Edaran Penyesuaian SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran Masa Pandemi

Edaran Penyesuaian SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran Masa Pandemi 

Amongguru.com. Menteri Agama Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat Edaran tersebut secara khusus ditujukan kepada :

1. Direktur Jenderal Pendidikan Islam;

2. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen;

3. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik;

4. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu;

5. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha;

6. Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu;

7. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi;

8. Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota.

Di dalam Surat Edaran disampaikan bahwa dengan mempertimbangkan membaiknya situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covif-19), perlu dilakukan penyesuaian pelaksanaan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud, perlu menetapkan Surat Edaran Menteri Agama tentang Penyesuaian Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Maksud dan Tujuan

Surat Edaran ini dimaksudkan dan bertujuan untuk mengatur penyesuaian pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ketentuan

1. Pelaksanaan Pembelajaran Tata Muka (PTM) Terbatas pada satuan pendidikan mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Keputusan Bersama 4 (empat) Menteri.

2. Orang tua/wali peserta didik diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM Terbatas atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melakukan pengawasan dan memberikan pembinaan terhadap penyelenggaraan PTM Terbatas, terutama dalam hal:

a. menyosialisasikan penyelenggaraan PTM terbatas yang aman kepada orang tua/wali peserta didik;

b. memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh satuan pendidikan;

c. pelaksanaan survei perilaku kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan surveilans epidemiologi di satuan pendidikan;

d. percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik;

e. memastikan penanganan temuan kasus konfirmasi Covid-19 di satuan pendidikan sesuai dengan Keputusan Bersama 4 (empat) Menteri; dan

f. memastikan penghentian sementara PTM Terbatas berdasarkan hasil surveilans epidemiologi sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan Bersama 4 (empat) Menteri.

4. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, dan Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu melakukan koordinasi pelaksanaan dan pengawasan Surat Edaran ini.

5. Pada saat Surat Edaran ini mulai berlaku, Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE.03 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Baca :

Surat Edaran Penyesuaian SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran Masa Pandemi  Covid-19 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

 

Unduh

Demikian Surat Edaran tentang Penyesuaian SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran Masa Pandemi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan