Contoh Skripsi Lengkap Bahasa Indonesia Menulis Puisi Teknik Kata Kunci

Contoh Skripsi Lengkap Bahasa Indonesia Menulis Puisi Teknik Kata Kunci

Amongguru.com. Berikut ini admin bagikan Contoh Skripsi Lengkap Bahasa Indonesia Menulis Puisi Teknik Kata Kunci.

Contoh skripsi ini dapat menjadi referensi bagi Anda dalam menyusun skripsi pendidikan, khususnya di bidang Bahasa Indonesia.

Judul :

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI TEKNIK KATA KUNCI DENGAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 1 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2010/2011

BAB I
PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang

Di dalam pembelajaran sastra, siswa ditempatkan sebagai pusat pada dunia pendidikan bahasa yang mengkoordinasikan komunikasi lisan, eksplorasi sastra, dan perkembangan pengalaman individu.

Sastra dalam pembelajaran dapat membantu pembelajaran kebahasaan, karena sastra dapat meningkatkan empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, membaca, menulis, dan berbicara.

Salah satu pembelajaran sastra adalah menulis puisi. Mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan bahwa keterampilan menulis puisi terdapat pada pembelajaran mulai tingkat SD, SMP, dan SMA.

Tetapi pada kenyataannya, pembelajaran menulis puisi di sekolah masih banyak kendala dan cenderung dihindari.

Di dalam pelaksanaannya, pembelajaran menulis puisi belum sepenuhnya mengarah pada aspek apresiatif produktif.

Pembelajaran menulis puisi masih didominasi oleh teori-teori puisi, misalnya ciri-ciri puisi, nama pengarang dan karyanya, berasal dari angkatan mana, dan lain-lain.

Menulis puisi merupakan salah satu Kompetensi Dasar yang menjadi bagian dari Standar Kompetensi bersastra siswa kelas VII G Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Standar Kompetensi tersebut mengharapkan siswa mampu mengungkapkan keindahan alam dan pengalaman melalui menulis kreatif puisi.

Pentingnya pembelajaran sastra di sekolah, termasuk pembelajaran menulis kreatif puisi, guru harus berusaha untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis kreatif puisi dengan berbagai upaya dan metode yang diajarkan, karena pembelajaran sastra khususnya puisi sampai saat ini masih menghadapi berbagai masalah.

Masalah yang dihadapi antara lain jumlah dan mutu pengajar, jumlah dan mutu buku teks yang dipergunakan, proses pembelajaran yang cenderung monoton dan hasil belajar siswa yang kurang memuaskan.

Hal ini menimbulkan kurang minatnya siswa terhadap pembelajaran sastra tersebut, sehingga hasil karya puisi siswa tidak mengandung unsur keindahan.

Menulis puisi bagi kebanyakan orang merupakan pelajaran yang memberatkan siswa dan guru. Pembelajaran menulis puisi harus lebih banyak bersifat aplikatif. Berupa pelatihan-pelatihan kegiatan menulis.

Menulis puisi sering dianggap bakat oleh siswa, sehingga siswa yang tidak mempunyai bakat takut untuk menulis puisi. Padahal anggapan tersebut terbukti kecil karena bakat tidak ada artinya tanpa latihan.

Menulis puisi membutuhkan imajinasi yang tinggi dan kemampuan siswa dalam merangkai kata demi kata sehingga menjadi rangkaian kata-kata yang indah.

Kemampuan tersebut pada umumnya belum dikuasai sepenuhnya oleh siswa karena pembelajaran puisi belum dilaksanakan secara maksimal, terutama dalam membangun daya imajinasi siswa untuk berkreasi pada proses menulis puisi.

Beberapa faktor teknis dalam menulis puisi yang berasal dari siswa, antara lain: kesulitan siswa dalam menemukan ide, kesulitan siswa menemukan kata pertama dalam puisinya, kesulitan siswa mengembangkan ide menjadi puisi karena minimnya penguasaan kosa kata, dan siswa kurang terbiasa mengemukakan perasaan, pemikiran dan imajinasinya ke dalam puisi.

Selain itu siswa kurang mengetahui adanya prinsip Licentia Poetica (kebebasan penyair), rima yang digunakan siswa kurang dengan suasana puisi, siswa dalam pembaitan kurang tepat, penampilan atau tipografi yang kurang menarik sehingga siswa menganggap menulis puisi sangat sulit.

Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi disebabkan oleh minat siswa dalam belajar menulis masih kurang. Sebagian siswa merasa bahwa membuat puisi adalah pekerjaan yang sulit dan siswa juga belum mengetahui tujuan serta manfaat menulis puisi.

Selain hal tersebut, masalah penilaian yang hanya menekankan pada hasil pembelajaran kurang sesuai digunakan dalam pembelajaran menulis puisi, karena dengan menilai hasilnya saja, guru tidak dapat mengetahui perubahan perilaku siswa dan proses belajar siswa yang seharusnya dapat dipantau melalui penilaian

Berdasarkan observasi di SMP Negeri 1 Pringapus, kemampuan pembelajaran bersastra masih rendah, khususnya menulis puisi.

Hal ini dapat dilihat dari kemampuan menulis puisi yang belum baik seperti, siswa belum mampu menyesuaikan isi dengan tema, kesulitan dalam menentukan diksi yang tepat, rima yang digunakan siswa kurang mampu mendukung suasana puisi, serta penampilan puisi yang kurang menarik sehingga pembelajaran keterampilan menulis puisi perlu

Usaha untuk meningkatkan keterampilan puisi memerlukan teknik pembelajaran yang sesuai dan menarik. Salah satu teknik yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi adalah teknik kata kunci dengan media gambar.

Untuk mengatasi kesulitan siswa untuk memulai menulis puisi dapat diatasi dengan menggunakan teknik kata kunci.

Teknik kata kunci yang digunakan merupakan teknik yang dapat membantu siswa untuk mencari gagasan dan menciptakan kata-kata awal dalam sebuah puisi.

Penggunaan media gambar dalam pembelajaran keterampilan menulis puisi bertujuan untuk memberikan pengaruh dan rangsangan bagi siswa untuk mengungkapkan kata kunci. Dengan menggunakan gambar siswa lebih mudah menemukan ide untuk menulis puisi.

Guru menampilkan gambar yang berhubungan dengan tema tertentu, sehingga dengan mudah siswa dalam menentukan diksi yang tepat untuk menulis puisi.

Media gambar ini dapat terdiri atas berbagai macam gambar, salah satunya dapat berupa gambar keindahan alam.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu diadakan penelitian dengan judul Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi melalui Teknik Kata Kunci dengan Media Gambar Siswa Kelas VII G SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang Semester 2 Tahun Pelajaran 2010/2011.

B.  Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut.

  1. Seberapa besar peningkatan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Pringapus setelah menggunakan teknik kata kunci dengan media gambar?
  2. Bagaimanakah perubahan perilaku belajar siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Pringapus dalam menulis puisi setelah menggunakan teknik kata kunci dengan media gambar?
C.  Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut.

  1. Mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang setelah menggunakan teknik kata kunci dengan media gambar.
  2. Untuk mengetahui perubahan perilaku siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang dalam pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan menggunakan teknik kata kunci dengan media gambar.
D  Manfaat Penelitian

Secara praktis, penelitian ini akan bermanfaat bagi guru, siswa dan sekolah.

1. Bagi Guru

Bagi guru, penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan upaya guru dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi.

Selain itu, dapat juga bermanfaat untuk memperbaharui cara pembelajaran menulis puisi sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis puisi keindahan alam melalui teknik kata kunci dengan media gambar.

2. Bagi Siswa

Bagi siswa, penelitian ini dapat memberikan pengalaman menulis puisi yang dapat digunakan siswa dalam kegiatan tertentu.

Hasil penelitian ini diharapkan juga dapat memberikan motivasi dan memberi kemudahan siswa dalam menulis puisi.

3. Bagi Sekolah

Bagi pihak sekolah, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang baik, berupa perbaikan pembelajaran menulis puisi kepada siswa.

Contoh Skripsi Lengkap Bahasa Indonesia Menulis Puisi Teknik Kata Kunci dapat Anda unduh pada link berikut.
Baca juga :

Demikian Contoh Skripsi Lengkap Bahasa Indonesia Menulis Puisi Teknik Kata Kunci. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan