Download Buku Materi Pendukung Literasi Numerasi Kemendikbud

Download Buku Materi Pendukung Literasi Numerasi Kemendikbud

Amongguru.com. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Buku Materi Pendukung Literasi Numerasi.

Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk (a) menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.

Literasi numerasi juga terkait dengan kemampuan menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk, baik berupa gafik, tabel, dan bagan, kemudian menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.

Secara sederhana, numerasi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari dan kemampuan untuk menginterpretasi informasi kuantitatif yang terdapat di sekeliling kita.

Kemampuan ini ditunjukkan dengan kenyamanan terhadap bilangan dan cakap menggunakan keterampilan matematika secara praktis untuk memenuhi tuntutan kehidupan.

Kemampuan tersebut juga merujuk pada apresiasi dan pemahaman informasi yang dinyatakan secara matematis, misalnya grafik, bagan, dan tabel.

Perbedaan Numerasi dengan Matematika

Numerasi tidaklah sama dengan kompetensi matematika. Keduanya berlandaskan pada pengetahuan dan keterampilan yang sama, tetapi perbedaannya terletak pada pemberdayaan pengetahuan dan keterampilan tersebut.

Pengetahuan matematika saja tidak membuat seseorang memiliki kemampuan numerasi. Numerasi mencakup keterampilan mengaplikasikan konsep dan kaidah matematika dalam situasi real sehari-hari.

Baca :

Keterampilan tersebut muncul pada saat permasalahannya sering tidak terstruktur (unstructured), memiliki banyak cara penyelesaian, atau bahkan tidak ada penyelesaian yang tuntas, serta berhubungan dengan faktor nonmatematis.

Prinsip Dasar Literasi Numerasi

Berikut ini adalah prinsip dasar dalam literasi numerasi.

1. Bersifat kontekstual, sesuai dengan kondisi geografis, sosial budaya, dan sebagainya.

2. Selaras dengan cakupan matematika dalam Kurikulum 2013.

3. Saling bergantung dan memperkaya unsur literasi lainnya.

Komponen Literasi Numerasi

Literasi numerasi merupakan bagian dari matematika, dalam hal komponen literasi numerasi diambil dari cakupan matematika di dalam Kurikulum 2013, sebagai berikut.

Indikator Literasi Numerasi di Sekolah

1. Basis Kelas

a. Jumlah pelatihan guru matematika dan nonmatematik.

b. Jumlah pembelajaran matematika berbasis permasalahan dan pembelajaran matematika berbasis proyek.

c. Jumlah pembelajaran nonmatematika yang melibatkan unsur literasi numerasi;d. Nilai matematika peserta didik.

e. Nilai matematika dalam PISA/TIMSS/INAP.

2. Basis Budaya Sekolah

a. Jumlah dan variasi buku literasi numerasi.

b. Frekuensi peminjaman buku literasi numerasi.

c. Jumlah penyajian informasi dalam bentuk presentasi numerasi.

d. Akses situs daring yang berhubungan dengan literasi numerasi.

e. Jumlah kegiatan bulan literasi

f. Alokasi dana untuk literasi numerasi.

g. Adanya tim literasi sekolah.

h. Adanya kebijakan sekolah mengenai literasi numerasi.

3. Basis Masyarakat

a. Jumlah ruang publik di lingkungan sekolah untuk literasi numerasi.

b. Jumlah keterlibatan orang tua di dalam tim literasi sekolah.

c. Jumlah sharing session oleh publik mengenai literasi numerasi.

Strategi Gerakan Literasi Numerasi di Sekolah

Strategi utama Gerakan Literasi Numerasi Sekolah berupa Literasi Numerasi Lintas Kurikulum (Numeracy Across Curriculum)

Literasi Numerasi Lintas Kurikulum adalah sebuah pendekatan penerapan numerasi secara konsisten dan menyeluruh di sekolah untuk mendukung pengembangan literasi numerasi bagi setiap peserta didik.

Kenyataan bahwa peserta didik sering kali tidak dapat menerapkan pengetahuan matematika mereka di bidang lain secara langsung menunjukkan adanya suatu kebutuhan bahwa semua pendidik perlu memfasilitasi proses tersebut.

Keterampilan literasi numerasi secara eksplisit diajarkan di dalam mata pelajaran matematika, tetapi peserta didik diberikan berbagai kesempatan untuk menggunakan matematika di luar mata pelajaran matematika, di berbagai situasi.

Menggunakan keterampilan matematika lintas kurikulum memperkaya pembelajaran bidang studi lain dan memberikan kontribusi dalam memperluas dan memperdalam pemahaman numerasi.

Selain melalui kurikulum, literasi numerasi juga dimunculkan di dalam lingkungan sekolah oleh staf nonguru atau melalui kegiatan-kegiatan rutin yang terjadi di sekolah, yang memberikan kesempatan nyata bagi peserta didik untuk mempraktikkan keterampilan literasi numerasi mereka.

Buku Materi Pendukung Literasi Numerasi secara lengkap dapat dilihat dan di unduh pada link di bawah ini.

Unduh

Demikian informasi mengenai Buku Materi Pendukung Literasi Numerasi Kemendikbud. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan