Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP

Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP

Amongguru.com. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 

Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Provinsi dan Kepala Dinas Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 ini diterbitkan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait pelaksanaan Kurikulum  2013.

Di dalam Surat Edaran tersebut, disampaikan beberapa hal sebagai berikut.

  1. Penyusunan Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.
  2. Bahwa dari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah : tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesment), sedangkan komponen lainnya bersifat sebagai pelengkap.
  3. Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP), dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-besarnya keberhasilan belajar peserta didik.
  4. RPP yang telah dibuat tetap dapat didigunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1, 2, dan 3.

Sekilas tentang RPP

A. Pengertian dan Fungsi RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih.

RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).

RPP menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran di dalam mencapai sebuah Kompetensi Dasar (KD) yang ditetapkan dalam Kompetensi Inti (KI) dan dijabarkan dalam silabus.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) wajib dimiliki guru sebagai bagian dari perangkat mengajar.

RPP menjadi pedoman bagi guru kelas maupun guru mata pelajaran dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan.

B. Komponen RPP Berdasarkan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016

Berdasarkan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terdiri atas 13 (tiga belas) komponen, sebagai berikut.

1. Identitas sekolah, yaitu nama satuan pendidikan.

2. Identitas mata pelajaran atau tema/sub tema.

3. Kelas dan semester.

4. Materi esensial atau pokok.

5. Alokasi waktu.

6. Tujuan pembelajaran.

7. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.

8. Materi pembelajaran.

9. Metode pembelajaran.

10. Media pembelajaran.

11. Sumber belajar.

12. Langkah-langkah atau skenario pembelajaran.

13. Penilaian hasil belajar.

C. Prinsip Umum Penyusunan RPP

Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah sebagai berikut.

  1. Perbedaan individual peserta didik, antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, latar belakang budaya, norma, nilai, dan lingkungan peserta didik.
  2. Partisipasi aktif peserta didik.
  3. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inspirasi, inovasi, dan kemandirian.
  4. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
  5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut, memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remidi.
  6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara Kompetensi Dasar (KD), materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar.
  7. Mengakomodasi pembelajaran tematik terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  8. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Berikut ini hal-hal yang terkait dengan Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019

1. Dasar pertimbangan penyederhanaan RPP

Dasar pertimbangan penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci.

Akibatnya, kegiatan menulis RPP dengan sangat rinci tersebut menghabiskan waktu, yang seharusnya bisa difokuskan untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.

2. Prinsip Efisien, Efektif, dan Beorientasi pada Peserta Didik

Penyusunan RPP harus memperhatikan 3 (tiga) prinsip utama, yaitu efisien, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.

a. Efisien

Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak banyak menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

b. Efektif

Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran

c. Beorientasi pada Peserta Didik

Berorientasi pada Peserta Didik berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar peserta didik di kelas.

3. RPP bisa dibuat satu halaman

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bisa saja dibuat hanya satu halaman, asalkan sesuai dengan prinsip efektif, efisien, dan berorientasi pada peserta didik. Penyederhaan RPP tidak memerlukan persyaratan jumlah halaman.

4. Tidak ada standar baku format penulisan RPP

Tidak ada standar baku dalam penulisan RPP. Guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efektif, efisien, dan berorientasi pada peserta didik.

5. RPP lama tetap dapat digunakan

Guru tetap dapat menggunakan format RPP yang sudah dibuat sebelumnya. Guru juga dapat memodifikasi format RPP yang sudah dibuat sesuai dengan prinsip efektif, efisien, dan berorientasi pada peserta didik.

6. Jumlah komponen RPP yang disederhanakan

Terdapat tiga komponen inti pada RPP yang mengalami penyederhanaan, yaitu :

a. tujuan pembelajaran;

b. langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran; dan

c. penilaian pembelajaran (assesment).

Tujuan pembelajaran ditulis dengan merujuk pada Kurikulum 2013 dan kebutuhan belajar peserta didik. Kegiatan belajar dan assesment dalam RPP ditulis secara efisien.

Download Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP pada link berikut.

Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP (Download)

Baca : Pengertian Silabus, Fungsi, Komponen, dan Prinsip Pengembangannya

Demikian informasi mengenai Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan