Edaran Mobilisasi Relawan Mahasiswa Untuk Penanganan Covid-19

Edaran Mobilisasi Relawan Mahasiswa Untuk Penanganan Covid-19

Amongguru.com. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah mengeluarkan edaran tentang Mobilisasi Relawan Mahasiswa Untuk Penanganan Covid-19.

Surat edaran tersebut bernomor 254/E/DT/2020 tertanggal 20 Maret 2020 ditandatangani oleh Ptl, Direktur Jenderal, Nizam.

Surat edaran ditujukan kepada :

1. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI)

2. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

3. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI)

4. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI)

5. Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI)

Di dalam upaya gotong-royong menangani situasi darurat nasional Covid-19, Kemdikbud bersama dengan Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit milik Perguruan Tinggi (RSPT) telah melakukan penyiagaan dan percepatan dalam upaya mitigasi dan penanganan COVID-19 untuk mendukung upaya BNPB dan Kemkes.

Mendikbud juga telah meminta bantuan Rektor Perguruan Tinggi/Direktur Politeknik Kesehatan untuk mendorong Dekan Fakultas Kedokteran/Kedokteran Gigi/Keperawatan/Kesehatan Masyarakat untuk menggerakkan mahasiswa tingkat akhir/Co-Asssistant (Co-As)/spesialis secara sukarela bergotong-royong sebagai relawan kemanusiaan guna mendukung pencegahan meluasnya COVID-19.

Fungsi relawan khususnya untuk melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), tracking, screening, hingga penanganan, sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya.

Inisiatif ini sejalan dengan Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka yang telah diluncurkan Mendikbud, dimana aktivitas relawan sama dengan kegiatan/ pekerjaan di lapangan yang dapat dikonversi menjadi bagian penilaian kinerja mahasiswa atau satuan kredit semester.

Setiap relawan akan diberikan pelatihan dan pendampingan, disiapkan alat perlindungan diri (APD) yang sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemenuhan nutrisi, dan insentif dari Kemendikbud,

Baca : Cegah Covid-19, Persuratan Kemendikbud Melalui Pos Elektronik

Relawan juga akan mendapatkan sertifikat pengabdian kepada masyarakat, serta penyetaraan pembelajaran sebagai bagian dari satuan kredit semester (sks) atau bagian dari co-as untuk mencapai kompetensi yang dapat ditetapkan oleh Perguruan Tinggi masing-masing (misal 1 bulan relawan = 3-4 sks).

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud mengharapkan dukungan dari para ketua asosiasi institusi pendidikan untuk mengoordinasikan Perguruan Tinggi di tiap wilayah untuk menjaring relawan, dan mengisi borang dalam tautan: http://bit.ly/RelawanKemdikbud.

Ketua asosiasi institusi pendidikan diharapkan dapat menjadi Koordinator program tersebut secara nasional dan dapat mengusulkan kebutuhan dana dari program mobilisasi relawan ini.

Pada penutup edaran, disampaikan bahwa Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan melalui teleconference secara reguler. Koordinasi dapat dilakukan dengan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sdr. Aris Junaidi.

Tembusan edaran disampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Sekretaris Jendral Kemdikbud.

Edaran mobilisasi relawan mahasiswa untuk penanganan Covid-19 secara lengkap dapat di unduh di sini.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan