Download Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP Tahun 2019

Download Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP Tahun 2019

Amongguru.com. Peran guru profesional dalam pembelajaran sangat penting sebagai kunci keberhasilan belajar peserta didik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Guru profesional adalah guru yang kompeten dalam membangun dan mengembangkan proses pembelajaran yang baik dan efektif, sehingga dapat menghasilkan peserta didik yang cerdas dan pendidikan yang bermutu.

Kualitas pembelajaran sebagai komponen pendidikan yang menjadi fokus perhatian pemerintah, khususnya dalam meningkatkan mutu pendidikan yang menyangkut kualitas lulusan peserta didik.

Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya Dirjen GTK  dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan.

Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang pada tahun 2018 telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter dan pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan.

Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang pada tahun 2018 telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter dan pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kategori Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS)

Peningkatan kualitas peserta didik salah satunya dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Kategori keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan untuk memecahkan masalah (problem solving), kemampuan berfikir kritis (critical thinking), berfikir kreatif (creative thinking), dan kemampuan berargumen (reasoning).

Untuk itulah, maka penilaian dalam Ujian Nasional pada Kurikulum 2013 menggunakan soal-soal tertentu yang membutuhkan daya nalar tinggi (HOTS).

Keterampilan berpikir pada awalnya ditentukan berdasarkan Taksonomi Bloom yang mengkategorikan berbagai tingkat pemikiran, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi.

Tingkatan berpikir tersebut mulai dari pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi.

Konsep berpikir Bloom membagi pembelajaran yang terbagi ke dalam tiga ranah, yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan perasaan), dan psikomotorik (keterampilan).

Ranah kognitif dibagi menjadi tingkat rendah dan tingkat tinggi Ranah kognitif tersebut selanjutnya direvisi oleh Lorin Anderson dan David Krathwohl pada tahun 2001.

Urutan tingkat berpikirnya diubah menjadi : (1) mengingat (remember); (2) memahami (understand); (3) mengaplikasikan (apply); (4) menganalisis (analyze); (5) mengevaluasi (evaluate); dan (6) mencipta (create).

Keterampilan mengingat, memahami, dan mengaplikasikan dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (Low Order Thinking Skills, LOTS).

Sedangkan tingkat keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills, HOTS).

HOTS adalah tujuan akhir yang dicapai melalui pendekatan dan metode pembelajaran. Setiap jenjang HOTS memiliki kemampuan yang berbeda-benda.

Penguasaan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

Berikut ini keterampilan yang harus dimilliki peserta didik untuk setiap jenjang HOTS.

1. Analisis

Keterampilan yang dimiliki sebagai berikut.

  • Mengelompokkan dalam bagian-bagian penting dari sebuah sumber informasi/benda yang diamati/ fenomena sosial-alam-budaya.
  • Menentukan keterkaitan antar komponen.
  • Menemukan pikiran pokok/ bias/nilai penulis atau pemberi informasi
2. Evaluasi

Keterampilan yang dimiliki sebagai berikut.

  • Menentukan kesesuaian antara masalah, uraian dan kesimpulan/ proporsi suatu bentuk/proporsi suatu penyajian kegiatan.
  • Menentukan kesesuaian metoda/ prosedur/teknik/rumus/prinsip dengan masalah.
3. Mencipta

Keterampilan yang dimiliki sebagai berikut.

  • Mengembangkan hipotesis.
  • Merencanakan penelitian/proyek/ kegiatan/ciptaan.
  • Mengembangkan produk baru.

Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP Tahun 2019

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas peserta didik dengan menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP).

Salah satu materi yang dikembangkan pada program PKP adalah pembelajaran berorientasi HOTS.

Peningkatan kualitas peserta didik salah satunya dilakukan oleh guru yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas dengan berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Desain peningkatan kualitas pembelajaran ini merupakan upaya peningkatan kualitas peserta didik yang pada akhirnya meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, maka diperlukan sebuah buku pegangan guru yang memberikan keterampilan mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas lulusan peserta didik

Dengan adanya Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi ini diharapkan dapat menjembatani pemahaman para guru dalam hal perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran lebih baik lagi sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia.

Tujuan Penyusunan Buku Pedoman Pembelajaran HOTS

Buku yang menjadi pegangan dalam mengembangkan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi, dikembangkan dengan tujuan sebagai berikut.

  1. Memberikan acuan kepada guru dalam mengembangkan pembelajaran berorientasi
    pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.
  2. Memberikan acuan kepada kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik.
  3. Memberikan acuan kepada pengawas sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik
    dan manajerial.

Sasaran Pengguna Buku Pedoman Pembelajaran HOTS

Sasaran pengguna Buku Penilaian ini adalah sebagai berikut.

  1. Guru jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mata pelajaran adaptif dan normatif.
  2. Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Produktif, Bimbingan Konseling (BK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) serta Pendidikan Luar Biasa (PLB).
  3. Kepala Sekolah /Madrasah.
  4. Pengawas Sekolah /Madrasah.

Download Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP Tahun 2019 pada link di bawah ini.

Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP 2019

Berikut ini admin bagikan beberapa buku pelengkap pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Tahun 2019.

  • Buku Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi (Download)
  • Buku Penilaian HOTS Program PKP Guru Tahun 2019 (Download)
  • Buku Materi Guru SD Program PKP Berbasis Zonasi 2019 (Download)
  • Buku Materi Guru SMP Program PKP Berbasis Zonasi 2019 (Download)

Demikian yang dapat admin bagikan tentang Buku Pedoman Pembelajaran HOTS Program PKP Tahun 2019. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan