Contoh Soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kemenag 2023

Contoh Soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kemenag 2023

Amongguru.com. Berikut ini dibagikan contoh Soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kementerian Agama (Kemenag) 2023.

Di dalam Juklak Pengadaan CASN Kemenag Tahun Anggaran 2022 disampaikan bahwa jenis seleksi kompetensi tambahan CPPK Tahun 2022-2023 adalah Tes Moderasi Beragama Berbasis CAT Mandiri Kementerian Agama. Tes ini untuk menguji peserta tes dalam hal cara pandang, sikap, dan perilaku moderat dalam beragama.

Tes Moderasi Beragama CASN Kemenag TA 2022 sesuai jadwal dalam Juklak Pengadaan CASN Kementerian Agama Formasi Tahun Anggaran 2022 rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret sampai dengan 6 April 2023.

Terdapat 4 (empat) empat pokok substasi soal tes Moderasi Beragama. Keempat pokok substansi tes moderasi beragama ini perlu dipahami oleh calon ASN PPPK Kemenag agar memperoleh gambaran bentuk soal Moderasi Beragama.

Pokok substansi Tes Moderasi Beragama CASN Kementerian Agama adalah sebagai berikut.

1. Komitmen kebangsaan penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa dan bernegara yang tertuang dalam konstitusi UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan regulasi dibawahnya;

2. Toleransi menghormati perbedaan dan memberikan ruang orang lain untuk keyakinan, mengekspresikan keyakinannya, dan menyampaikan pendapat, menghargai kesetaraan dan sedia bekerja sama;

3. Anti kekerasan menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan; dan

4. Penerimaan terhadap tradisi ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya lokal dalam perilaku keagamaannya, sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.

Keempat indikator tersebut menjadi pokok substansi yang dinilai. Penilaian akan menggunakan pertanyaan-pertanyaan atau soal dengan skala Thurstone untuk mengukur seberapa moderat peserta tes.

Di dalam Juknis Pengadaan CASN PPPK Kementerian Agama Tahun 2022, tingkatan/level serta bobot penilaian hasil tes Moderasi Beragama terbagi dalam 5 level atau tingkat, sebagai berikut.

1. Tingkat I : 80-100

2. Tingkat II : 60-79

3. Tingkat Ill : 40-59

4. Tingkat IV : 20-39

5. Tingkat V : 1-19

Bobot nilai 40% diakumulasi dengan nilai kompetensi teknis.

Contoh Soal Moderasi Beragama CASN Kemenag 2023

Contoh soal moderasi beragama ini untuk memberikan gambaran bentuk soal tes moderasi beragama seleksi CASN PPPK Kementerian Agama Tahun 2023.

Contoh soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kementerian Agama 2023 ini berbentuk Pilihan Ganda dengan beberapa alternatif jawaban.

Contoh soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kemenag 2023 yang dibagikan ini bersumber dari https://www.hanapibani.com.

Contoh soal Moderasi Beragama tahun 2023 tersebut berjumlah 50 (lima puluh) butir soal dan sudah dilengkapi dengan kunci jawaban.

Materi soal Moderasi Beragama CASN Kemenag 2023 ini bersumber dari pokok-pokok substasi tes Moderasi Beragama.

Berikut adalah contoh soal Moderasi Beragama CASN PPPK Kementerian Agama Tahun 2023 selengkapnya.

Soal nomor 1

Perhatikan Q.S. Al-Hujurat ayat 13 berikut ini!

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Pada penggalan ayat yang bergaris bawah di atas memiliki arti “ Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”. Asbabun Nuzul ayat ini berkaitan dengan peristiwa yang sangat erat dengan sikap moderasi dalam beragama, yaitu perbedaan suku, ras, bangsa tidak menjadi alasan untuk tidak saling menghormati.

Berikut ini peristiwa yang menyebabkan ayat ini turun adalah ….

A. Bilal bin Rabah naik ke atas Ka’bah dan menyerukan azan pada peristiwa fathul Makkah

B. Muadz bin jabal dikirim ke Yaman untuk berdakwah oleh rasulullah SAW

C. Abdurahman bin Auf menginfakkan hasil perniagaannya untuk penduduk Madinah

D. Rasulullah SAW berhijrah dari Makkah menuju Madinah

E. Utsman bin Affan membeli sumur dari seorang Yahudi

Soal nomor 2

Perhatikan Q.S. Al-Baqarah 256 berikut ini !

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Pada penggalan ayat yang bergaris bawah di atas memiliki arti “ tidak ada paksaan dalam agama”. Kesimpulan ungkapan tersebut memiliki makna….

Pilihan jawaban

A. Agama tidak boleh memaksa pemeluknya untuk beribadah

B. Dalam beragama asas kebebasan sangat dijunjung tinggi

C. Kebebasan seseorang dalam beragama terikat dengan kebebasan beragama orang lain

D. Tidak ada unsur pemaksaan untuk memeluk agama Islam

E. Setiap agama tidak memaksa pemeluknya

Soal nomor 3

Moderasi beragama merupakan sesuatu yang kontradiktif dengan paham radikalisme beragama. Karena pemahaman yang tidak menyeluruh tentang Islam dalam konteks radix atau akar tadi, menimbulkan pemahaman yang keliru tentang Islam. Pengertian dari radikalisme yang tepat yaitu …

Pilihan jawaban

A. Gejala umum yang bisa terjadi dalam suatu masyarakat yang ditandai oleh tindakan-tindakan keras, ekstrim, dan anarkis sebagai wujud penolakan terhadap gejala yang dihadapi.

B. kemampuan untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan mata hati (conscience) dan determinasi

C. sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama

D. keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya)

E. Sebuah sikap menerima atau menghormati pandangan atau tindakan orang lain, sekalipun pandangan atau tindakan itu belum tentu disetujuinya.

Soal nomor 4

Kata moderasi berasal dari bahasa latin moderatio, yang berarti ke-sedang-an (tidak berlebihan dan tidak kekurangan). Dengan demikian, yang dimaksud dengan moderasi beragama, yaitu …

A. taklid

B. ekstrem

C. berlebih-lebihan

D. mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan

E. mengedepankan kesepakatan golongan dalam hal keyakinan

Soal nomor 5

Menggambarkan watak Islam adalah moderat dalam hal bertindak, dan kesimbangan dalam segala urusan yang baik tindakan, ucapan atau pikiran. Hal berikut merupakan pengertian dari …

A. keimanan

B. syari’at Islam

C. moderasi beragama

D. kerukunan beragama

E. ekstrimisme beragama

Soal nomor 6

Ruang lingkup moderasi beragama, antara lain ….

A. keadilan, keseimbangan, dan toleransi

B. keadilan, persatuan, dan humanisme

C. ketuhanan, persatuan, dan kerakyatan

D. iman, taqwa, dan syari’at

E. iman, jamaah, dan pedoman

Soal nomor 7

Beirkut ini gambaran bahwa seseorang itu moderat dalam beragama mencakup empat indikator berikut ini, kecuali ….

A. komitmen kebangsaan

B. humanisme

C. toleransi

D. anti- kekerasan

E. akomodatif

Soal nomor 8

Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Di dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari …

A. moderasi beragama

B. moderasi Islam

C. moderasi dalam akidah

D. moderasi dalam syari’ah

E. moderasi dalam akhlak

Soal 9

Di dalam moderasi beragama, maka kita harus berhati-hati dengan paham radikalisme. Karena pemahaman yang tidak menyeluruh tentang Islam dalam konteks radix atau akar tadi, menimbulkan pemahaman yang keliru tentang islam Pengertian dari radikalisme adalah ….

A. gejala umum yang bisa terjadi dalam suatu masyarakat yang ditandai oleh tindakan-tindakan keras, ekstrim, dan anarkis sebagai wujud penolakan terhadap gejala yang dihadapi

B. keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya)

C. kemampuan untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan mata hati (conscience) dan determinasi

D. Sebuah sikap menerima atau menghormati pandangan atau tindakan orang lain, sekalipun pandangan atau tindakan itu belum tentu disetujuinya.

E. sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama

Soal nomor 10

Berikut ini merupakan ciri-ciri radikalisme, kecuali

A. mengklaim kebenaran tunggal dan menyesatkan kelompok lain yang tak sependapat

B. berlebihan dalam beragama yang tidak pada tempatnya

C. kasar dalam berinteraksi, keras dalam berbicara dan emosional dalam berdakwah

D. individu ataupun kelompok sosial terjamin hak-haknya sebagai manusia yang merdeka dan bermartabat

E. mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda pendapat

Soal nomor 11

Penangkalan dengan mengajarkan pencerahan kepada masyarakat tentang paham radikal, sehingga tidak terjadi pembiaran berkembangnya paham radikal, hal ini merupakan pengertian dari salah satu pencegahan radikalisme yang disebut dengan ….

A. rehabilitasi

B. reedukasi

C. resosialisasi

D. pembinaan wawasan kebangsaan

E. pembinaan keagamaan

Soal nomor 12

Saat ini banyak ditemukan perumahan yang dikembangkan sebagai hunian khusus bagi kelompok agama tertentu. Perumahan ini dikembangkan dengan aturan-aturan tertentu yang diyakini sebagai wujud dari implementasi hukum agama. Dalam konteks perumahan eksklusif Muslim, Sosiolog Imam  B. Prasojo menemukan fenomena perumahan yang hanya khusus bagi Muslim. Pemilik rumah di perumahan ini dilarang menjual rumah kecuali kepada orang yang beragama Islam. Di perumahan ini juga ada beberapa peraturan, di antaranya: tak ada musik; shalat harus berjemaah; mengaji harus di masjid perumahan; perempuan tidak boleh keluar malam; dsb.

Terkait narasi diatas, berikut yang termasuk sikap ektrimisme beragama adalah ….

A. senantiasa menjalankan ajaran agama yang dianutnya dengan sungguh-sungguh

B. tidak mengikuti ibadah pemeluk agama lain tapi cukup menghormatinya

C. tidak menyetujui adanya kezhaliman yang terjadi di masyarakat

D. senantiasa mengajak kepada yang baik dan mencegah seseorang untuk melakukan keburukan

E. mendakwahkan ajaran agamanya kepada pemeluk agama lain yang menolaknya

Soal nomor 13

Dikisahkan bahwa suatu ketika al-Asy’ats bin Qais dan seorang Yahudi menghadap Rasulullah. Al-Asy’ats mengadu kepada Rasulullah karena tanahnya diambil seorang Yahudi tersebut. Setelah mendengar curhatan dan keluh kesah al-Asy’ats, Rasulullah tidak langsung menyalahkan seorang Yahudi dan memintanya untuk mengembalikan tanah yang diperebutkan tersebut kepada al-Asy’ats. Rasulullah malah bertanya kepada al-Asy’ats apakah dirinya memiliki bukti kepemilikan atas tanah tersebut. Al-Asy’ats mengaku tidak memilikinya. Rasulullah kemudian meminta seorang Yahudi tersebut untuk bersumpah bahwa tanah itu memang miliknya, bukan milik al-Asy’ats sebagaimana yang dituduhkan. Rupanya al-Asy’ats keberatan dengan cara Rasulullah itu. Ia mengklaim, kalau seandainya disuruh bersumpah untuk memenangkan persengketaan tanah itu maka seorang Yahudi tersebut akan melakukan hal itu dan mengambil tanahnya.

Di dalam konteks moderasi beragama, sikap Rasulullah SAW dalam  kisah diatas menunjukkan bahwa Rasulullah SAW memiliki sikap ….

A. menjunjung kemaslahatan umum

B. adil

C. anti kekerasan

D. penghormatan terhadap tradisi

E. komitmen terhadap kebangsaan

Soal nomor 14

Suatu hari, anak Gubernur Mesir Amr bin Ash, memukul seorang petani miskin. Sang petani tidak menerima perlakuan itu, ia kemudian protes dan menemui Umar bin Khattab seraya menuntut agar Khalifah menghukumnya dengan setimpal.

Khalifah Umar lalu memanggil Abdullah, anak Gubernur itu dan berkata kepadanya, ‘sejak kapan kamu memperbudak orang padahal ibunya melahirkan ia dalam keadaan merdeka?. Abdullah diam dalam ketakutan yang luar biasa. Umar lalu mempersilahkan petani miskin tadi untuk membalasnya.

Perilaku Umar bin Khattab pada kasus tersebut apabila dikaitkan dengan prilaku yang terjadi di lingkungan kelas adalah ….

A. guru  memberi teguran yang sangat keras kepada siswa yang tidak disiplin di kelas

B. Ahmad memberi bantuan hukum kepada Fatoni yang terkena kasus pidana

C. Panji telah melakukan kesalahan kepada temannya, maka ia harus bersedia menerima sanksi

D. Maysitoh memberi kesempatan kepada Hadijah untuk meminta maaf atas kesalahannya

E. Bahrul Ulum tiba-tiba memukul orang yang telah melakukan penganiyaan terhadap dirinya

Soal nomor 15

Diriwayatkan Imam At-Tirmizi, beliau (Rasulullah) pernah mengatakan betapa indahnya engkau wahai negeriku (Mekkah). Betapa saya sangat cinta kepadamu. Seandainya kaumku tidak mengeluarkanku darimu, tentu saya tidak akan bertempat tinggal selain dirimu,”

Ucapan itu dilontarkan Nabi Muhammad saat keluar dari Makkah seraya berlinangan air mata. Rasulullah sangat terpaksa meninggalkan negeri tempat tumpah darahnya. Perilaku Rasulullah SAW pada kisah tersebut apabila dikaitkan dengan perilaku yang terjadi di lingkungan masyarakat adalah ….

A. pergi keluar negeri untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya

B. memprioritaskan barang -barang impor dari luar negeri yang sangat baik kualitasnya

C. mendukung suku dan agamanya meskipun berada di pihak yang salah

D. mempertentangkan antara ajaran agama yang dianutnya dan hukum yang berlaku di negaranya

E. bersikap terbuka kepada seluruh anak bangsa tanpa melihat agamanya

Soal nomor 16

Pandangan dan sikap keagamaan yang menonjolkan superioritas kelompok, menutup diri, dan tidak mengakui pandangan dan keberadaan kelompok lain yang berbeda keyakinan.

Peryataan di atas merupakan penegertian dari ….

A. eksklusivisme beragama

B. intoleransi

C. ekstremisme beragama

D. ekstremisme kekerasan

E. terorisme

Soal nomor 17

Keyakinan dan/atau praktik beragama ultra-konservatif yang bertujuan meniadakan kehadiran pandangan dan keyakinan kelompok lain yang berbeda keyakinan dengan atau tanpa kekerasan.

Peryataan di atas merupakan pengertian dari ….

A. eksklusivisme beragama

B. intoleransi

C. ekstremisme beragama

D. ekstremisme kekerasan

E. terorisme

Soal 18

Pada dasarnya semua umat beragama (dalam hal ini manusia sebagai pelaku) sangat mendambakan perdamaian, kasih sayang, cinta kasih dan hidup bahagia bersama orang-orang yang dicintainya. Secara normatif hal itu telah menjadi ajaran semua agama yang termaktub dalam teks-teks kitab suci masing- masing. Meletakkan agama sebagai salah satu varian potensi konflik adalah hal yang tidak mudah. Karena agama selalu diasosiasikan dengan ajaran yang penuh dengan nilai kedamaian dan keselamatan serta sakral. Sepanjang sejarah, agama mempunyai implikasi terhadap munculnya violence dan war. Fakta seringkali menunjukkan bahwa agama dapat dan menjadi pemicu terjadinya kekerasan. Pemeluk agama menjadi doktrin agama sebagai main drive, primum mobile dan push factor kekerasan yang mereka lakukan.

Sesuai narasi di atas, yang tidak termasuk faktor utama pemicu konflik antar umat beragama di era digital saat ini adalah ….

A. dogma (belief), yaitu perbedaan pandangan yang terjadi sangat sensitif dan rentan menimbulkan konflik

B. perbedaan ritual baik internal maupun eksternal umat beragama

C. perbedaan penafsiran terhadap teks suci

D. pemuka agama yang otoritatif sehingga melahirkan pengikut yang fanatik

E. penggunaan media sosial dalam dakwah di era digital

Soal nomor 19

Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu falsafah Bangsa Indonesia memang harus selalu dijaga dan diterapkan. Hal ini guna menjaga kerukunan antar umat beragama, juga suku dan ras. Salah satu hal untuk menjaga kerukunan itu ialah melalui forum diskusi dan dialog lintas agama dan budaya. Tujuan dari dialoglintas agama  adalah menciptakan kedamaian dan saling menghargai antar pemeluk agama. Sehingga terwujud kenyamanan dalam mencapai kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan kestabilan politik.

Terkait dengan narasi di atas, berikut ini yang tidak termasuk aturan dasar dalam dialog lintas agama adalah ….

A. tujuan dialog adalah untuk belajar

B. tidak boleh membandingkan pemikiran ideal dengan pemikiran yang dikemukakan patner

C. dialog dilakukan atas dasar saling percaya

D. memberi kritik terhadap dirinya sendiri

E. tidak boleh mencoba  mengalami agama patnernya

Untuk soal 20-23 menggunakan stimulus berikut.

Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) menolak renovasi Masjid Agung Al-Aqsha di Sentani, Papua. Di antara alasannya, menara masjid itu lebih tinggi dari gereja di sekitar lokasi di Jalan Raya Abepura. Penolakan itu termuat dalam sebuah surat pernyataan mengatasnamakan PGGJ dan merinci delapan poin keberatan. Selain soal menara masjid, tujuh poin lain: pelantang suara harus diarahkan ke masjid; membatasi dakwah Islam di Jayapura; melarang anak sekolah memakai seragam “bernuansa agama tertentu”; melarang “ruang khusus seperti mushalla” pada fasilitas umum; melarang pembangunan masjid dan musala di area perumahan KPR BTN; pembangunan rumah ibadah wajib mendapatkan rekomendasi bersama PGGJ, pemerintah daerah, dan pemilik hak ulayat sesuai peraturan pemerintah; serta mendesak pemerintah provinsi dan DPR Jayapura menyusun Raperda tentang “kerukunan umat beragama” di Jayapura.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Papua tahun 2017, pemeluk Kristen Protestan maupun Katolik berjumlah 85 persen. Sementara umat Islam berjumlah 15,12 persen dari total penduduk. Di Kabupaten Jayapura, umat Kristen berjumlah 59 persen dari total penduduk, baik Protestan maupun Katolik. Sementara umat Islam mencapai 41 persen.

Soal nomor 20

Setelah melakukan analisis menggunakan iceberg analisis, yang menjadi “mental model” dari peristiwa di atas adalah ….

A. regulasi dan program pemerintah belum responsif

B. keberagamaan isu sensitif

C. trend mayoritarianisme

D. kelompok masyarakat yang beragama secara ekstrim dalam berbagai bentuk

E. pendidikan agama kurang memperkuat keberagamaan yang moderat

Soal nomor 21

Dari peristiwa yang ada pada teks di atas,  dengan menggunakan iceberg analisis, yang menjadi “event” dari peristiwa di atas adalah ….

A. Persekutuan Gereja Kabupaten Jayapura menolak renovasi Masjid Agung

B. trend spiritualitas

C. tokoh agama kurang mampu bersaing

D. pemda mengikuti tekanan kelompok mayoritas

E. masih banyak prioritas lain

Soal nomor 22

Setelah melakukan analisis menggunakan iceberg analisis, yang menjadi “pattern of behavior” dari peristiwa di atas adalah ….

A. pendidikan agama kurang memperkuat keberagamaan yang moderat

B. pemda mengikuti tekanan kelompok mayoritas

C. media Sosial memberikan ruang untuk pesan ekstrim

D. trend mayoritarianisme

E. keberagamaan isu sensitif

Soal nomor 23

Setelah melakukan analisis menggunakan iceberg analisis, yang menjadi “system structure” dari peristiwa di atas adalah….

A. trend spiritualitas

B. masih banyak prioritas lain

C. regulasi dan program pemerintah belum responsif

D. beragama secara instan

E. rakut didemo

Untuk soal 24 – 27 menggunakan stimulus berikut.

Spanduk penolakan itu terpampang di tembok pinggir Jalan Kolonel Ahmad Syam, Kompleks IPB Baranangsiang IV. Isinya, pernyataan warga plus tokoh masyarakat Bogor Utara yang menolak pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di wilayah mereka di Kelurahan Tanah Baru. Alasannya, pihak masjid tidak melakukan sosialisasi atas rencana renovasi masjid itu. Setidaknya ada empat spanduk penolakan di dekat pembangunan masjid.

Di balik penolakan, ada sentimen keyakinan yang menyinggung warga ketika masjid itu menyiarkan dakwah. Warga kerap dinyatakan bid’ah karena melakukan kegiatan maulid Nabi, salawat, dan tawasul. “Menolak dengan tegas pembangunan dan keberadaan masjid Imam Ahmad bin Hanbal” tulis warga. “Sampai Kapan pun”. Muara penolakan bermula dari dakwah masjid Imam Ahmad bin Hanbal. Warga yang kebanyakan kaum Nahdliyin merasa tersinggung dengan isi dakwah yang kerap menyerempet akidah yang selama ini dijalani warga. Apalagi kebanyakan warga Bogor Utara sering melakukan tradisi maulidan termasuk ziarah kubur dan tawasulan. Alasan kebanyakan warga menolak masjid karena tidak menerima akidah mereka dinyatakan bid’ah. Dakwah salafi dari masjid tersebut bikin banyak warga tersinggung lantaran tradisi keagamaan warga kerap dianggap tidak sesuai dengan Alquran dan hadis. Menyimpan masalah sejak awal, Masjid Imam Ahmad bin Hanbal sudah 16 tahun berdiri di wilayah lingkungan RT 05/ RW 10 itu. Ketika pertama berdiri, warga juga sempat menyuarakan penolakan. Namun, belakangan sikap warga menjadi cair. Warga dan tokoh masyarakat memberikan izin berdirinya masjid tersebut atas dasar kesepakatan. Salah satu poin kesepakatan itu: dakwah masjid tidak menyenggol akidah yang selama ini dijalani warga, yakni tahlilan, ziarah kubur termasuk juga maulid nabi—tradisi keagamaan yang melekat pada kalangan Nahdlatul Ulama.

Masalah menjadi sensitif ketika ada rencana renovasi masjid pada Maret 2016. Masjid lama, yang dibangun pada 2001, dirobohkan untuk dibangun empat lantai. Momentum ini menjadi pengungkit warga yang sudah gelisah dengan isi ajaran dakwah dari masjid tersebut, mendorong warga melakukan penolakan dan akhirnya memasang sejumlah spanduk di lokasi pembangunan masjid. Warga yang tinggal di lingkungan paling dekat masjid sama sekali tak dimintai persetujuan. Penolakan warga sampai ke meja Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, politikus dari Partai Amanat Nasional. Pada Desember lalu warga beserta tokoh masyarakat Bogor Utara melakukan pertemuan di kantor Wali Kota bersama jemaah masjid Imam Ahmad bin Hanbal. Hasilnya adalah pembangunan masjid “dihentikan sambil melengkapi aspek teknis dan non-teknis.”

Soal nomor 24

Setelah melakukan analisis menggunakan proses-U, yang menjadi bagian dari proses “rethinking” dari peristiwa di atas adalah ….

A. merubah tren spritualitas instan

B. tidak terjadi gesekan antar internal umat agama

C. merubah Trend mayoritarianisme

D. regulasi harus diperkuat

E. perbedaan pandangan keagamaan adalah isu penting dan prioritas

Soal nomor 25

Setelah melakukan analisis menggunakan proses-U, yang menjadi bagian dari proses “redesigning” dari peristiwa di atas adalah ….

A. merubah tren spritualitas instan

B. tidak terjadi gesekan antar internal umat agama

C. merubah Trend mayoritarianisme

D. regulasi harus diperkuat

E. perbedaan pandangan keagamaan adalah isu penting dan prioritas

Soal nomor 26

Setelah melakukan analisis menggunakan proses-U, yang menjadi bagian dari proses “reframing” dari peristiwa di atas adalah….

A. terjadi sikap ekstrimisme dalam beragama

B. tidak terjadi gesekan antar internal umat agama

C. mengubah trend mayoritarianisme menjadi kesetaraan

D. regulasi harus diperkuat

E. perbedaan pandangan keagamaan adalah isu penting dan prioritas

Soal nomor 27

Setelah melakukan analisis menggunakan proses-U, yang menjadi bagian dari proses “reacting” dari peristiwa di atas adalah….

A. terjadi sikap ekstrimisme dalam beragama

B. tidak terjadi gesekan antar internal umat agama

C. mengubah trend mayoritarianisme menjadi kesetaraan

D. regulasi harus diperkuat

E. perbedaan pandangan keagamaan adalah isu penting dan prioritas

Soal nomor 28

Islam memiliki konsep kehidupan yaitu Islam rahmatan lil alamin, yaitu ….

A. ajaran Islam yang mendasar dan sekaligus menegakkan keseimbangan dalam penciptaan dan kesatuan kehidupan

B. mencintai tanah air sebagian dari iman

C. Islam yang memberikan kedamaian dan menyebarkan nilai kasih sayang kepada seluruh alam

D. ajaran Islam yang menyeluruh meliputi semua zaman, kehidupan, dan eksistensi manusia

E. teladan yang baik bagi umat manusia

Soal nomor 29

Berikut ini yang merupakan implementasi moderasi dalam level negara adalah ….

A. kesiapan mengikuti semua petunjuk-Nya

B. diberi mandat untuk memimpin dan mengelola bumi

C. khalifah atau wakil Tuhan di bumi

D. menciptakan kemashlahatan bersama

E. menciptakan Sumber Daya Manusia yang moderat

Soal nomor 30

Diskursus moderasi beragama di Indonesia dijabarkan dalam  ….

A. Moderasi Perkataan, Gerakan, dan Perbuatan

B. Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Perbuatan

C. Moderasi Pemikiran, Pemahaman, dan Perbuatan

D. Moderasi Pemikiran, Gerakan, dan Literasi

Soal 31

Islam rahmatan lil’alamin sebagai solusi dalam bernegara dan toleransi, kecuali ….

A. mengedepankan interen beragama

B. mengokohkan bahwa ajarannya bersipat universal atau kebaikan untuk seluruh umat manusia, alam, dan lingkungan

C. berorientasi terhadap kemaslahatan, kebahagiaan dunia dan akhirat

D. wahyu Ilahi (Al-Qur’an) sebuah gagasan yang sempurna tanpa kelemahan dan kekurangan, gagasan suci dan autentik, yang dimanifestasikan dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlandaskan nilai Islam

Soal nomor 32

Berikut ini adalah faktor penyebab radikal, kecuali ….

A. inklusif

B. bacaan yang salah terhadap sejarah umat Islam yang dikombinasikan dengan idealisasi berlebihan terhadap umat Islam pada masa tertentu

C. deprivasi politik, sosial dan ekonomi yang masih bertahan dalam masyarakat

D. pemahaman keagamaan yang literal, sepotong-sepotong terhadap ayat-ayat Al-Quran

Soal nomor 33

“Moderasi” dalam al-Qur`an disebut dengan wasathiyyah, diambil dari kata ….

A. tawazun

B. ummatan islam

C. khayr ummah

D. ummatan wasathan

Soal nomor 34

Di antara karakteristik ajaran Islam adalah al-washatiyyah (moderat) dan tawazun. Arti tawazun adalah ….

A. kemerdekaan

B. kebersamaan

C. keseimbangan

D. kedinamisan

Soal nomor 35

Di bawah ini merupakan contoh sikap moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, kecuali

A. tidak membeda-bedakan teman yang berbeda agama

B. melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan tidak baik dan benar

C. toleran terhadap pelaksanaan ibadah yang dianut pemeluk agama lain

D. menghormati agama yang diyakini orang lain

Soal nomor 36

Dikemukakan bahwa “Islam itu relevan untuk setiap zaman dan waktu”.

Kalimat yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah ….

A. Shalih laa zaman

B. Rojulun laa yadri wa laa yadri annahu laa yadri

C. Rojulun yadri wa yadri annahu yadri

D. Shalih li kulli zaman wa makan

Soal nomor 37

Makna kandungan Al Quran surat Al hujurat 13 adalah ….

A. Manusia diciptakan untuk saling mengenal baik laki-laki maupun perempuan

B. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakan

C. Rasulullah adalah nabi terakhir utusan Allah

D. Manusia harus mengingatkan dalam kesabaran dan kebaikan

Soal 38

Pengertian dari sikap moderat adalah ….

A. mengimani keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah SWT

B. sesuatu hal yang sifatnya terbaru, sesuatu yang mutakhir

C. seseorang dalam golongan tengah dari spektrum politik sayap kiri-kanan

D. mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu

Soal nomor 39

Berikut yang merupakan sikap Moderasi Beragama adalah ….

A. seruan atas nama jihad agama untuk mengkafirkan sesama, bahkan boleh membunuh, menghunus pedang, memenggal kepala, dan menghalalkan darahnya

B. orang yang atas nama agama ingin mengganti ideologi negara, yang sudah menjadi kesepakatan bersama bangsa kita

C. cara pandang beragama dalam kehidupan bersama, dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama – yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa

D. orang yang tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan atau mengamalkan ajaran agamanya

Soal nomor 40

Contoh melanggar batasan kemanusiaan adalah ….

A. melakukan perbuatan terpuji

B. sopan dan santun kepada orang lain

C. toleransi

D. melakukan perbuatan yang merendahkan martabat kemanusiaan

Soal nomor 41

Moderasi agama islam sangat diperlukandi Indonesia, karena ….

A. agar bisa memecahkan persatuan kelompok antar umat beragama

B. mendorong manusia bermusuhan dengan yang beragama

C. agar bisa menjadi alasan untuk intoleran terhadap agama lain

D. agar mampu menjadikan paham agamanya sebagai instrumen untuk menghargai perbedaan antar umat agama lain

E. mendorong manusia bermusuhan dengan yang beragama

Soal nomor 42

Beirkut ini yang merupakan contoh beragama yang berlebihan adalah ….

A. saling menghormati

B. mengaji

C. merendahkan agama orang lain

D. sholat tepat waktu

Soal nomor 43

Contoh moderasi adalah ….

A. tidak percaya diri

B. malu

C. sombong

D. keberanian

Soal nomor 44

Perhatikan ilustrasi berikut ini!

Dika dan Rico adalah sahabat, mereka berbeda agama. Dika beragama Islam. Rico beragama Kristen. suatu saat Dika diajak untuk mengikuti ibadah sesuai keyakinan Rico. Namun dengan sopan Dika menolaknya sengan baik .

Hal itu menunjukkan Dika mengamalkan ….

A. Qs. Al Kafirun 1- 6

B. Qs al Fatihah ayat 1- 4

C. Qs An Nas ayat 1 – 4

D. Qs. An Nashr ayat 1- 3

Soal nomor 45

Di bawah ini yang termasuk penerapan moderasi beragama ….

A. mengatakan umat lain sebagai kafir

B. memicu pertengkaran antar agama

C. umat Islam dituntut untuk menjiwai ajaran agamanya dengan mengedepankan berpikir, berperilaku, dan bersikap sikap tawazun (seimbang)

D. umat Islam gampang terpecah belah

Soal nomor 46

Ketika saya berkeyakinan, memiliki pengetahuan bahwa jilbab itu wajib maka saya akan ….

A. mengkaji ulang pengetahuan saya atas Jilbab ketika ada yang mengatakan Jilbab tidak wajib

B. menyalahkan orang yang mengatakan bahwa jilbab tidak wajib

C. menyalahkan orang yang tidak berjilbab

D. berdialog dengan mereka yang tidak berjilbab untuk mendapatkan perspektif berbeda

Soal nomor 47

Ketika saya punya pendapat bahwa Jihad itu wajib, maka ketika orang lain mengatakan jihad tidak wajib, maka saya ….

A. mempertahankan dan memerintahkan orang untuk berjihad

B. mempertahankan dan menyalahkan mereka yang tidak mw berjihad

C. dialog dengan mereka yang tidak berpahaman sama

D. mengkaji ulang bersama mereka yang berpahaman sama

Soal nomor 48

Perhatikan Qs Surat Al-Baqarah ayat 143 berikut!

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَٰكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا ٱلْقِبْلَةَ ٱلَّتِى كُنتَ عَلَيْهَآ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ ٱلرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَٰنَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Ayat tersebut menerangkan bahwa ….

A. Allah menjadikan (umat Islam), umat yang menjadi penengah(washathan) dalam setiap persoalan

B. Allah memerintahkan manusia untuk melakukan kebaikan

C. Allah Swt memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada orangtua

D. Allah Swt melarang manusia menghardik anak yatim

Soal 49

Perhatikan ilustrasi berikut ini!

Ridho membuka media sosial yang dimilikinya. Tiba tiba muncul disitu pembahasan terkait dengan agama, lalu banyak yg mengomentari . Ridhopun tak bisa menahan diri ikut mengolok – olok agama lain, Sehingga saling menjelek – jelekkan. Sikap Ridho tidak mencerminkan bahwa umat Islam sebagi penengah terhadap persoalan.

Sikap yang seharusnya Ridho lakukan adalah  ….

A. tidak ikut mengolok olok

B. masa bodoh

C. ikut nimbrung , memprovokasi

D. semua benar

Soal nomor 50

Sikap yang harus dilakukan kepada teman berbeda agama adalah ….

Pilihan jawaban

A. ikut beribadah

B. menghargai dan menghormati dengan ibadah masing – masing sesuai dengan agamanya

C. menganggap agama kita yang paling benar

D. mengolok-olok agama lain

Baca : Kisi-kisi Soal Moderasi Beragama Calon PPPK Kemenag Tahun Anggaran 2022

Demikian contoh soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kemenag Tahun 2023. Semoga bermanfaat.

4 Replies to “Contoh Soal Moderasi Beragama Seleksi CASN PPPK Kemenag 2023

Tinggalkan Balasan