Daftar Peserta Lulus Calon Kepala Sekolah Penggerak Angkatan II 2021

Daftar Peserta Lulus Calon Kepala Sekolah Penggerak Angkatan II 2021

Amongguru.com. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) baru saja mengumumkan Daftar Peserta Lulus Calon Kepala Sekolah Penggerak Angkatan II Tahun 2021.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Edaran  Dirjen GTK, Kemendikristek Nomor : 5719/B2/GT.03.15/2021 tertanggal 2 November 2021Perihal Pengumuman Hasil Seleksi Tahap Ke-1 Calon Kepala Sekolah Pelaksana Program Sekolah Penggerak Angkatan II.

Pengumuman ini untuk menindaklanjuti proses rekrutmen Kepala Sekolah calon pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan II, Dirjen GTK  telah melakukan proses seleksi tahap ke-1 yang terdiri dari pengisian biodata/CV dan pengisian esai.

Kepala Sekolah yang telah lolos seleksi tahap ke-1 akan melanjutkan seleksi tahap ke-2 dengan mengikuti tessimulasi mengajar dan wawancara.

Sejumlah 13.019 kepala sekolah calon pelaksana program sekolah penggerak dari 250 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi dinyatakan lolos ke seleksi tahap ke-2.

Pelaksanaan seleksi tahap ke-2 (simulasi mengajar dan wawancara) dilaksanakan pada rentang waktu tanggal 5 November s.d. 27 November 2021 secara daring.

Jadwal seleksi tahap ke-2 akan disampaikan melalui e-mail dan aplikasi seleksi sekolah penggerak (SIMPKB).

Seluruh peserta seleksi tahap ke-2 diundang untuk mengikuti kegiatan webinar persiapan seleksi tahap ke-2 yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 November 2021.  Undangan akan diinformasikan melalui e-mail dan aplikasi seleksi Sekolah Penggerak (SIMPKB).

Petunjuk Umum Seleksi Tahap Ke-2 Kepala Sekolah Calon Pelaksana Program Sekolah Penggerak Angkatan II

1. Pelaksanaan seleksi tahap ke-2 akan dilakukan secara daring (online). (Peserta disarankan menggunakan browser Chrome)

2. Peserta seleksi menyiapkan diri dengan baik untuk melakukan Simulasi Mengajar dan Wawancara.

3. Seleksi Simulasi Mengajar dan Wawancara akan dilaksanakan direntang waktu yang sama. Simulasi Mengajar akan dilaksanakan terlebih dahulu selama maksimal 30 menit lalu akan dilanjutkan dengan Wawancara selama maksimal 60 menit. Total pelaksanaan sesi seleksi tahap ke-2 adalah 1 jam 30 menit.

3. Akan ada 2 (dua) asesor yang akan memberikan nilai untuk seleksi Simulasi Mengajar dan Wawancara.

4. Peserta seleksi diharapkan hadir 5 menit sebelum waktu pelaksanaan seleksi.

5. Peserta menyiapkan hal-hal berikut untuk mengikuti seleksi tahap ke-2:

a. Ruangan yang kondusif, memiliki pencahayaan yang terang, dan tersedia akses listrik dan internet,

b. Alat dan bahan yang diperlukan untuk seleksi,

c. Jaringan internet yang baik dan cadangan sambungan internet,

d. Komputer/Laptop/perangkat elektronik dengan kamera video dan speaker/microphone yang berfungsi dengan baik,

6. Meletakkan komputer/laptop/perangkat elektronik yang mampu menampilkan gambar dan menangkap suara kandidat dengan baik.

7. Peserta diharapkan dapat melakukan latihan panggilan video menggunakan aplikasi Google Meet dengan orang lain untuk memeriksa kualitas suara dalam panggilan video, sebelum pelaksanaan seleksi.

8. Jadwal pelaksanaan seleksi akan diberikan melalui aplikasi seleksi (SIMPKB) paling lambat pada tanggal 4 November 2021. Ikutilah seleksi sesuai jadwal yang diberikan.

9. Jika peserta terputus ditengah pelaksanaan seleksi silahkan mencoba untuk mengakses tautan Google Meet yang sama.

10. Jika mengalami kendala dalam mengikuti seleksi, peserta bisa menghubungi tim pemantau melalui tautan aplikasi Whatsapp/WA yang tersedia di aplikasi.

11. Di awal seleksi asesor akan melakukan konfirmasi identitas. Silahkan siapkan KTP dan menunjukkannya jika diminta.

Pengumuman hasil seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Pelaksana Program Sekolah Penggerak Angkatan II Tahun 2021 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh di sini.

Demikian informasi mengenai daftar peserta lulus Calon Kepala Sekolah Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak Angkatan II Tahun 2021. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan