Fakta Unik dan Menarik Seputar Banteng, Hewan Kerabat Dekat Sapi

Fakta Unik dan Menarik Seputar Banteng, Hewan Kerabat Dekat Sapi

Amongguru.com. Banteng (Bos javanicus) merupakan hewan yang memiliki kekerabatan paling dekat dengan sapi. Banteng bahkan sulit dibedakan dengan sapi, karena memiliki banyak persamaan, baik perilaku maupun cara hidupnya.

Banteng banyak dijumpai pada hampir seluruh wilayah Asia Tenggara, ntara lain Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Terdapat enam jenis banteng yang tersebar di dunia, yaitu  banteng jenis bos gaurus, banteng jenis bos Frontalis, banteng jenis bos javanicus, banteng jenis bos palaesondaicus, banteng jenis bos sauveli, dan banteng jenis grunniesans.

Untuk lebih mengenal hewan bertanduk ini, berikut fakta unik dan menarik seputar banteng, hewan kerabat dekat sapi.

  • Banteng merupakan salah satu hewan yang endangered (terancam punah). Populasi banteng semakin tahun semakin mengalami penurunan. Populasi banteng seluruh dunia tidak lebih dari 8000 ekor, bahkan diperkirakan hanya sekitar 5000 ekor.
  • Tinggi banteng hampir sama dengan tinggi sapi, yaitu sekitar 160 cm dengan panjang tubuh antara 190 cm sampai dengan  225 cm. Banteng dewasa memiliki bobot 600  – 800 kilogram.
  • Banteng jantan dan betina dapat dibedakan dari warna kulit dan bobotnya. Kulit banteng jantan dengan banteng betina memiliki sedikit perbedaan. Kulit banteng betina lebih banyak berwarna coklat kemerahan dengan punuk dan tanduk yang mengarah ke bawah. Berat tubuh banteng dewasa juga  lebih besar daripada banteng betina.

  • Banteng menggunakan tanduknya untuk menyeruduk sebagai cara bertahan ketika ada yang dianggap mengganggunya. Panjang tanduk banteng sekitar 60 cm sampai 75 cm.
  • Banteng muda biasanya lebih memilih hidup sendirian, sedangkan untuk banteng dewasa lebih cenderung hidup secara berkelompok.
  • Banteng  mampu bertahan hidup hingga mencapai usia 20 tahun dengan sistem adaptasi yang baik. Banteng adalah hewan yang mampu hidup di wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi pada ketinggian 2.100 mdpl.

  • Banteng merupakan  hewan yang mampu beraktivitas di siang hari (diurnal) maupun pada malam hari (nokturnal). Ketika banteng hidup berdampingan dengan manusia, mak akan cenderung beraktivitas di malam hari.
  • Banteng juga memiliki empat jenis lambung yang membantu pencernaan makanan. Ketik sedang mencerna rumput, organ tubuh banteng mengeluarkan enzim selulase yang bermanfaat untuk menghaluskan rumput agar mudah dicerna oleh tubuh.

  • Banteng memiliki kebiasaan berkubang di lumpur pada sat suhu udara di lingkungan terasa panas. Kebiasaan berkubng ini bertujuan agar kulit banteng tetap hangat dan tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.
  • Starbuck adalah nama banteng yang melegenda. Banteng ini lahir pada tahun 1979 dengan berat 1.170 kilogram. Starbuck dianggap hewan yang sangat tampan dan merupakan spesimen terbaik, sehingga spermanya terjual sampai dengan 25 juta dolar dalam beberapa tahun.

Fakta Unik dan Menarik Seputar Banteng, Hewan Kerabat Dekat Sapi

  • Banteng memiliki penyakit buta parsial yang menyebabkan hewan tersebut tidak bisa melihat warna atau buta warna. Hal yang membuat banteng marah adalah bukan warna merah, akan tetapi gerakan provokasi dari matador dalam sirkus. Karena matador sering menggunakan kain merah sebagai alat untuk melawan banteng, maka dianggap warna merah tersebut yang membuat banteng mengamuk.

Baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan tentang Fakta Unik dan Menarik Seputar Banteng, Hewan Kerabat Dekat Sapi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan