Fakta Unik Cacing Pipih, Mampu Melakukan Fragmentasi Tubuh

Fakta Unik Cacing Pipih, Mampu Melakukan Fragmentasi Tubuh

Amongguru.com. Cacing pipih, sesuai dengan namanya, memiliki tubuh yang berbentuk pipih dan tidak bersegmen, sehingga batas antara kepala, dada, dan perut tidak jelas.

Cacing pipih sebenarnya memiliki organ tubuh, otak, sistem pencernaan, dan juga sistem ekskresi, akan tetapi tidak sempurna.

Tubuh cacing pipih tersusun atas tiga lapisan embrionik (triploblastik), yaitu endoderm, ektoderm, dan mesoderm.

Selain triploblastik, cacing pipih juga tidak memiliki rongga atau sebut dengan istilah aselomata, sehingga disebut sebagai hewan triploblastik aselomata.

Salah satu keunikan dari cacing pipih adalah kemampuannya dalam memperbanyak diri. Cacing pipih dalam melakukan perkembangbiakan akan melakukan fragmentasi, yaitu dengan memutuskan bagian tubuhnya menjadi individu baru.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan cacing pipih, berikut ini beberapa fakta unik tentang cacing pipih.

1. Merupakan kelompok filum Platyhelminthes

Cacing pipih termasuk dalam filum Platyhelminthes. Platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani, platy yang artinya pipih dan helminthes yang berarti cacing.

Cacing pipih juga dimsukkan ke dalam kelompok bilateria, karena memiliki tubuh yang simetris bilateral.

2. Mulut embrio terbentuk lebih awal daripada anus

Fakta Unik Cacing Pipih, Mampu Melakukan Fragmentasi Tubuh

Cacing pipih juga dikelompokkan ke dalam Protosmia. Hal ini didasarkan pada perkembangan embrionya, dimana mulut embiro cacing pipih akan terbentuk terlebih dahulu daripada anus.

3. Pertukaran udaranya dilakukan secara difusi

Cacing pipih tidak memiliki organ pernapasan khusus, sehingga pertukuran udaranya dilakukan secara difusi antara permukaan tubuhnya dengan air.

Karena sistem pernapasannya difusi, maka sebagian besar cacing pipih memiliki tubuh mikroskopis yang berbentuk seperti pita atau bentuk lain mirip daun pipih.

4. Mudah dehidrasi

Pernafasan secara difusi yang dilakukan oleh cacing pipih menjadikan hewan tersebut mudah mengalami dehidrasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, cacing pipih selalu hidup di habitat air atau daratan yang lembab.

5. Merupakan hewan hermaprodit

Cacing pipih termasuk dalam hermaprodit, karena memiliki organ reproduksi jantan dan betina dalam satu tubuh.

Meskipun memiliki dua alat kelamin dalam tubuhnya, perkembangbiakan seksual cacing pipih tetap dilakukan antara dua individu melalui fertilisasi internal.

6. Memutuskan bagian tubuh untuk membentuk individu baru

Fragmentasi adalah ciri khas perkembangbiakan vegetatif cacing pipih. Fragmentasi adalah cara berkembang biak pada hewan dengan teknik memutuskan bagian tubuhnya atau memotong tubuhnya untuk membentuk organisme baru.

Baca : Fakta Unik Cacing Pita, Parasit yang Menyerang Usus Manusia

Pada saat individu cacing pipih dipotong menjadi dua bagian atau lebih, maka potongan-potongan itu dapat menjadi individu baru.

7. Sangat sensitif terhadap cahaya

Sebagian besar cacing pipih tergolong sensitif terhadap cahaya. Planaria adalah contoh cacing pipih yang selau berlindung di bawah bebatuan. Selain itu ada Bipalium yang hidupnya di balik lumut lembab.

8. Sisa makanan dibuang melalui mulut

Karena tidak memiliki anus, pembuangan sisa makanan pada cacing pipih dilakukan melalui mulutnya.

Baca : Fakta tentang Cacing Parasit Anisakis sp pada Ikan Sarden

Cacing pipih tidak memiliki sistem transportasi, karena makanan diedarkan melalui sistem fastrovaskuler.

Demikian beberapa fakta unik cacing pipih. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan