Ciri-ciri dan Klasifikasi Kingdom Monera Beserta Contohnya

Ciri-ciri dan Klasifikasi Kingdom Monera Beserta Contohnya

Amongguru.com. Mikroorganisme yang memiliki bahan inti, akan tetapi tidak mempunyai membran itu (prokariotik) dikelompokkan ke dalam Kingdom Monera. Bahan inti tersebut dapat berupa asam inti, sitoplasma, dan membran sel.

Susunan organela sel prokariotik tidak selengkap dengan organisme eukariotik (memiliki membran inti). Organela sel yang dimiliki, meliputi ribosom, vakuola, vesikula, dan reverse deposit (tempat penimbunan). Koomponen penting lainnya adlah dinding sel, membran sel, nukleosid, dan sitoplasma (mencakup isi cairan sel).

Monera berkembang biak dengan cara membelah diri dan ada juga yang berkembang biak secara spora. Pembentukan spora biasanya dilakukan pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Spora yang dbentuk dinamakan endospora.

Organisme yang termasuk dalam kingdom Monera adalah bakteri dan alga hijau – biru (Cyanobacteria). Keduanya merupakan organisme bersel satu.

  • Bakteri

Bakteri merupakan organisme bersel satu yang tidak mempunyai membran inti. Ukuran bakteri antara 1 – 5 μm (1 μm = 1/1.000 mm). Bakteri memiliki bentuk yang beraneka ragam. Ada bakteri yang berbentuk bulat, panjang, dan ada pula yang bentuknya spiral.

Sebagian besar bakteri dapat bergerak secara bebas dan tidak melekat pada suatu tempat. Pergerakan bakteri dilakukan dengan bantuan flagela. Sebagian bakteri bersifat heterotrof, yaitu hidup sebagai pembusuk (dekomposer = pengurai sisa-sisa organisme). Contoh bakteri heterotrof adalah Eschericia coli.

Ciri-ciri dan Klasifikasi Kingdom Monera Beserta Contohnya
Ciri-ciri dan Klasifikasi Kingdom Monera Beserta Contohnya

Sebagian bakteri lainnya bersifat autotrof, yaitu bakteri yang mampu mensintesis atau menyusun makanannya sendiri secara kimia. Bakteri yang seperti ini disebut dengan kemoautotrof. Contoh bakteri kemoautotrof adalah bakteri belerang.

Bakteri berkembang biak secara aseksual melalui proses pembelahan sederhana yang dinamakan pembelahan binner. Pada kondisi ideal, bakteri dapat membelah satu kali setiap 20 menit.

Reproduksi yang cepat ini memungkinkan bakteri dapat berkembang biak menjadi sangat banyak dalam lingkungan yang menguntungkan, misalnya di tempat yang berlumpur atau makanan yang lembab.

Sebagian bakteri juga dapat bereproduksi dengan cara konjugasi. Beberapa konjugasi bakteri menggunakan pili seksual. Proses konjugasi dapat memproduksi kombinasi genetik baru dan menghasilkan bakteri dengan sifat baru.

  • Cyanobacteria (Alga Hijau – Biru)

Cyanobacteria sering disebut sebagai alga hijau-biru, karena memiliki warna hijau kebiruan. Cyanobacteria disebut sebagai alga (ganggang) karena tempat hidup dan kemampuannya dalam melakukan fotosintesis sama dengan tumbuhan ganggang lain pada umumnya. Akan tetapi Cyanobacteria masih bersifat prokariotik.

Sehingga, ganggang hijau – biru ini dikelompokkan ke dalam Kingdom Monera, sedangkan ganggang adalah organisme eukariotikmaka dimasukkan ke dalam Kingdom Protista.

Berbeda dengan bakteri, Cyanobacteria memiliki susunan tumbuh yang sudah lebih kompleks. Di dalam sel tubuhnya, telah dijumpai klorofif untuk melakukan fotosintesis, akan tetapi klorofil tersebut tidak terletak pada kloroplas, seperti halnya klorofil pada organisme eukariotik.

Cyanobacteria mampu melakukan fotosintesis seperti halnya pada ganggang dan tumbuhan tingkat tinggi. Cyanobacteria dapat hidup di berbagai tempat dengan berbagai keadaan, mulai dari tanah subur sampai tempat yang tandus. Contoh dari Cyanobacteria adalah Anabaena azollae, Oscillatoria, dan Spirulina maxima.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Ciri-ciri dan Klasifikasi Kingdom Monera Beserta Contohnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan