Contoh Pemuliaan Tanaman Hasil Pewarisan Sifat dan Gambarnya

Contoh Pemuliaan Tanaman Hasil Pewarisan Sifat dan Gambarnya

Amongguru.com. Pemuliaan tanaman adalah kegiatan mengubah susunan genetik individu atau populasi tumbuhan untuk suatu tujuan.

Dengan demikian, pemuliaan tanaman dapat dikembangkan melalui ilmu pewarisan sifat atau genetika.

Tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul dikembangbiakkan menggunakan prinsip pewarisan sifat melalui teknik persilangan.

Di dalam mendapatkan sifat unggul tersebut, maka persilangan harus dilakukan beberapa kali sehingga sifat-sifat unggul ini akan tergabung dalam satu individu.

Pemuliaan tanaman sering disamakan dengan penangkaran tanaman, yaitu kegiatan memelihara tanaman untuk memperbanyak dan menjaga kemurniannya.

Di dalam kenyataannya, kegiatan penangkaran merupakan sebagian dari bentuk pemuliaan tanaman. Selain melakukan penangkaran, pemuliaan tanaman berupaya untuk memperbaiki mutu genetik, sehingga diperoleh tanaman dengan kualitas unggul.

Tahap Pemuliaan Tanaman

Pemuliaan tanaman pada dasarnya terbagi dalam lima tahapan kegiatan besar, sebagai berikut.

1. Penentuan tujuan

Penentuan tujuan pemuliaan tanaman merupakan langkah awal yang wajib dilakukan karena berkaitan dengan varietas yang akan diperoleh nantinya.

Tujuan pemuliaan tanaman biasanya didapatkan dari masalah-masalah yang ditemukan di lapangan, sehingga dengan program pemuliaan tanaman tersebut dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ada.

Baca :

Terdapat dua tujuan dalam program pemuliaan tanaman, yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang.

Tujuan jangka pendek difokuskan pada diperolehnya hasil tanaman yang lebih bermutu daam jangka pendek, sehingga dapat diproduksi secara nasional, misanya penanaman padi atau gandum.

Beberapa tujuan jangka pendek dalam pemuliaan tanaman adalah sebagai berikut.

a. Memenuhi keinginan konsumen dengan memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan.

b. Memenuhi kebutuhan petani atau produsen, yaitu peningkatan hasil panen secara cepat.

c. Memenuhi kebutuhan industri.

Sedangkan tujuan jangka panjang pemuliaan tanaman didasarkan pada strategi jangka panjang untuk mengantisipasi berbagai perubahan arah konsumen atau juga perubahan kondisi lingkungan.

Misanya, pemuliaan padi saat ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan hasil, akan tetapi juga diarahkan agar tahan terhadap kondisi ekstrim karena perubahan iklim 20 sampai 50 tahun mendatang.

2. Pembentukan keragaman genetik

Kegiatan yang dilakukan adalah menentukan populasi dasar atau bahan dasar dari proses pemuliaan tanaman.

Penyediaan materi pemuliaan atau populasi dasar yang mempunyai keragaman genetuik tinggi penting dilakukan untuk menunjang proses pemuliaan tanaman.

Tanaman dapat ditingkatkan potensi genetiknya apabila terdapat keragaman genetik dalam populasinya.

Cara yang dapat dilakukan untuk membentuk keragaman genetik adalah melalui persilangan, manipulasi kromosom, penggabungan inti sel, transfer gen, dan manipuasi regulasi gen.

3. Seleksi

Seleksi dilakukan untuk memberikan penilaian genetik dari populasi dasar yang sudah dipilih. Penyeleksian dilakukan jika materi pemuliaan memiliki keragaman genetik yang tinggi yang didasarkan pada penampakan fenotipe (uji keturunan).

Metode seleksi yang diterapkan tergantung pada cara perkembangbiakan tanaman, antara lain  sebagai berikut.

a. Seleksi massa; yaitu memilih bahan tanam yang lebih baik pada generasi berikutnya.

b. Seleksi galur murni; yaitu metode pemilihan bahan tanam dengan cara memisahkan individu yang terdapat dalam populasi varietas.

c. Seleksi pedigree; yaitu metode pemilihan bahan tanam sejak keturunan kedua (F2) dengan mencatat asal usulnya, sehingga didapatkan galur murni.

d. Seleksi bulk; yaitu metode pemilihan bahan tanam yang dilakukan pada generasi lanjut untuk mendapatkan galur murni.

e. Backcross; yaitu persilangan keturunan pertama (F1) dengan induknya (baik resesif atau dominan).

f. Seleksi satu tongkol satu baris (ear to row); yaitu pemilihan tanaman terpilih (tongkol) sebagai modifikasi dari seleksi massa.

4. Pengujian

Pengujian bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas individu yang terseleksi, sebelum akhirnya dilepas.

Sebelum tanaman terpilih dilepas menjadi varietas baru, maka terlebih dahulu dilakukan pengujian dalam bentuk uji adaptasi dan uji hasil.

Melalui pengujian ini, akan diketahun kemampuan tannam pada lingkungan jika dibandingkan varietas unggul sebelumnya.

Bahan-bahan pemuliaan yang telah terpilih harus dievaluasi atau diuji terlebih dahulu dalam kondisi lapangan. karena proses seleksi pada umumnya dilakukan pada lingkungan terbatas dengan ukuran populasi kecil.

Evaluasi dilakukan untuk melihat apakah keunggulan yang ditunjukkan sewaktu seleksi juga dipertahankan dalam kondisi lahan pertanian terbuka dan dalam populasi besar.

5. Pelepasan varietas

Varietas baru yang akan dilepas perlu diadakan percobaan adasptasi di beberapa tempat yang mewakili daersah dimana varietas tersebut akan ditanam.

Sebelum dilepas, maka prosedur pelepasan varietas bari harus diikuti, yaitu dengan cara mengajukan permohonan pelepasan varietas secara tertulis kepada Menteri Pertanian, sampai diterbitkan Surat Keputusan tentang pelepasa varietas oleh Menteri Pertanian.

Contoh Pemuliaan Tanaman

Berikut ini beberapa contoh pemuliaan tanaman hasil pewarisan sifat dan gambarnya.

a. Perbaikan ukuran buah pepaya yang kecil-kecil menjadi lebih besar dan berbiji sedikit.

b. Variasi warna pada bunga anggrek yang menambah keindahan bunga.

c. Ketahanan bunga potong sedap malam dengan menambah asam benzoat.

d. Keindahan dan keunikan tanaman hias mawar.

e. Peningkatan kandungan kurkumin pada temulawak.

f. Penemuan nangkadak (hasil pemuliaan tanaman nangka mini dan cempedak).

g. Penemuan jambu biji tanpa biji (Jambu kristal).

h. Penemuan apel dua warna sebagai hasil mutasi gen.

i. Penemuan kacang panjang ungu yang mengandung antosianin untuk menghambat penuaan.

Demikian beberapa contoh pemuliaan tanaman hasil pewarisan sifat dan gambarnya. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan