Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis 2023

Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis 2023

Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan telah menerbitkan Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis Tahun 2023.

Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis 2023 ini untuk pedoman dalam penyelenggaraan Program Targeted Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis LPDP Tahun 2023.

LPDP berkomitmen untuk mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan serta mendorong inovasi demi terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.

LPDP menyelenggarakan program beasiswa magister/doktor serta beasiswa dokter spesialis dan dokter subspesialis untuk putra-putri terbaik Indonesia.

Apa itu Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis?

Program Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis merupakan program beasiswa kerja sama antara LPDP dengan Kementerian Kesehatan yang dimaksudkan mendukung ketersediaan sumber daya manusia Dokter Spesialis dan Subspesialis dalam rangka pemenuhan dan pemerataan pelayanan spesialistik di Indonesia.

Seperti apa skema Beasiswa Dokter Spesialis dan SubspesialisI?

1. Beasiswa Dokter Spesialis diberikan untuk Dokter PNS atau non-PNS yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.

2. Pendaftar program Beasiswa Dokter Spesialis atau Subspesialis dapat mendaftar dengan atau tanpa melampirkan surat penerimaan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi.

3. Pendaftar yang telah mempunyai LoA Unconditional wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan yaitu Perguruan Tinggi yang mengeluarkan LoA tersebut.

4. Pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional wajib memilih 1 (satu) program studi yang sama pada 3 (tiga) Perguruan Tinggi Tujuan yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi Tujuan.

5. Pemilihan program studi tujuan subspesialis harus linear dengan bidang spesialisasi yang dimiliki.

6. Penerima Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis harus menyelesaikan studi sesuai dengan masa studi yang tertera dalam LoA Unconditional.

7. Masa studi maksimal setiap Program Studi diatur pada Lampiran Booklet

8. Lulusan Penerima Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis wajib berkontribusi di Indonesia sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2N+1) serta mengikuti program pendayagunaan lulusan sesuai rekomendasi dari Kementerian Kesehatan atau sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku di bidang kesehatan.

Apa saja komponen Dana yang diberikan?

1. Dana Pendidikan

a. Dana Pendaftaran

b. Dana SPP (Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal)

c. Dana Tunjangan Buku

d. Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi

e. Dana Bantuan Seminar Internasional/Konferensi Internasional;

f. Dana Bantuan publikasi Jurnal Internasional

2. Dana Pendukung

a. Dana Transportasi

b. Dana Asuransi Kesehatan

c. Dana Hidup Bulanan

d. Dana Kedatangan

e. Dana Keadaaan Darurat

f. Dana Tunjangan Keluarga

3. Dana Tambahan

a. Dana Pelatihan Kursus Wajib

b. Dana Ujian Keterampilan

c. Dana Uji Kompetensi

d. Dana transportasi dan akomodasi selama Pelatihan Kursus Wajib

e. Dana transportasi dan akomodasi selama Ujian Keterampilan

f. Dana transportasi dan akomodasi selama Uji Kompetensi

Apa saja persyaratan umum pendaftaran Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis?

Persyaratan umum Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis sebagai berikut.

1. Warga Negara Indonesia;

2. Berprofesi aktif sebagai Dokter PNS atau Dokter Non-PNS;

3. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum untuk pendaftar Dokter Spesialis atau STR Dokter Spesialis untuk pendaftar Dokter Subspesialis yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku;

4. Bagi Dokter yang berstatus sebagai  PNS/TNI/POLRI wajib megunggah surat usulan mengikuti beasiswa sekurang-kurangnya:

a. Pejabat Eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah bagi pendaftar yang berstatus PNS;

b. Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU bagi pendaftar yang berstatus anggota TNI, atau

c. Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes POLRI bagi pendaftar yang berstatus anggota POLRI.

5. Mengunggah surat rekomendasi dari Pimpinan (Direktur) rumah sakit dengan ketentuan:

a. Pimpinan rumah sakit tempat tujuan pendayagunaan setelah lulus studi adalah tempat bekerja saat ini; atau

b. Pimpinan rumah sakit tempat tujuan pendayagunaan setelah lulus studi bagi yang tidak bekerja di rumah sakit.

6. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan

a. hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/

b. tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK nya belum terbit.

7. Pendaftar yang telah menyelesaikan atau sedang menempuh studi diluar ketentuan LPDP pada pendidikan dokter spesialis tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa dokter spesialis.

8. Pendaftar yang telah menyelesaikan atau sedang menempuh studi (on going) pendidikan dokter subspesialis tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa dokter subspesialis, kecuali on going sesuai ketentuan LPDP.

9. Pendaftar yang telah selesai menempuh program magister dan/atau doktor dapat mendaftar pada program beasiswa dokter spesialis atau dokter subspesialis.

10. Pendaftar yang sedang studi (on going) program magister dan/atau doktor tidak dapat mendaftar pada program beasiswa dokter spesialis atau dokter subspesialis.

11. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.

12. Bersedia menandatangani/menyetujui surat
pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan
format pernyataan (poin-poin terlampir);
13. Melengkapi data diri pada formulir
pendaftaran online;
14. Menulis rencana pasca studi, dan rencana
kontribusi di Indonesia sesuai bidang
spesialisasi pasca studi;
15. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah,
prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan
pengalaman organisasi maka pendaftar
mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi
kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman
organisasi pada aplikasi pendaftaran.

Dipublikasikan tanggal 25 Januari 2023
Apa saja persyaratan khusus pendaftaran
Dokter Spesialis?
Persyaratan khusus Beasiswa Dokter Spesialis
sebagai berikut:
1. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar
pada 31 Desember di tahun pendaftaran
yaitu:
a. Pendaftar jenjang pendidikan dokter
spesialis berusia paling tinggi 35 (tiga
puluh lima) tahun.
b. Jika telah memiliki LoA Unconditional
maka syarat usia mengikuti ketentuan
program studi di perguruan tinggi tujuan.

2. Pendaftar wajib memiliki IPK sekurang-
kurangnya 3,00 pada skala 4,00 untuk IPK

sarjana dan/atau profesi dokter yang
dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau
fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir.
3. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan
bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat
pada 2 (dua) tahun terakhir dari tahun
pendaftaran beasiswa oleh ETS
(www.ets.org), PTE Academic
(www.pearsonpte.com), atau IELTS
(www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. TOEFL ITP® 475, TOEFL iBT® 57, PTE
Academic 43, dan IELTSTM 5.5;
b. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku
adalah yang dikeluarkan oleh lembaga
resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di
Indonesia;
c. Pendaftar yang sudah memiliki LoA
Unconditional sesuai perguruan tinggi
dan program studi tujuan LPDP, tidak
dipersyaratkan dokumen sertifikat resmi
kemampuan bahasa Inggris.
4. Mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR)
Dokter Umum yang masih berlaku;
5. Mengunggah Surat Kuasa dari pendaftar
kepada Kementerian Kesehatan untuk
pengambilan STR Dokter Spesialis.
6. Mengunggah Surat keterangan bebas
narkoba dengan kop resmi yang
ditandatangani oleh Dokter dari rumah sakit
pemerintah yang mencantumkan atau
melampirkan hasil laboratorium diterbitkan
pada tahun yang sama dengan pendaftaran
beasiswa;

7. Mengunggah surat peersetujuan dari
suami/istri/orang tua/wali ditempatkan di
seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional;
8. Pendaftar mengunggah dokumen sesuai
persyaratan tersebut melalui laman
pendaftaran beasiswa LPDP.
Apa saja persyaratan khusus pendaftaran
Dokter Subspesialis?
Persyaratan khusus Beasiswa Dokter
Subspesialis sebagai berikut:
1. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar
pada 31 Desember di tahun pendaftaran
yaitu:
a. Pendaftar jenjang pendidikan dokter
subspesialis berusia paling tinggi 45
(empat puluh lima) tahun.
b. Jika telah memiliki LoA Unconditional
maka syarat usia mengikuti ketentuan
program studi di perguruan tinggi tujuan.

2. Pendaftar wajib memiliki IPK sekurang-
kurangnya 3,00 pada skala 4,00 untuk IPK

dokter spesialis yang dibuktikan dengan
transkrip nilai asli atau fotokopi transkrip nilai
yang telah dilegalisir.
3. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan
bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat
pada 2 (dua) tahun terakhir dari tahun
pendaftaran beasiswa oleh ETS
(www.ets.org), PTE Academic
(www.pearsonpte.com), atau IELTS
(www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. TOEFL ITP® 475, TOEFL iBT® 57, PTE
Academic 43, dan IELTSTM 5.5;
b. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku
adalah yang dikeluarkan oleh lembaga
resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di
Indonesia;
c. Pendaftar yang sudah memiliki LoA
Unconditional sesuai perguruan tinggi
dan program studi tujuan LPDP, tidak
dipersyaratkan dokumen sertifikat resmi
kemampuan bahasa Inggris.
4. Mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR)
Dokter Spesialis yang masih berlaku;
5. Mengunggah Surat Kuasa dari pendaftar
kepada Kementerian Kesehatan untuk
pengambilan STR Dokter Subspesialis.

Dipublikasikan tanggal 25 Januari 2023
6. Mengunggah Surat Keterangan Bebas
Narkoba dengan kop resmi yang
ditandatangani oleh Dokter dari rumah sakit
pemerintah yang mencantumkan atau
melampirkan hasil laboratorium diterbitkan
pada tahun yang sama dengan pendaftaran
beasiswa;
7. Mengunggah surat peersetujuan dari
suami/istri/orang tua/wali ditempatkan di
seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional;
8. Telah melaksanakan praktik sebagai dokter
spesialis paling sedikit 5 (lima) tahun sesuai
aturan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI)
(pernyataan tercantum dalam surat usulan
bagi Dokter PNS/TNI/POLRI atau dalam surat
rekomendasi)
9. Pendaftar mengunggah dokumen sesuai
persyaratan tersebut melalui laman
pendaftaran beasiswa LPDP.
Bagaimana Cara Mendaftar Beasiswa
LPDP?
1. Mendaftar secara online pada situs
Pendaftaran Beasiswa LPDP:
https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
2. Melengkapi dan mengunggah semua
dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi
pendaftaran.
3. Pastikan melakukan submit aplikasi
pendaftaran untuk mendapatkan kode
registrasi/pendaftaran.

Apa saja proses seleksi Beasiswa Dokter
Spesialis dan Subspesialis?
Proses Seleksi Beasiswa Dokter Spesialis dan
Subspesialis sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi
2. Seleksi Bakat Skolastik
3. Seleksi Substansi
Bagi peserta Beasiswa Dokter Spesialis dan
Subspesialis yang mendaftar dengan dengan LoA
Unconditional yang sesuai dengan ketentuan
LPDP dapat melanjutkan ke tahap Seleksi
Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik.

Ketentuan tentang Perkuliahan paling
cepat dan LoA Unconditional
Perkuliahan Paling Cepat:
1. Seleksi Beasiswa Tahap 1 diberlakukan
untuk perkuliahan paling cepat bulan Januari
2023.
2. Seleksi Beasiswa Tahap 2 diberlakukan
untuk perkuliahan paling cepat bulan Januari
2024
LoA Unconditional adalah surat resmi dari
perguruan tinggi (official admission) yang
menyatakan bahwa seseorang telah diterima
sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut
dengan tanpa persyaratan, kecuali persyaratan
sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan
transkrip nilai jenjang studi sebelumnya, dan/atau
persyaratan tambahan yang tidak berisiko
mengubah status diterimanya orang tersebut
sebagai mahasiswa pada program studi yang
dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi,
program studi, serta durasi studi, lama studi,
permulaan studi dan/atau akhir studi.
LoA Unconditional yang diunggah harus
memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.

2. Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait waktu perkuliahan paling cepat yang diizinkan.

3. Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer (Penundaan) dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA, yang diunggah bersamaan dengan LoA.

4. Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai ketentuan LPDP, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

Baca : Buku Panduan Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI Tahun 2023

Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis Tahun 2023 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut.

Unduh

Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis 2023 – Unduh

Demikian Buku Panduan Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis Tahun 2023. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan