Hal ini disebabkan karena masing-masing anggota tubuh kecoak memiliki sistem yang independen.

Meskipun kepalanya putus, ketika trakea mereka masih berfungsi untuk bernafas begitu pula dengan sistem pencernaannya, maka kecoak bisa tetap hidup.

5. Spesies kecoak tersebar banyak di seluruh dunia

Terdapat lebih dari 4.000 spesies kecoak yang tersebar di seluruh belahan dunia. Spesies kecoak tersebut beragam, baik dari ukuran hingga corak warnanya. Kecoak juga dibedakan antara yang dapat terbang maupun tidak.

6. Sekitar 75% waktu kecoak untuk beristirahat

Seperti makhluk hidup lainnya, regenerasi sel-sel kecoak tubuh dilakukan saat istirahat. Kecoak akan menghabiskan 75% dari waktunya untuk beristirahat. Baca juga : Fakta Unik dan Menarik Tentang Kumbang Yang Wajib Anda Baca. 

7. Kecoak memiliki kecepatan lari yang luar biasa

Kecoak dewasa akan mampu berjalan dengan kecepatan 4 km per jam. Bahkan kecoak yang masih bayi juga memiliki kecepatan berjalan yang hampir sama dengan kecoak dewasa.

8. Kecoak berkembang biak dengan cepat 

Kecoak mempunyai siklus hidup sekitar 100 hari dan mampu bertahan hidup dalam waktu 6 bulan. Akan tetapi, induk kecoak mampu memproduksi 6 sampai 8 butir telur selama 6 bulan dan telur-telur tersebut akan menghasilkan 180 hingga 320 anakan kecoak baru.

Dengan demikian tidak heran jika populasi kecoak akan lebih besar perkembangannya dibandingkan populasi manusia.

9. Kecoak memiliki detektor rasa takut

Kecoak memiliki semacam detektor atau radar yang mampu mendeteksi rasa takut dari orang-orang di sekitarnya.

Kemampuan ini disebabkan karena dalam tubuhnya terdapat sistem saraf dan sistem motorik. Sistem dalam tubuhnya sendiri memiliki kecepatan reaksi yang sangat cepat. Uniknya, kecoak malah akan mendekati objek yang merasa takut padanya.

10. Kecoak akan mati jika telentang

Meskipun tahan terhadap radiasi nuklir, nyatanya kecoak malah akan mati dengan cara sepele, yaitu ketika telentang.

Pada saat posisi tubuhnya terbalik atau telentang, kecoak akan kesulitan membalikkan tubuhnya dan mengalami kekejangan otot. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk membunuh kecoak.

11. Kecoak mampu bereaksi cepat terhadap bahaya

Kecoak memiliki sistem yang independen pada masing-masing bagian tubuhnya. Hal inilah yang membuat kecoak memiliki gerak refleksi yang luar biasa cepat.

Pada saat terancam bahaya, maka kecoak akan dengan sigap bergerak menghindar. Ketika salah satu bagian tubuhnya putus, kecoak akan selalu bisa selamat karena sistem tubuhnya yang independen, sehingga anggota tubuhnya tidak bergantung satu dengan lainnya.

12. Kecoak menjadi penyebab global warming

Berdasarkan penelitian, setiap 15 menit sekali kecoak akan mengeluarkan gas metana. Hal ini berarti dalam satu jam kecoak akan mengeluarkan gas metana sekitar 96 kali dalam sehari.

Karena jumlah kecoak yang sangat banyak ini, maka jika dipersentase, mereka mewakili sekitar 20% gas metana yang ada di bumi. Gas metana merupakan salah satu gas penyebab terjadinya pemanasan global atau global warming.

Baca juga : Fakta Unik dan Menarik Seputar 5 Virus Paling Mematikan Di Dunia.

Demikian ulasan mengenai Fakta Unik Tentang Kecoak, Serangga Yang Tahan Radiasi Nuklir . Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan