Download Juknis Kontes Robot Terbang Indonesia KRTI Tahun 2020

Download Juknis Kontes Robot Terbang Indonesia KRTI Tahun 2020

Amongguru.com. Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020.

Kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia ini dimaksudkan untuk mendorong terciptanya mahasiswa yang kreatif dan inovatif di era Revolusi Industri 4.0, serta membangun soft skill dengan baik.

Revolusi Industri 4.0 menjadikan mahasiswa lebih kreatif, adaptif, dan memiliki soft skill yang baik. Perkembangan alat monitor dari udara terbukti membantu manusia dalam bekerja pemantauan pekerjaan dari udara.

Di dalam kondisi sekarang pesawat tanpa awak atau juga biasa dikenal dengan drone menjadi alat yang terbukti membantu mempermudah pekerjaan baik dalam pekerjaan pembuatan peta maupun kegiatan pemantauan lainnya.

Kemampuan mahasiswa di era revolusi industri 4.0 menciptakan pesawat terbang tanpa awak yang beragam sesuai dengan fungsi penggunaannya akan berdampak positif kepada perkembangan teknologi pesawat terbang di Indonesia di masa yang akan datang.

Kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa, kerjasama tim dan pemikiran kritis dalam mencari inovasi di dunia penerbangan.

Kompetisi KRTI Tahun 2020 mengalami beberapa perubahan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

Buku petunjuk teknis juknis Kontes Robot Terbang Indonesia KRTI tahun 2020 ini disusun agar penyelenggaraan KRTI di tingkat perguruan tinggi maupun di tingkat Nasional dapat terlaksana dengan baik.

Berdasarkan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia, serta hasil pembahasan dengan tim pakar maka kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020 dilaksanakan secara daring.

Menindaklanjuti surat nomor 0093/J3/TU/2020 tetang penundaan kegiatan Lomba-Lomba Tahun 2020, maka pendaftaran KRTI dibuka mulai tanggal 20 sampai dengan 31 Agustus 2020 pukul 16.00 WIB.

Pendaftaran dilakukan oleh masing masing tim dengan melampirkan surat pengantar dari pimpinan perguruan tinggi, dan pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman http://ringkas.kemdikbud.go.id/daftarKRTI.

Tujuan KRTI 2020

1. Peningkatan Inovasi dan kreatifitas mahasiswa dibidang robotika pesawat terbang.

2. Pengembangan soft skill mahasiswa.

3. Menumbuh kembangkan minat dan motivasi dalam bidang robot terbang.

4. Sarana penerapan merdeka belajar-kampus merdeka.

Tema dan Peraturan Umum

KRTI Tahun 2020 akan melombakan 4 (empat) divisi, sebagai berikut.

1. Divisi Racing Plane (RP) sebagai entry level,

2. Divisi Fixed-Wing (FW) sebagai middle level dan real application,

3. Divisi Vertical Take-off and Landing (VTOL) sebagai advanced level untuk pengembangan teknologi.

4. Divisi Technology Development (TD) sebagai konsep pengembangan teknologi pesawat tanpa awak.

Masing-masing Divisi memiliki tema yang spesifik, sebagai berikut.

1. Divisi RP: “F.A.T (Fast And on Track)”: tercepat dan pada lintasan. Lintasan adalah berbentuk angka delapan (figure-of-eight).

2. Divisi FW: ”Pengiriman Paket Darurat pada Wilayah Karantina”.

3. Divisi VTOL:” QR-code based Fast Response and Accurate Shipment Delivery”.

4. Divisi TD: “Innovate UAV Technology”

Secara umum kompetisi pada semua divisi dilaksanakan secara daring. Setiap Peserta melaksanakan kompetisi di wilayahnya masing-masing dan Dewan Juri melakukan penilaian dan komunikasi dengan Peserta secara daring dengan bantuan teknologi telekomunikasi.

Divisi RP dilaksanakan dalam bentuk sebuah tantangan untuk menyelesaikan sebanyak mungkin terbang membentuk figure-of-eight dalam waktu yang ditentukan secara autonomous mulai dari peluncuran hingga waktu yang tersedia serta dapat mendarat dengan baik.

Masing-masing tim akan membuat dokumentasi yang diperlukan pada rentang waktu yang ditentukan yang selanjutnya akan dievaluasi oleh Juri untuk menentukan pemenang.

Divisi FW dilaksanakan dalam penyelesaian misi terbang dengan target menemukan lokasi dropping paket dari data video, dan kemudian wahana mampu terbang mengelilingi objek (minimum tiga kali loitering) untuk mendapatkan data video yang lebih jelas serta menjatuhkan paket pada titik dropping.

Selanjutnya mengambil gambar untuk keperluan pemetaan (mapping) akses jalur darat dari pusat kendali (GCS) ke area lokasi dropping pada area karantina epidemi penyakit menular Covid-19 tersebut.

Divisi VTOL dikompetisikan dengan cara setiap 2 (dua) tim diberi kesempatan untuk menerbangkan wahananya bersama-sama secara fully-autonomous di suatu kawasan yang mewakili suatu area yang di dalamnya terdapat lokasi-lokasi QR-1, QR-2 dan atau QR-3 (QR code), yaitu lokasi pengiriman logistik.

Sebelum terbang, tiap tim harus memuatkan objek muatan pada wahana robotnya. Tiap wahana tim terbang di kawasan operasi masing-masing yang bersebelahan secara
daring dengan kawasan operasi tim lawan.

Tim yang wahananya mampu terbang dan mengirim/menjatuhkan muatan ke lokasi yg ditentukan dalam waktu yang paling cepat akan menjadi pemenang.

Divisi TD dilaksanakan untuk mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak menuju kemandirian bangsa. Pengembangan dalam Divisi TD dibagi dalam Tiga sub tema, yaitu: Flight Controller Development, Propulsion System Development, Airframe Innovation. Divisi TD dilaksanakan dalam bentuk presentasi, tanya jawab dan uji coba.

Setiap tim pada setiap divisi semua kelas wajib membuat poster untuk ditampilkan selama lomba berlangsung. Poster yang berukuran “X BANNER” ini wajib diletakkan di depan pit-stop masing-masing.

Ketiadaan poster pada suatu tim dapat menyebabkan tim TIDAK BOLEH berlaga dalam kontes. Di dalam hal ini poster wajib diperlihatkan ke Dewan Juri.

Buku petunjuk teknis juknis kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020 secara lengkap dapat di unduh pada link di bawah ini.

  • Petunjuk Pelaksanaan KRTI Tahun 2020  (Unduh)
  • Contoh Format Surat Pengantar Perguruan Tinggi (Download)

Baca :

Demikian juknis kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan