Fakta Unik dan Menarik Seputar Laba-laba yang Perlu Anda Ketahui

Fakta Unik dan Menarik Seputar Laba-laba yang Perlu Anda Ketahui

Amongguru.com. Laba-laba merupakan hewan berbuku-buku (Arthropoda) yang termasuk dalam kelompok kelas Arachnida. Laba-laba memiliki rangka tubuh di luar (eksoskeleton) dan tersegmentasi dengan tubuh serta kaki yang bersendi.

Ciri-ciri fisik laba-laba, yaitu tubuhnya terdiri atas tiga bagian, yaitu abdomen (perut), thorax (dada), dan kepala. Bagian kepala dan thorax laba-laba menyatu menjadi satu bagian yang disebut sebagai cephalothorax. Cephalothorax laba-laba pada umumnya dilindungi bagian yang sangat keras yang bernama carapace.

Hewan ini memiliki jumlah kaki empat pasang, tidak bersayap, tidak memiliki mulut pengunyah, dan juga mempunyai 8 buah mata yang sederhana.

Terdapat sekitar 30.000 jenis laba-laba yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Laba-laba menghasilkan sutera untuk dijadikan jaring, perangkap, dan melindungi telur-telur mereka dari predator.

Fakta Unik dan Menarik Seputar Laba-laba yang Perlu Anda Ketahui

Untuk lebih mengenal tentang hewan tersebut, berikut ini rangkuman fakta unik dan menarik seputar laba-laba yang perlu Anda ketahui.

  • Jaring laba-laba adalah perangkap sekaligus rumah bagi mereka. Terdapat tiga jenis jaring laba-laba, yaitu jenis kuat dan tegang, jenis kendur dan spiral, dan jenis benang sebagai kerangka jaring. Jenis kuat dan tegang adalah benang jaring yang mengarah ke bagian luar, jenis kendur berbentuk sprial yang merupakan bagian terlengket. Sedangkan jenis benang merupakan kerangka dari jaring di bagian luar jaring.

  • Semua jenis laba-laba adalah hewan karnivora. Mereka akan memakan serangga dengan bantuan perangkap jaring yang mereka buat. Laba-laba sangat ahli untuk membuat sebuah perangkap, laba-laba tidak akan menunggu makanannya terperangkap di jaringnya, akan tapi laba-laba menjadikan jaringnya bergerak.
  • Laba-laba mempunyai mata yang sangat tajam yang mampu untuk melihat setiap gerakan bahkan gerakan yang paling lemah. Itulah sebabnya, mangsanya selalu tidak pernah selamat dari sergapan dan sengatan laba-laba.

  • Cara kerja racun laba-laba adalah dengan efek primer atau melumpuhkan mangsanya terlebih dahulu kemudian baru efek sekunder atau mematikan. Setelah dipastikan mangsanya tidak bergerak, laba-laba selanjutnya membungkus hasil buruannya dengan jerat khusus yang sudah dibuat.
  • Pada umumnya, laba-laba jantan selalu mempunyai ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan ukuran laba-laba betina. Laba-laba jantan juga mempunyai tubu yang lebih berwarna serta waktu hidup lebih pendek.

  • Menurut catatan para ilmuwan, jaring laba-laba disebutkan memiliki kekuatan lebih besar daripada baja. Bahkan, konon katanya laba-laba mampu membangun sebuah jaring yang sangat kuat untuk menghentikan laju pesawat. Benang dari laba-laba mempunyai kekuatan lima kali lipat lebih kuat dari serat yang dimiliki baja dengan tingkat ketebalan yang hampir sama. Benang tersebut mempunyai ketegangan 150.000 kg tiap meter persegi.

  • Bayi laba-laba mempunya kemampuan kamuflase. Kemampuan kamuflase ini bermanfaat untuk melindungi mereka dari serangan musuh. Tubuh bayi laba-laba hampir tidak berwarna, sehingga tidak dapat diketahui oleh pemangsanya.

  • Laba-laba memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem, terutama dalam mengendalikan populasi serangga. Mereka akan memakan serangga, membantu penyerbukan tanaman, dan mendaur ulang hewan serta tumbuhan yang telah mati.
  • Laba-laba memiliki  racun yang bersifat nekrotoksin dan neurotoksin. Nekrotoksin artinya bereaksi pada darah dan ginjal, sehingga ada laba-laba yang gigitannya mampu menyebabkan sel darah merah pecah. Sedangkan neurotoksin bereaksi pada gangguan implus syaraf yang menjalar. Sifat neurotoksin menyebabkan racun menghambat kerja neuron yang memberi efek mangsa tidak mampu bergerak.

  • Laba-laba sebenarnya bukan termasuk jenis hewan yang senang menggigit atau menyerang, kecuali apabila keberadaan mereka diganggu. Laba-laba akan melakukan penyerangan dengan mengeluarkan sengatannya jika dalam keadaan terancam.
  • Laba-laba terbesardi dunia adalah Goliath Birdeater yang memiliki rentang kaki sepanjang 28 cm. Sedangkan laba-laba terkecil di dunia bernama Patu Digua dengan kuran tubuhnya yang hanya 0,37 mm.
  • Usia hidup laba-laba rata-rata hanya satu tahun. Ada juga yang dapat bertahan hidup sampai dengan 3 – 4 tahun. Laba-laba yang mampu bertahan hidup paling lama adalah tarantula, mencapai usia 25 tahun.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan tentang Fakta Unik dan Menarik Seputar Laba-laba yang Perlu Anda Ketahui. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan