Fakta Ilmiah dan Unik Seputar Tanaman Cocor Bebek Untuk Anda Ketahui

Fakta Ilmiah dan Unik Seputar Tanaman Cocor Bebek Untuk Anda Ketahui

Amongguru.com. Tanaman Cocor Bebek (Kalanchoe blossfeldiana) merupakan salah satu tanaman yang banyak menghiasi teras rumah penduduk Indonesia.

Penanamannya yang mudah dan iklim yang cocok untuk tumbuh, menjadikan Cocor Bebek dapat tumbuh subur di negara kita, meskipun tanaman ini bukan tanaman asli Indonesia.

Cocor Bebek  adalah salah satu tanaman yang dianggap mudah untuk beradaptasi. Tanaman ini dapat beradaptasi pada habitat lingkungan di perkebunan, pinggir parit, serta pinggiran sungai.

Cocor Bebek adalah tanaman sukulen (banyak mengandung air) yang berasal dari Madagaskar. Cocor bebek menjadi tanaman yang umum di daerah yang beriklim tropis, seperti Asia, Australia, Selandia Baru, India Barat, Hawai, dan Indonesia.

Fakta Ilmiah dan Unik Seputar Tanaman Cocor Bebek Untuk Anda Ketahui
Fakta Ilmiah dan Unik Seputar Tanaman Cocor Bebek Untuk Anda Ketahui

Tanaman ini ada yang daunnya berwarna hijau, kuning, biru, abu-abu, dan merah tergantung dari jenisnya, bahkan ada yang seperti berbulu. Ujung daun Cocor Bebek biasanya bergerigi, akan tetapi ada juga yang tidak.

Morfologi Tanaman Cocor Bebek

Tanaman Cocor Bebek memiliki batang yang tegak dan sedikit lunak, memiliki pangkal kayu berbentuk segi empat tumpul atau sedikit membulat. Cocor bebek dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter hingga satu meter.

Karena tidak terlalu tinggi, ditambah bunganya yang cantik dan berwarna-warni, menjadikan Cocor Bebek cocok untuk dijadikan tanaman hias dalam pot.

Tanaman Cocor Bebek memiliki daun yang lebat banyak di dalam satu pohonnya. Daunnya tanaman ini cukup tebal, berdaging, dan mengandung banyak air.

Daun Cocor Bebek berwarna hijau muda, tapi ada juga yang berwarna abu-abu. Daun ini memiliki bentuk yang bulat memanjang atau bentuknya seperti bulat telur. Ukuran panjang daun tanaman cocor bebek berkisar antara 5 – 20 cm dan lebar daun yang mencapai 2,5 – 15 sentimeter.

Bunga Cocor Bebek termasuk ke dalam bunga majemuk. Bunga majemuk adalah sekelompok kuntum bunga yang terangkai pada satu ibu tangkai bunga atau pada suatu susunan tangkai-tangkai bunga yang lebih rumit.

Rangkaian bunga majemuk sangat bervariasi, baik pada pola-pola dan kerapatan tangkai bunganya, kelengkapan bagian-bagian pendukungnya, dan kedudukan bunga pada tangkainya.  Bunga Cocor Bebek dapat tumbuh pada batangnya dan di atas dedaunannya.

Keunikan Cocor Bebek adalah pada cara perkembangbiakannya, yaitu secara vegetatif dengan stek daun. Pemilihan daun untuk stek pada cara menanam Cocor Bebek yang dapat digunakan adalah yang berumur tua.

Letakkan daun Cocor Bebek yang sudah tua tersebut di tanah. Anda dapat sedikit menekan daun tersebut ke dalam tanah agar tidak terbang ketika terkena angin, maka akan tumbuh individu Cocor Bebek baru..

Jenis-jenis Tanaman Cocor Bebek

  • Cocor Bebek mini (Kalanchoe Tomentosa)

Jenis ini sering disebut juga Panda Plant. Jenis cocor bebek mini ini memiliki daya tarik pada daunnya yang bentuknya bulat oval, tebal, dan permukaannya ditutupi oleh bulu-bulu halus putih.

Pada bagian tepi daunnya terdapat garis dengan warna coklat. Tinggi tanaman Cocor Bebek jenis ini hanya dapat mencapai 30 sentimeter. Pada jenis Cocor Bebek ini jarang sekali menghasilkan bunga.

  • Cocor Bebek besar (Kalanchoe daigremontianum)

Daya tarik pada jenis tanaman ini terletak pada daunnya yang berbentuk seperti mata tombak dan berwarna hijau. Permukaan daun pada bagian atasnya sangat mengkilat, sedangkan pada permukaan bawahnya terdapat garis-garis berwarna coklat.

Di pinggiran daunnya terdapat tunas-tunas kecil, dan jika jatuh ke tanah maka akan muncul akar, sehingga dapat membentuk tanaman Cocor Bebek yang baru.

Untuk jenis ini tingginya mencapai 40 sentimeter atau lebih dan pada umumnya memiliki batang tunggal. Kadang-kadang bisa berbunga dengan warna hijau cantik atau merah muda.

  • Cocok Bebek berbunga (Kalanchoe blossfeldiana)

Warna bunga pada Cocor Bebek ini terkesan ceria, umumnya berwarna merah menyala, tapi ada juga yang berwarna kuning, oranye, dan merah muda.

Tanaman jenis ini tingginya dapat mencapai 30 sentimeter.  Sesuai nama jenisnya, tanaman ini sangat rajin berbunga, maka tidak heran jika sangat digemari oleh masyarakat.

Manfaat Tanaman Cocor Bebek

Selain sebagai tanaman hias yang menghasilkan bunga yang indah, Cocor Bebek juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

Cocor Bebek memiliki kandungan zat kimia yang berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Beberapa kandungan zat dari Cocor bebek adalah zat asam amino, zat asam apel, asam malat, asam formiat, vitamin C, zat lendir, damar, quercetin, diarabonoside, magnesium malat, tanin, kaemferol, kalsium oksalatm dan glucoside.

Di bidang kesehatan, Cocor Bebek bermanfaat sebagai nti radang, mempercepat penyembuhan luka, mengurangi bengkak, menghentikan pendarahan, peluruh dahak, peluruh kencing, penyejuk, pembersih darah, dan pereda demam.

Berikut ini beberapa manfaat tanaman Cocor Bebek di bidang kesehatan.

  • Mengobati diare, disentri dan bab berdarah.
  • Penurun demam dan batuk.
  • Mengobati kurap, bisul, abses, dan tumor.
  • Mengobati luka bakar, luka tersiram air panas, dan pendarahan pada kulit akibat jatuh atau kecelakaan.
  • Terapi penyembuhan asam urat.
  • Mengobati penyakit wasir.
  • Membantu menyembuhkan penyakit batu ginjal.
  • Meredakan kembung karena maag.
  • Mengobati sakit telinga dan mata.
  • Membantu mengobati sakit kepala
  • Mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Mengatasi gangguan pencernaan dan kencing.
  • Mengobati penyakit kuning (hepatitis).
  • Menghilangkan bau badan.
  • Menghilangkan racun binatang.
Demikian ulasan mengenai Fakta Ilmiah dan Unik Seputar Tanaman Cocor Bebek Untuk Anda Ketahui. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan