Fakta Mengenai Penderita Diabetes Beresiko Mengalami Tuli

Fakta Mengenai Penderita Diabetes Beresiko Mengalami Tuli

Amongguru. Fakta Mengenai Penderita Diabetes Beresiko Mengalami Tuli.

Diabetes adalah penyakit kronis dengan berbagai efek yang mengerikan pada tubuh. Salah satu dari efek tersebut adalah resiko mengalami tuli akibat kerusakan pada saraf pendengaran.

Penyakit diabetes dan gangguang pendengaran ternyata memiliki hubungan yang cukup dekat. Penderita diabetes memiliki resiko penurunan fungsi pendengaran. Resiko tuli pada penderita diabetes mencapai 55 % lebih tinggi daripada orang normal.

Penelitian Srinives menunjukkan pasien diabetes dengan kadar gula per 3 bulan (HbA1C) lebih besar daripada 8%, dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun, prevalensi tuli sarafnya mencapai 85%.

Kadar gula darah (glukosa) yang tinggi dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, akibatnya ujung-ujung saraf termasuk saraf pendengaran juga akan mengalami rusak.

Gangguan sirkulasi darah membuat bagian koklea pada telinga dalam kekurangan oksigen, yan akhirnya menimbulkan kerusakan permanen pada saraf-saraf pendengaran di telinga dalam.

Penderita diabetes yang mengalami hal tersebut akan tuli secara mendadak. Gangguan pendengaran ini akan sulit sembuh dengan sempurna pada penderita diabetes, mengingat diabetes merupakan penyakit yang bersifat degeneratif progresif (menyebabkan kerusakan terus menerus dan bertambah parah).

Apabila serangannya masih kurang dari dua minggu dan langsung dilakukan pengobatan, maka angka kesembuhannya dapat mencapai 50 % meskipun tidak dapat sembuh secara total.

 Fakta Mengenai Penderita Diabetes Beresiko Mengalami Tuli.

Selain mengalami tuli mendadak, penderita diabetes juga beresiko terkena tinitus (suara berdenging dari dalam telinga). Tinitus pada penderita diabetes disebabkan karena kurangnya oksigen yang masuk ke telinga bagian dalam.

Tinitus tidak bisa didiremehkan karena dampaknya dapat menimbulkan depresi. Pada skala ringan, bising yang timbuk tidak terlalu kuat sehingga tidak mengganggu. Akan tetapi, pada skala yang berat, suara bising tersebut dapat mengganggu dan akan menurunkan kualitas hidup seseorang.

Baca juga :

Demikian ulasan Fakta Mengenai Penderita Diabetes Beresiko Mengalami Tuli. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan