Buku Panduan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia KBGI Tahun 2022

Buku Panduan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia KBGI Tahun 2022

Amongguru.com. Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikbudristek menerbitkan Buku Panduan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia KBGI XIII Tahun 2022.

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bertugas untuk menyiapkan kebijakan teknis, melaksanakan, memantau, mengevaluasi, dan melaporkan berbagai program di bidang pengembangan prestasi satuan pendidikan.

Salah satu program yang berkaitan dengan tugas tersebut adalah Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia atau yang dikenal dengan singkatan KBGI.

Melalui kegiatan Lomba Konstruksi Bangunan Gedung Indonesia (KGBI) diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi yang dimilikinya dalam merencanakan bangunan Gedung bertingkat menggunakan bahan beton ataupun baja.

Kegiatan KGBI mahasiswa tingkat nasional tahun 2022 merupakan kegiatan ke-XIII, dimana kegiatan besar ini diselenggarakan setiap tahun dan sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh Perguruan Tingggi di Indonesia.

KBGI ke-XIII Tahun 2022 ini terasa lebih istimewa karena dilaksanakan dengan tuan rumah Universitas Tarumanagara di tengah Pandemi Covid 19, sehingga harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII tahun 2022 ini akan dikompetisikan dalam 2 (dua) klasifikasi, yaitu (1) klasifikasi kompetisi model bangunan gedung 8 lantai dari material baja, dan (2) klasifikasi kompetisi model bangunan gedung 8 lantai dari material beton
bertulang pracetak.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya mengenali dan memanfaatkan material baja dan beton bertulang pracetak dalam aspek desain maupun pengkonstruksian, termasuk aspek pemeliharaannya.

Selain itu, melalui KBGI XIII ini dapat dimanfaatkan momentumnya untuk mengeksploitasi berbagai keunggulan yang dimiliki oleh material baja dan beton bertulang pracetak, sekaligus juga untuk mengetahui kemungkinan adanya kelemahan atau pun kekurangan yang masih perlu untuk diteliti lebih lanjut untuk improvement, sehingga Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII 2022, penggunaan material baja dan beton bertulang pracetak dapat menjadi material konstruksi masa depan, khususnya untuk bangunan tinggi.

Tujuan

Tujuan umum Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia XIII Tahun 2022 ini untuk mendorong dan menumbuh-kembangkan motivasi (minat) mahasiswa dalam bidang rancang bangun bangunan gedung dengan memperhatikan unsur kreativitas di dalam desainnya, dan kehandalan di dalam menahan bencana gempa bumi pada struktur menggunakan material baja dan beton pracetak.

Sedangkan tujuan khusus KBGI XIII ini adalah sebagai berikut.

1. Menumbuhkan daya tarik mahasiswa untuk lebih mendalami rancang-bangun konstruksi bangunan gedung dengan lebih mengedepankan unsur kreativitas.

2. Mengamati, memahami dan mampu mengaplikasikan proses desain dan rekayasa (dalam wujud model) sebagai bentuk aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi dalam rangka menghasilkan suatu perangkat dan sistem yang sangat dibutuhkan masyarakat.

3. Meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan bidang teknologi
bangunan gedung.

4. Membudayakan iklim kompetisi (pertandingan) yang sportif dan jujur di lingkungan
Perguruan Tinggi.

5. Mempelajari rekayasa bangunan gedung melalui tindakan realistik, pengalaman menganalisis masalah secara langsung (hands on experience).

6. Membuat model bangunan gedung yang diuji/dinilai dari segi kekuatan, kekakuan, keekonomian (kehematan) material, keindahan/estetika dan kemudahan pengerjaannya, unsur kreativitas di dalam rancang-bangun, selain secara fungsi harus memenuhi unsur-unsur bangunan hunian atau gedung bertingkat yang mempunyai kinerja yang baik, yaitu tahan terhadap bencana gempa bumi, selain juga beban angin pada kasus nyata.

7. Mengenali penggunaan material baja dan beton pracetak sebagai komponen struktur bangunan gedung, termasuk berbagai sistem sambungan yang dimungkinkan untuk diaplikasikan pada struktur baja dan beton pracetak.

8. Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII 2022 diaplikasikan pada struktur baja dan beton pracetak.

Tema

Tema dari Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII ini adalah:

“BANGUNAN GEDUNG TAHAN GEMPA BERINOVASI MATERIAL UNTUK PENGEMBANGAN METROPOLITAN MENYONGSONG ERA PASCA PANDEMI”

Metode Pelaksanaan Kompetisi

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII merupakan suatu kegiatan yang mencerminkan suatu pembangunan hunian atau gedung dalam skala yang lebih kecil.

Kompetisi ini terdiri dari Tahap Seleksi (Desain) dan Tahap Kompetisi (Rancang-Bangun) yang terdiri dari Tahap Presentasi, Tahap Persiapan, Tahap Konstruksi di Tempat Konstruksi di lokasi Finalis masing-masing, serta Tahap Pengujian Kinerja Seismik yang dilaksanakan di tempat penyelenggara kompetisi.

Ketentuan Kompetisi adalah sebagai berikut:

1. Setiap tim peserta kompetisi dari perguruan tinggi terdiri dari 2 (dua) orang Mahasiswa/i dan 1 (satu) orang Dosen Pembimbing untuk klasifikasi model bangunan gedung 8 lantai dari baja; dan/atau 2 (dua) mahasiswa/i serta 1 (satu) orang Dosen Pembimbing untuk klasifikasi model bangunan gedung 8 lantai dari beton bertulang pracetak.

2. Setiap Perguruan Tinggi boleh mengajukan proposal sebanyak-banyaknya (lebih dari 1 (satu) tim) untuk masing-masing Klasifikasi Kompetisi Model Bangunan Gedung dari Baja dan/atau Beton Bertulang Pracetak.

3. Waktu untuk penyusunan proposal sampai Tahap Seleksi ditetapkan sampai tanggal 20
Juni 2022, dan dilaksanakan di tempat peserta atau Perguruan Tinggi asal peserta masing-masing.

4. Peserta yang lolos/terpilih pada Tahap Seleksi akan menjadi Finalis dan diharuskan untuk membuat model bangunan gedung berskala 1:50 untuk Struktur Baja dan Struktur Beton Pracetak dari bangunan gedung bertingkat dengan ukuran sebenarnya (riil) untuk dapat maju (melanjutkan) ke tahap penilaian selanjutnya.

5. Finalis akan diundang oleh Panitia untuk mempresentasikan Proposal hasil desainnya dan mengkonstruksi model bangunan gedung di lokasi Tuan Rumah Perguruan Tinggi Penyelenggara, yaitu Universitas Tarumanagara, Jakarta.

6. Penilaian Kompetisi didasarkan pada unsur-unsur: Bangunan Gedung Berinovasi Material untuk Pengembangan Metropolitan; Kreativitas dalam Rancang-Bangun; Kesesuaian Implementasi terhadap Desain; Kinerja Seismik; dan Metode Pelaksanaan Konstruksi.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XIII akan dilaksanakan pada tanggal 3 – 6 November 2022 di lokasi Tuan Rumah Perguruan Tinggi Penyelenggara, yaitu Universitas Tarumanagara, Jakarta.

Semua biaya kegiatan peserta/tim terseleksi/finalis KBGI XIII menjadi tanggung jawab finalis (dan Perguruan Tinggi asalnya) sepenuhnya, mulai tahap persiapan, transportasi dan akomodasi selama Tahap Final dilaksanakan dilokasi tuan rumah penyelenggara.

Panitia dan tuan rumah hanya akan membantu dalam hal penyediaan informasi untuk memudahkan peserta dan finalis terkait kompetisi ini mulai dari awal sampai selesainya kegiatan ini.

Peserta

Persyaratan peserta kompetisi adalah sebagai berikut. a) Peserta adalah mahasiswa/i dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di seluruh
Indonesia, dan yang secara resmi menjadi utusan Perguruan Tinggi pengirim.
b) Proposal teknis yang disertai dengan Surat Pengantar dari Purek/Warek/Puket/Pudir
Bidang Kemahasiswaan wajib diunggah secara Daring melalui laman
https://pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/ paling lambat tanggal 20 Juni 2022 jam
23.59 WIB, lengkap dengan Metode Desain dan Standar/Code yang digunakan dalam
desain, serta gambar hasil desain model bangunan gedungnya.
c) Peserta yang diundang untuk mengikuti Tahap Kompetisi (Rancang-Bangun) adalah
Peserta/Tim yang lolos Tahap Seleksi (Desain) sebagai Finalis.

Buku Panduan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia KBGI XII Tahun 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Unduh

Demikian Buku Panduan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia KBGI Tahun 2022. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan