Fakta Unik dan Menarik Seputar Peristiwa Bersin yang Wajib Anda Tahu

Fakta Unik dan Menarik Seputar Peristiwa Bersin yang Wajib Anda Tahu

Amongguru.com. Bersin adalah hal yang terjadi secara alami setiap saat pada manusia. Setiap orang akan mengalami reaksi alami tubuh yang dinamakan dengan bersin ini.

Bersin merupakan bentuk respon tubuh yang bertujuan untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Bersin sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk mengusir bakteri dan kuman yang masuk ke area pernapasan.

Fakta Unik dan Menarik Seputar Peristiwa Bersin yang Wajib Anda Tahu
Fakta Unik dan Menarik Seputar Peristiwa Bersin yang Wajib Anda Tahu

Bersin akan membuat rongga hidung bersih dari benda-benda asing yang menempel. Beberapa faktor pemicu terjadinya bersin, antara lain hidung gatal, alergi, atau bau makanan yang menyengat. Akan tetapi, bersin dipicu oleh hal yang sama,yakni refleks tubuh karena reaksi tubuh terhadap berbagai hal penyebab bersin tersebut.

Ketika faktor pemicu bersin tersebut masuk ke dalam hidung, maka otak akan menerima sinyal dan memerintahkan tubuh untuk menyingkirkan benda asing tersebut. Tubuh akan bereaksi dengan cara menarik napas panjang dan menahannya, sehingga otot-otot dada mengencang.

Tekanan ini secara tidak sadar akan membuat lidah menempel ke bagian atas mulut, selanjutnya udara keluar dengan cepat dari hidung bersamaan dengan kita melepaskan napas. Inilah proses terjadinya bersin.

Berikut ini beberapa fakta unik dan menarik seputar peristiwa bersin yang wajib Anda tahu yang dihimpun dari berbagai sumber.

1.  Kecepatan bersin setara dengan mobil yang melaju kencang

Udara yang terhembus ketika kita mengalami bersin mempunyai kecepatan hingga 160 km/jam setara dengan mobil yang melaju kencang.

Karena kecepatannya inilah, ketika kita bersin maka lendir atau benda-benda asing yang ada di mulut dan hidung akan keluar dengan sangat cepat pula. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa semakin besar tubuh seseorang, akan semakin tinggi kecepatan bersinnya.

2. Semburan udara dan butiran air saat bersin mencapai 9 meter

Seseorang yang bersin akan sanggup melontarkan sekitar 40.000 butir air yang berisi ratusan ribu kuman dalam sekali bersin. Ketika bersin maka tubuh akan mengeluarkan 100.000 kuman atau bakteri ke udara.

Semburan udara dan butiran air yang membawa kuman dan bakteri pada saat kita bersin, dapat meluncur hingga jarak 9 meter. Itulah sebabnya, kita dianjurkan untuk menutup mulut ketika bersin agar paparan kuman tidak menyebar kemana-mana.

3. Bersin adalah cara tubuh untuk me-restart hidung

Bersin diibaratkan seperti pada saat melakukan reboot untuk hanphone dan laptop. Hidung juga membutuhkan suatu mekanisme penyegaran ketika lelah bertugas sebagai organ pernapasan.

Partikel yang terhirup dan terperangkap di dalam hidung akan keluar pada saat bersin, saluran pernapasan seolah diatur ulang dan kembali segar. Bersin membantu dalam menjaga kekebalan tubuh manusia agar tetap sehat. Bersin melindungi tubuh dengan membersihkan hidung dari bakteri atau virus yang keluar bersama dengan air liur dan lendir.

4. Detak jantung akan melambat ketika bersin

Saat ada yang terasa menggelitik di hidung, secara refleks kita akan mengambil napas dalam-dalam dan menahannya.

Tarikan napas yang dalam-dalam ini akan mengencangkan otot-otot dada serta meningkatkan tekanan di paru-paru. Hal tersebut mengakibatkan tekanan darah jadi turun dan detak jantung meningkat selama sesaat.

Pada saat mengeluarkan semua udara tersebut saat bersin, tekanan darah kita kembali normal dan detak jantung melambat. Penurunan secara tiba-tiba tersebut dapat membuat jantung seperti berhenti berdetak untuk sesaat.

Pada masa kita bersin, secara refleks otot-otot wajah akan menegang, dan jantung kita akan berhenti berdenyut atau untuk sementara. Setelah selesai bersin, maka jantung kita akan berdegub kembali.

5. Saat tidur, kita tidak akan bersin

Pada saat tidur, sebenarnya selaput lendur di hidung akan membengkak, yang seharusnya bisa saja membuat kita lebih sensitif terhadap partikel debu, sehingga mudah terpancing untuk bersin.

Akan tetapi ketika kita sedang tidur, otot mata dan otot hidung akan lumpuh untuk sementara waktu. Hal ini menjadikan kita dapat tidur dengan nyaman, tanpa diganggu oleh adanya bersin.

6. Bersin bisa berturut-turut dan lebih dari sekali

Anda mungkin pernah mengalami bersin yang berturut-turut dalam satu waktu. Bersin merupakan respon tubuh yang bertujuan mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam hidung,

Supaya rongga hidung benar-benar bersih dari benda asing yang menempel, maka bersin dapat terjadi berulang kali dalam satu waktu.

7. Ketika bersin, secara refleks mata akan menutup

Pada saat bersin, maka secara otomatis mata kita akan menutup. Gerak menutupnya mata adalah reflek yang diperintahkan otak untuk melakukan kontraksi otot di kelopak mata agar kelopak mata tertutup.

Saraf-saraf di hidung terhubung ke saraf di mata, sehingga ketika ada rangsangan yang menyebabkan bersin, mata akan otomatis berkedip dan menutup. Gerak menutupnya mata secara refleks ini berguna untuk melindungi mata dari partikel yang keluar dari hidung dan mulut pada saat kita bersin.

8. Bersin dapat diakibatkan karena sinar matahari

Beberapa orang dapat tiba-tiba bersin akibat terkena sinar matahari atau cahaya lain yang menyilaukan. Istilah untuk kondisi terpancing bersin ketika melihat cahaya matahari adalah autosomal dominant compulsive helio-ophthalmic outbursts of sneezing.

Para pakar menduga bahwa kondisi ini dialami oleh 10-35 persen dari populasi manusia. Akan tetapi, kondisi ini tidak dianggap berbahaya dan penyebab pastinya belum dapat diketahui.

Sejumlah ilmuwan berpendapat bahwa kondisi ini merupakan kelainan dalam sistem saraf parasimpatis. Ada juga yang berpendapat bahwa ini adalah sifat yang tersisa dari proses evolusi manusia.

9. Bekerja berat dapat memicu bersin

Bekerja berat sehari penuh dapat memicu terjadinya bersin. Setelah bekerja berat, maka mulut dan hidung kita dalam keadaan kering, sehingga hidung akan memproduksi lendir berlebih yang dapat menyebabkan bersin.

10. Menahan bersin dapat menyebabkan kerusakan gendang telinga

Bersin harus dikeluarkan dan tidak boleh ditahan. Menahan tekanan bersin dapat menyebabkan tubuh harus mengatasi perubahan akibat tekanan kuat yang masuk kembali ke dalam saluran pernapasan.

Tekanan ini bisa saja menyebabkan kerusakan pada gendang telinga dan risiko pecah pembuluh nadi di kepala dan leher. Bersin yang ditahan akan memaksa bakteri masuk kembali ke dalam rongga hidung dan kanal telinga, sehingga dapat menimbulkan infeksi bagi tubuh.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Fakta Unik dan Menarik Seputar Peristiwa Bersin yang Wajib Anda Tahu. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan