Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama pada Kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama pada Kurikulum Merdeka

Amongguru.com. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek telah menerbitkan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama pada Kurikulum Merdeka.

Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama ini tertuang Lampiran Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang capaian pembelajaran pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka.

Rasional Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar mantap secara spiritual, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman akan dasar-dasar agama Islam serta cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pendidikan agama Islam dan Budi Pekerti secara umum harus mengarahkan peserta didik kepada (1) kecenderungan kepada kebaikan (al-ḥanīfiyyah), (2) sikap memperkenankan (al-samḥah), (3) akhlak mulia (makārim al-akhlāq), dan (4) kasih sayang untuk alam semesta (raḥmat li al-ālamīn).

Dengan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, dasar-dasar tersebut kemudian diterapkan oleh peserta didik dalam beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, menjaga diri, peduli atas kemanusiaan dan lingkungan alam.

Deskripsi dari penerapan ini akan tampak dalam beberapa elemen Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terutama dalam akhlak pribadi dan sosial, akidah, syari’at dan sejarah peradaban Islam.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bisa menjadi pedoman bagi peserta didik dalam menjaga diri dan menerapkan akhlak mulia setiap hari.

Berbagai persoalan di masyarakat, seperti krisis akhlak, radikalisme dan krisis lingkungan hidup dan lain-lain mempunyai jawaban dalam tradisi agama Islam.

Dengan mempelajari dan menghayati Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, peserta didik mampu menghindari segala perubahan negatif yang terjadi di dunia, sehingga tidak mengganggu perkembangan dirinya baik dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, sesama warga negara, sesama manusia, maupun alam semesta.

Dengan konteks Indonesia pada abad 21 yang semakin kompleks, pemahaman yang mendalam tentang agama sangat dibutuhkan, terutama dalam menghormati dan menghargai perbedaan.

Pelajaran agama tidak hanya membahas hubungan manusia dengan Allah (ḥablmin Allāh), namun juga hubungan dengan diri sendiri, sesama warga negara, sesama manusia (ḥabl min al-nās) dan alam semesta.

Untuk itu, dibutuhkan pendekatan yang beragam dalam proses belajar agama yang tidak hanya berupa ceramah, namun juga diskusi-interaktif, proses belajar yang bertumpu pada keingintahuan dan penemuan (inquiry and discovery learning), proses belajar yang berpihak pada anak (student-centered learning), proses belajar yang berbasis pada pemecahan masalah (problem based learning), pembelajaran berbasis proyek nyata dalam kehidupan (project based learning), dan proses belajar yang kolaboratif (collaborative learning).

Berbagai pendekatan ini memberi ruang bagi tumbuhnya keterampilan yang berharga seperti budaya berpikir kritis, kecakapan berkomunikasi dan berkolaborasi, dan menjadi peserta didik yang kreatif.

Melalui muatan materi yang disajikannya dalam 5 (lima) elemen keilmuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti antara lain al-Quran dan hadis, akidah, akhlak, fiqih, dan sejarah peradaban Islam, pelajaran agama Islam dapat berkontribusi dan menguatkan terbentuknya profil pelajar pancasila sebagai pelajar sepanjang hayat (min al-mahdi ila al-laḥdi) yang beriman dan bertakwa, serta berakhlak mulia, menyadari dirinya bagian dari penduduk dunia dengan berkepribadian dan punya kompetensi global, mandiri, kreatif, kritis, dan bergotong royong.

Tujuan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Pada praktiknya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ditujukan untuk:

1. memberikan bimbingan kepada peserta didik agar mantap spiritual, berakhlak mulia, selalu menjadikan kasih sayang dan sikap toleran sebagai landasan dalam hidupnya;

2. membentuk peserta didik agar menjadi pribadi yang memahami dengan baik prinsip-prinsip agama Islam terkait akhlak mulia, akidah yang benar (‘aqīdah ṣaḥīḥah) berdasar paham ahlus sunnah wal jamā`ah, syariat, dan perkembangan sejarah peradaban Islam, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam hubungannya dengan sang pencipta, diri sendiri, sesama warga negara, sesama manusia, maupun lingkungan alamnya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

3. membimbing peserta didik agar mampu menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam berfikir sehingga benar, tepat, dan arif dalam menyimpulkan sesuatu dan mengambil keputusan;

4. mengkonstruksi kemampuan nalar kritis peserta didik dalam menganalisa perbedaan pendapat sehingga berperilaku moderat (wasaṫiyyah) dan terhindar dari radikalisme ataupun liberalisme;

5. membimbing peserta didik agar menyayangi lingkungan alam sekitarnya dan menumbuhkan rasa tanggung jawabnya sebagai khalifah Allah di bumi. Dengan demikian dia aktif dalam mewujudkan upaya-upaya melestarikan dan merawat lingkungan sekitarnya; dan

6. membentuk peserta didik yang menjunjung tinggi nilai persatuan, sehingga dengan demikian dapat menguatkan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah basyariyyah), persaudaraan seagama (ukhuwwah Islāmiyyah), dan juga persaudaraan sebangsa dan senegara (ukhuwwah waṫaniyyah) dengan segenap kebinekaan agama, suku dan budayanya.

Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti mencakup elemen keilmuan
yang meliputi :

1. Al-Qur’an-Hadis;

2. Akidah;

3. Akhlak;

4. Fikih; dan

5. Sejarah Peradaban Islam.

Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Pada Kurikulum Merdeka selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Unduh

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka mata pelajaran lainnya dapat di unduh pada tautan di bawah ini.

  1. Capaian Pembelajaran PAUD Kurikulum Merdeka – Unduh
  2. Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka – Unduh
  3. Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka – Unduh
  4. Capaian Pembelajaran Matematika Kurikulum Merdeka – Unduh
  5. Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris Kurikulum Merdeka – Unduh
  6. Capaian Pembelajaran IPA dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka – Unduh
  7. Capaian Pembelajaran IPA SMP Kurikulum Merdeka – Unduh
  8. Capaian Pembelajaran IPA SMA Kurikulum Merdeka – Unduh
  9. Capaian Pembelajaran Informatika Kurikulum Merdeka – Unduh
  10. Capaian Pembelajaran IPS SMP Kurikulum Merdeka – Unduh
  11. Capaian Pembelajaran IPS SMA Kurikulum Merdeka – Unduh
  12. Capaian Pembelajaran Seni Budaya Kurikulum Merdeka – Unduh
  13. Capaian Pembelajaran Prakarya Kurikulum Merdeka – Unduh
  14. Capaian Pembelajaran PJOK Kurikulum Merdeka – Unduh
  15. Capaian Pembelajaran Bahasa Asing SMA Kurikulum Merdeka – Unduh
  16. Capaian Pembelajaran SMK/MAK Kurikulum Merdeka – Unduh
  17. Capaian Pembelajaran SLB Kurikulum Merdeka – Unduh

Demikian capaian pembelajaran Pendidikan Agama pada Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan