Ciri-ciri Klasifikasi Kingdom Protista Beserta Contoh dan Gambarnya

Ciri-ciri Klasifikasi Kingdom Protista Beserta Contoh dan Gambarnya

Amongguru.com. Protista merupakan kingdom yang terdiri atas organisme dengan membran inti sel (eukariotik) dan tubuh bersel satu yang belum membentuk jaringan. Karena bersifat eukariotik, maka susunan sel protista telah memiliki organela sel cukup lengkap.

Sel eukariotik tersusun dari komponen membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Sitoplasma terdiri dari cairan sel dengan semua organela sel yang terdapat di dalamnya. Organela sel meliputi mitokondria, badan golgi, retikulum endoplasmma, ribosom, dan vakuola.

Organisme protista dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar, yaitu protozoa dan ganggang.

  • Protozoa

Protozoa merupakan mirkroorganisme yang berukuran sekitar antara 3 – 300 mikron. Organisme yang tergabung dalam kelompok protozoa memiliki ciri-ciri seperti hewan. Protozoa bersifat heterotrof, bersel tunggal, dan dapat bergerak secara bebas.

Beberapa protozoa membentuk koloni, meskipun masing-masing masih dapat dikatakan berdiri sendiri-sendiri. Ciri khas protozoa yang lain adalah memiliki vakuola. Berdasarkan alat geraknya, protozoa dkelompokkan menjadi empat bagian, sebagai berikut.

  1. Amoeboid (berkaki semu = pseupodia), contohnya Entamoeba, E. histolytica, dan Amoeba proteus.
  2. Ciliata (berambut getar), contohnya Paramecium sp., Balantidium, Stentor, dan Vorticella.
  3. Flagellata (berbulu cambuk), contohnya Trypanosoma, Leishmania, dan Euglena viridis.
  4. Sporozoa (menghasilkan spora, tanpa alat gerak), contohnya Pasmodium vivax dan Plasmodium falciparum.

  • Ganggang

Ganggang yang digolongkan alam Protista adalah ganggang yang bersifat eukariotik dan bersel tunggal, memiliki kloroplas sehingga mampu melakukan fotosntesis. Golongan ini meliputi kelompok Euglena, Dinoflagellata, dan Diatomae.

Euglena hidup di air tawar degan sifat menyerupai hewan dan tumbuhan. Euglena dikatakan menyerupai hewan karena dapat bergerak bebas dengan menggunakan flagellata.

Euglena dikatakan menyerupai tumbuhan karena memiliki zat hijau daun dan dapat melakukan fotosintesis.

Sensor penangkap energi cahaya terletak pada pangkal flagela. Adanya sensor yang peka cahaya ini menyebabkan Euglena selalu bergerak menuju sumber cahaya.

Ciri-ciri Klasifikasi Kingdom Protista Beserta Contoh dan Gambarnya

Golongan Dinoflagellata (filum Pyrhophyta) sebagian besar hidup di laut dan diperkirakan ada kurang lebih seribu jenis. Tubuhnya terbungkus oleh lempeng yang terbuat dari selulose dan memiliki dua flagella.

Beberapa jenis Dinoflagellata dapat tumbuh dengan cepat pada kondisi perairan yang baik. Jika jumlah mereka sedang melimpah, maka membuat permukaan laut menjadi kemerahan.

Jumlah Dinoflagellata yang melimpah ini, apabila mati dan membusuk akan menjadi zat beracun bagi ikan, kerang, dan penyu, sehingga hewan-hewan tersebut akan mengalami kematian massal.

Beberapa jenis Dinoflagellata hidup menempel pada karang, sehingga karang yang mendapatkan banyak cahaya akan tumbuh 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan karang yang hidup ditempat lembab.

Ganggang dari kelompok Diatomae (filum Chrysophyta = ganggang pirang), berwarna pirang, hijau kekuningan, dan cokelat keemasan. Masing-masing individu memiliki kulit keras yang tersusun dari silika (bahan kaca).

Kulit keras tersebut berwujud sebagai kotak setangkup, dimana yang satu lebih kecil dan yang satunya lagi berukuran lebih besar sebagai tutupnya.

Sebagian besar Diatomae hidup di laut dan merupakan bagian dari plankton. Diatomae berguna sebagai makanan bagi hewan-hewan di perairan.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai ciri-ciri klasifikasi kingdom protista beserta contoh dan gambarnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan