Download Latihan Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019

Download Latihan Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019

Amongguru.com. Pretest PPG Dalam Jabatan merupakan tahap awal Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan sebagai upaya untuk mengetahui capaian kompetensi awal peserta PPG.

Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan meliputi soal yang terkait dengan kompetensi guru, taitu kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Profesional.

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam hal pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Indikator pengukuran kompetensi pedagogik guru berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 adalah sebagai berikut.

  • Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
  • Menguasai teori belajar dan prinsip–prinsip pembelajaran yang mendidik.
  • Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu.
  • Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik.
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.
  • Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
  • Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
  • Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
  • Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

2. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.

Indikator pengukuran kompetensi kepribadian guru berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 adalah sebagai berikut.

  • Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
  • Menunjukkan etos kerja, tanggungjawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
  • Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

3. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Indikator pengukuran kompetensi sosial guru berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 adalah sebagai berikut.

  • Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
  • Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.
  • Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

4. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya.

Indikator pengukuran kompetensi profesional guru berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 adalah sebagai berikut.

  • Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
  • Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.
  • Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
  • Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.

Hasil pretest PPG Dalam Jabatan nantinya akan digunakan sebagai pedoman pemetaan kompetensi guru untuk Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyiapkan guru-guru profesional.

Melalui Program PPG Dalam Jabatan, diharapkan akan dihasilkan guru-guru yang profesional dan memiliki kemampuan unggul untuk menghadapi pendidikan sesuai tuntutan jaman.

Baca : Dibuka Seleksi Kemampuan Akademik Program PPG Dalam Jabatan 2019

Dengan mengikuti Program Pendidikan Guru (PPG) Dalam Jabatan, guru akan dapat menguasai kompetensi secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan, sehingga diperoleh Sertifikat Pendidik Profesional.

Program PPG Dalam Jabatan diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki lembaga pendidikan tenaga kependidikan yang telah memenuhi persyaratan.

Tujuan umum program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan adalah sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3, yaitu untuk menghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Latihan Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019

Di dalam membantu mempersiapkan diri menghadapi pretest PPG Dalam Jabatan, berikut adalah admin bagikan latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Tahun 2019

Latihan Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 ini berbentuk pilihan ganda dengan empat alternatif jawaban yang sudah dilengkapi kunci jawabannya.

Soal nomor 1

Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah ….

A. kemampuan berkomunikasi

B. kemampuan untuk memecahkan masalah

C. kemampuan berinteraksi

D. kemampuan untuk mengintegrasikan diri

Kunci jawaban : B

Soal nomor 2

Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah ….

A. inspirasi

B. budaya

C. inspirasi

D. pengasuhan dan lingkungan

Kunci jawaban : D

Soal nomor 3

Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan objek-obkek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia ….

A. 0 – 2 tahun

B. 2 – 7 tahun

C. 7 – 11/12 tahun

D. 11/12 – 14/15 tahun

Kunci jawaban : C

Soal nomor 4

Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan ….

A. anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat
kongkrit (operasional konkrit)

B. pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)

C. dominasi pengamatan bersifat egosentris

D. kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)

Kunci jawaban : A

Soal nomor 5

Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan ….

A. kognitif

B. sosial

C. emosional

D. moral

Kunci jawaban : C

Soal nomor 6

Seorang peserta didik mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan .…

A. moral

B. spiritual

C. sosial emosional

D. kognitif

Kunci jawaban : C

Soal nomor 7

Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesempatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, dirinya memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.

Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan ….

A. sosial-emosional

B. kognitif

C. moral

D. spritual

Kunci jawaban : A

Soal nomor 8

Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi.

Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ….

A. penalaran pascakonvensional

B. penalaran konvensional

C. penalaran prakonvensional

D. penalaran interkonvensional

Kunci jawaban : A

Soal nomor 9

Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga.

Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral ….

A. Prakonvensional

B. Konvensional

C. Pascakonvensional

D. Interkonvensional

Kunci jawaban : C

Soal nomor 10

Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….

A. mengemukakan gagasan

B. mengaktualisasikan diri

C. penciptaan hubungan yang baik

D. menformulasikan tindakan

Kunci jawaban : C

……

Untuk melihat secara lengkap latihan soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019, silakan donwload pada link berikut.

Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 (Download)

Demikian yang dapat admin bagikan terkait latihan Soal Pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019.

Semoga membantu belajar peserta PPG dalam mempersiapkan diri menghadapi pretest Program PPG Dalam Jabatan Tahun 2019.

Tinggalkan Balasan