Ciri-ciri Uranus Planet Terdingin Dalam Sistem Tata Surya

Ciri-ciri Uranus Planet Terdingin Dalam Sistem Tata Surya

Amongguru.com. Uranus adalah planet ke tujuh dalam sistem Tata Surya. Nama Uranus diambil dari nama dewa langit dalam mitologi Yunani Kuno, yaitu Ouranos.

Uranus ditemukan pertama kali pada tahun 1782 oleh William Herschel di Bath, Inggris, dengan menggunakan bantuan sebuah teleskop sederhana.

Ketika ditemukan, Uranus sempat dikira sebagai komet, karena terlalu redup untuk diamati. Melalui teleskop modern, planet Uranus akan terlihat sebagai cakram yang bewarna hijau laut

Uranus menjadi planet ketiga yang memiliki jari-jari terbesar dan merupakan planet keempat dengan massa terbesar dalam Tata Surya.

Uranus merupakan salah satu planet terjauh dari Matahari. Jarak rata-rata Uranus dari matahari adalah 2.870.000.000 km.

Kandungan utama Uranus, yaitu hidrogen, metana, helium, dan es. Keadaan ini menjadikan Uranus sebagai planet yang dingin dan beku.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Uranus, berikut ini adalah ciri-ciri Uranus planet terdingin dalam Tata Surya.

1. Ukuran dan massa

Diameter planet Uranus sekitar 50.100 km pada ekuatornya dengan kepadatan kurang lebih seperempat dari kepadatan Bumi.

Uranus adalah planet yang paling ringan di antara planet-planet raksasa. Kerapatan Uranus sekitar 1,27 g/cm³ menjadikannya planet paling tidak padat kedua setelah Saturnus.

2. Atmosfer

Atmosfer Uranus merupakan atmosfer planet terdingin dalam Tata Surya. Suhu terendah planet Uranus dapat mencapai −224 °C.

Atmosfer Uranus mempunyai struktur awan yang berlapis-lapis dan kompleks. Bagian bawah atmosfer diperkirakan terdiri atas air, sedangkan lapisan awan tertingginya terdiri atas metana. Pada bagian dalam Uranus sebagian besar terdiri atas es dan bebatuan.

3. Kala Rotasi dan Revolusi

Karena jaraknya yang sangat jauh dari matahari, maka Uranus memiliki kala revolusi yang lama. Jarak rata-rata Uranus dari Matahari adalah 2.870.000.000 km.

Uranus berevolusi (mengelilingi matahari) dalam satu kali lintasan selama 84,01 tahun. Sedangkan Uranus berotasi mengelilingi sumbunya sekali setiap 24 jam.

4.  Satelit

Uranus memiliki beberapa satelit yang berputar mengelilinginya dalam bidang datar equator planet.

Beberapa satelit alami yang dimiliki oleh planet Uranus di antaranya adalah Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

Pada tahun 1977 pada ahli astronomi menemukan 5 buah cincin, dan sekarang telah ditemukan ada 15 buah cincin yang mengelilingi planet ini.

Kelima belas cincin tersebut bersifat tipis dan sempit berukuran antara 9 sampai 100 km dan bewarna gelap.

5. Cincin Planet

Uranus memilikli sistem cincin planet yang rumit yang ditemukan dalam Tata Surya , setelah cincin Saturnus.

Baca juga : Anggota Planet Dalam dan Ciri-Cirinya Dilengkapi Gambar

Cincin-cincin tersebut tersusun dari partikel yang sangat gelap, yang beragam ukurannya dari mikrometer hingga sepersekian meter.

Materi pada cincin-cincin Uranus tersebut mungkin dulunya merupakan bagian dari satelit yang terpecah oleh tabrakan antar satelit berkecepatan tinggi.

Pecahan hasil tabrakan tersebut kemudian tertahan dalam zona stabil yang bersesuaian dengan cincin yang ada sekarang.

Demikian ciri-ciri Uranus planet terdingin dalam sistem Tata Surya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan