Contoh Laporan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas IPA Metode Probex

Contoh Laporan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas IPA Metode Probex

Amongguru.com. Contoh Laporan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas IPA Metode Probex.

Judul :

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN ZAT PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBEX (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN)

(Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang Semester 2 Tahun Pembelajaran 2008/2009).

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mengajar adalah bukan suatu kegiatan yang statis, tetapi merupakan interaksi dinamis antara kondisi sosial, tujuan pengembangan berpikir, teori-teori belajar, dan teknologi pendukung terutama dengan aspek personal dan intelektual siswa.

Guru harus bisa mengintegrasikan semua faktor tersebut sehingga diperoleh hasil pembelajaran sebaik mungkin, artinya bahwa metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru dapat memberikan peluang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan intelektualnya dan bermakna bagi diri siswa.

Cara mengajar atau lebih dikenal dengan metode pembelajaran menyangkut pada permasalahan kegiatan fisik apa yang harus diberikan kepada siswa sehingga kemampuan intelektualnya dapat berkembang, dan belajar dapat berjalan secara efisien serta bermakna (Mulyati Arifin, 2000: 118).

Sebagaimana banyak anggapan bahwa materi pelajaran eksak dalam hal ini IPA memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan materi pelajaran non eksak. Anggapan seperti ini tentu saja perlu disikapi oleh tenaga pendidik sebagai upaya peningkatan penguasaan peserta didik dalam memahami materi IPA yang disampaikan.

Proses pembelajaran IPA adalah proses yang kompleks dan saling berhubungan antara materi satu dengan yang lainnya. Konsep awal yang diterima siswa menjadi syarat untuk penguasaan konsep berikutnya.

Pengetahuan awal siswa pada setiap pengalaman belajarnya akan berpengaruh terhadap bagaimana mereka kan belajar dan apa yang akan mereka pelajari selanjutnya (Haryanto, 2000 : 24).

Kenyataan menunjukkan bahwa metode pembelajaran konvensional masih mendominasi dalam proses belajar mengajar IPA. Pembelajaran konvensional yang umum dilakukan adalah dalam bentuk ceramah, yaitu metode penyampaian informasi oleh guru sebagai pembicara kepada siswa sebagai sekelompok pendengar.

Di dalam situasi yang kurang menyenangkan, metode pembelajaran konvensional dapat menyebabkan minat belajar siswa menjadi rendah, karena metode ini kurang menarik, menghalangi respon siswa, dan membatasi daya ingat siswa.

Oleh karena itu, dibutuhkan suata metode pembelajaran yang menarik, inovatif, serta memberikan iklim kondusif dalam perkembangan daya nalar dan kreatifitas siswa.

Materi pelajaran yang berbeda-beda menuntut adanya variasi pembelajaran. Metode pembelajaran yang baik akan menghasilkan prestasi belajar yang memuaskan dan sebaliknya metode pembelajaran yag kurang tepat akan membuat siswa kurang termotivasi dan dampak selanjutnya bagi siswa adalah menurunnya prestasi belajar.

Beberapa identifikasi masalah yang ada dalam penelitian ini dan sering terjadi dalam pembelajaran IPA, khususnya untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah sebagai berikut.

  1. Selama ini siswa masih pasif dalam pembelajaran IPA
  2. Rendahnya pemahaman siswa mengenai konsep Perubahan Zat
  3. Metode pembelajaran yang selama ini digunakan kurang menarik, kurang inovatif dan kurang kondusif dalam mengembangkan daya nalar dan kreatifitas siswa.

Salah satu alternatif metode yang dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar IPA adalah metode pembelajaran Probex (Predict-Observe-Explain). Metode pembelajaran Probex didasarkan atas teori pembelajaran konstruktivisme yang memberi kesempatan siswa untuk menyadari apa yang telah menjadi pengetahuan awal mereka.

Mereka berinteraksi dengan alat  bahan, membuat prediksi (predict), menguji prediksi melalui pengamatan (observe), dan kemudian mengemukakan penjelasan mengenai fenomena yang mereka hadapi (explain).

Setelah itu, mereka menguji dan menyempurnakan penjelasan itu, atau bahkan memodifikasinya (Haryanto, 2000: 24). Metode pembelajaran Probex memungkinkan siswa untuk memformulasikan pengetahuan baru dan pengalaman yang telah mereka miliki sebelumnya.

Strategi ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk memikirkan kembali dan mengubah miskonsepsi mereka terhadap suatu masalah. Probex menantang siswa untuk berpikir dan memberikan kepuasan tertentu apabila prediksi siswa ternyata sesuai dengan hasil pengamatan (Tuwuh Rustanto, 2001 : 3).

Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti tertarik untuk mencoba menerapkan metode Probex dalam pembelajaran IPA melalui penelitian tindakan kelas yang berjudul : “Upaya Meningkatkan PemahamaKonsep Perubahan Zat    pada Mata Pelajaran IPA melalui Metode Pembelajaran Probex (Predict-Observe-Explain).”

Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang semester 2 tahun pembelajaran 2008/2009. Ada beberapa alasan, mengapa peneliti memandang perlu dilaksanakannya penelitian tindakan kelas  ini, sebagai berikut.

  1. Metode pembelajaran Probex merupakan metode yang baru dalam pembelajaran, sehingga perlu dikaji keefektifannya.
  2. Mata Pelajaran IPA, khususnya Konsep Perubahan Zat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga metode pembelajaran Probex sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran.
  3. Ketuntasan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus secara klasikal pada mata pelajaran IPA untuk konsep Perubahan Zat masih kurang dari 75%.
  4. Metode pembelajaran Probex dapat membantu siswa membentuk ide baru berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki sebelumnya.
  5. Metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran IPA untuk konsep Perubahan Zat selama ini masih menggunakan metode konvensional.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut.Apakah dengan metode pembelajaran Probex (Predict-Observe-Explain) dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang terhadap pembelajaran IPA untuk konsep Perubahan Zat?

C. Cara Pemecahan Masalah

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Perubahan Zat pada pembelajaran IPA, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan memberikan tindakan pada siswa kelas VII  SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang semester 2 tahun pembelajaran 2008/2009.

Tindakan yang dilakukan adalah dengan mengajarkan konsep Perubahan Zat menggunakan metode Probex (Predict-Observe-Explain) melalui serangkaian prosedur dalam penelitian tindakan. Kerangka pola pemecahan masalah dalam penelitian ini secara singkat dapat diterangkan dalam skema berikut.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam pembelajaran Probex dapat dijelaskan sebagai berikut.

  1. Guru memberikan penjelasan singkat mengenai konsep Perubahan Zat, atau meminta siswa membaca buku IPA pada materi  Perubahan Zat.
  2. Guru mengajak siswa untuk melakukan percobaan terkait perubahan zat, dengan terlebih dahulu siswa diminta memprediksikan hasil percobaan yang akan dilakukan (predict).
  3. Siswa melakukan pengamatan terhadap hasil percobaan yang dilakukan (observe).
  4. Siswa diminta membandingkan dan menjelaskan hasil prediksinya dengan hasil pengamatan dari percobaan (explain). Selanjutnya guru memberikan penguatan untuk menyamakan pemahaman siswa terhadap konsep Perubahan Zat dari percobaan yang telah dilakukan. Keberhasilan pembelajaran ditunjukkan oleh ketuntasan belajar, serta meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

D. Tujuan Penelitian  

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Perubahan Zat pada mata pelajaran IPA yang diajarkan menggunakan metode Probex (Predict-Observe-Explain).
  2. Meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA, yang ditandai dengan keaktifan siswa secara menyeluruh dalam pembelajaran.

E. Manfaat Penelitian

Secara teoritis hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bagi dunia pendidikan untuk mengembangkan strategi pembelajaran IPA, sehingga kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan.

Sedangkan dari segi praktis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak berikut.

1. Bagi guru

Guru dapat mengenalkan metode pembelajaran yang tepat dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan sistem pembelajaran IPA.

2. Bagi siswa

Siswa dapat meningkatkan prestasi belajar IPA, baik dari segi kualitatif  maupun kuantitatif melalui metode pembelajaran Probex (Predict-Observe-Explain)b. Meningkatkan sikap ilmiah siswa.

3.. Bagi sekolah

Sebagai sumbangan yang baik dalam rangka perbaikan pembelajaran IPA.

F. Penegasan Istilah

Penegasan istilah dalam penelitian ini dimaksudkan agar tidak terjadi salah penafsiran terhadap judul penelitian dan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada para pembaca. Istilah-istilah yang perlu dijelaskan dalam judul penelitian ini adalah sebagai berikut.

1.  Pemahaman konsep IPA

Pemahaman adalah proses, perbuatan, cara memahami atau memahamkan (Tim Penyusun Kamus, 1993 : 636). Konsep merupakan gambaran mental dari objek (Tim Penyusun Kamus, 1993 : 456).

Jadi pemahaman konsep IPA adalah proses memahami gambaran mental dari IPA sebagai objeknya. Di dalam penelitian ini, konsep IPA yang diajarkan adalah Perubahan Zat untuk siswa kelas VII  Sekolah Menengah Pertama.

2. Pokok bahasan Perubahan Zat

Perubahan Zat adalah salah satu materi dalam Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan SMP kelas VII dengan standar kompetensinya, yaitu memahami berbagi sifat dalam perubahan fisika dan kimia.

Pokok bahasan ini terdiri dari empat kompetensi dasar, yaitu: (a) Materi dan Perubahannya; (b) Perubahan fisika dan Perubahan Kimia; (c) Ciri-ciri Reaksi Kimia, dan (d) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Reaksi Kimia.

3. Pembelajaran Probex (Predict-Observe-Explain)

Pembelajaran Probex adalah metode pembelajaran yang membantu siswa untuk membentuk ide baru berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki sebelumnya. Metode ini melalui tiga tahap pembelajaran, yaitu membuat prediksi (predict), melakukan pengamatan (observe), serta diakhiri dengan membuat penjelasan (explain).

Contoh Laporan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas IPA Metode Probex di atas secara lengkap dapat di download disini.

Baca juga :

Demikian Contoh Laporan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas IPA Metode Probex. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan