Fakta Unik dan Menarik Cheetah Hewan Pelari Tercepat di Dunia

Amongguru.com. Fakta Unik dan Menarik Cheetah Hewan Pelari Tercepat di Dunia.

Cheetah (Acinonyx jubatus) termasuk dalam keluarga kucing (Felidae), dikenal sebagai hewan pelari tercepat di dunia. Cheetah mampu berlari dengan kecepatan 110 km/jam. Untuk jarak 460 meter, cheetah mampu berlari hanya dalam waktu 3,5 detik dengan akselerasi 0-100 km/jam.

Hewan ini biasanya tinggal di daerah padang rumut Afrika Timur dan Afrike Selatan , serta sebagian keci di negara Iran. Cheeteh identik dengan tubuh langsing, dada dalam, bulu tutul, garis-garis hitam pada mata, kaki kurus panjang, dan ekor yang panjang.

Cheetah memiliki tubuh ringan dan ramping yang membantunya untuk merlari dengan cepat. Tinggi Cheetah dapat mencapai 70 – 90 cm dengan berat 21 – 72 kg. Tubuh cheetah ini lebih tinggi daripada macan tutul, akan tetapi lebih pendek dari singa.

Berikut ini beberapa fakta unik dan menarik cheetah hewan pelari tercepat di dunia yang perlu Anda ketahui.

  • Cheetah hanya mampu mempertahankan kemampuannya berlari dengan cepat selama sekitar setengah menit pada jarak 200 – 300 meter, sebelum akhirnya kehabisan tenaga. Karena keterbatasan ini, maka cheetah akan berusaha mendapatkan mangsanya secepat mungkin. Mangsa yang sering diincar adalah kijang, kelinci, dan rusa.

Fakta Unik dan Menarik Cheetah Hewan Pelari Tercepat di Dunia

  • Cheetah mempunyai strategi memangsa yang cerdas dan unik. Sebelum memulai serangan, cheetah akan bersembunyi di balik .rerumputan yang tinggi. Ekor cheetah digunakan untuk kendali dan menjaga keseimbangan saat berlari menikung. Cakar digunakan untuk mencengkeram tanah dengan kuat. Setelah target tertangkap, cheetah akan menggunakan kaki depannya untuk menjatuhkan mangsa dan mencekiknya dengan giginya yang tajam sampai mangsa mati.

  • Cheetah dan macan tutul memiliki corak bulu yang sama. Hal yang membedakan adalah cheetah memiliki anda warna hitam yang mengalir dari sudut mata menuju sisi hidung dan mulutnya. Cheetah juga memiliki tubuh lebih kceil dengan kepala lebih datar. Cheetah tidak bisa memanjat pohon seperti halnya macan tutul.

  • Cheetah betina melahirkan tiga sampai delapan anak dalam satu kali proses melahirkan. Pada minggu-minggu pertama, induk cheetah akan memindahkan anaknya dari sarang dan menyembunyikan di tempat yang aman dari serangan predator selama mereka berburu. Anak-anak cheetah akan mulai mengikuti ibunya setelah usia 6 minggu dan setelah anak cheetah berusia setengah tahun, akan ditinggalkan oleh ibunya agar dapat berkembang.

  • Cheetah betina cenderung hidup dalam sebuah kelompok (soliter) beserta dengan anak-anak mereka. Betina dewasa hanya akan bertemu dengan cheetah jantan pada saat kawin.

  • Cheetah mampu bertahan hidup sampai dua belas tahun di alam liar, sedangkan di penangkaran mereka bisa hidup hingga dua puluh tahun lamanya.

  • Cheetah memiliki beberapa karakter suara yang berbeda untuk kondisi yang berbeda-beda.
    1. Mendengkur, digunakan ketika mereka merasa nyaman, biasanya pada saat induk cheetah bersama dengan anaknya.
    2. Kicauan, digunakan ketika cheetah mencoba untuk menemukan anggota cheetah yang lain.
    3. Gagap, digunakan menyapa cheetah lain atau mengundang lawan jenis untuk kawin.
    4. Menggeram, digunakan ketika cheetah merasa dalam keadaan bahaya.
    5. Melolong, yaitu suara yang lebih tinggi dari menggeram, sering terdengar ketika cheetah merasakan bahaya yang meningkat.

Baca juga artikel terkait berikut.

Demikian ulasan mengenai Fakta Unik dan Menarik Cheetah Hewan Pelari Tercepat di Dunia Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan