Biografi Jan Koum Sang Penemu Aplikasi WhatsApp

Biografi Jan Koum Sang Penemu Aplikasi WhatsApp

Amongguru.com. Jan Koum sang penemu aplikasi WhatsApp lahir di kota Kiev, Ukraina. Jan Koum lahir dari keluarga miskin dan sederhana. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan Jan Koum pergi ke Amerika untuk mencari pekerjaan di usianya yang masih dapat dibilang muda, yaitu 16 tahun.

Setelah sampai di Amerika, Jan Koum sang penemu WhatsApp harus melewati perjuangan yang berat. Jan Koum menjadi seorang gelandangan yang hidupnya berpindah-pindah tempat, sampai pada akhirnya dia menjadi cleaning service di sebuah minimarket dengan penghasilan kecil.

Dengan penghasilan kecil tersebut, dia menafkahi ibunya dan juga bersekolah di sebuah SMA di Mission Viejo, California. Setelah lulus SMA, Jan Koum mencoba untuk kuliah di Universitas San Jose dan mengambil jurusan pemrograman, tetapi pada akhirnya Jan Koum memutuskan untuk keluar dari kampus dan belajar pemrograman secara otodidak.

Keluarnya Jan Koum ini bukan tanpa alasan, karena dia merasa bahwa kemampuannya untuk menjadi programer di kampus tidak begitu berkembang.

Kecintaannya terhadap pemrograman komputer, membuat Jan Koum menjadi seorang programer yang handal.

Biografi Jan Koum Sang Penemu WhatsApp

Biografi Jan Koum Sang Penemu Aplikasi WhatsApp

Meskipun tanpa berbekal ijazah kuliah, Jam Koum bertekad untuk melamar kerja di Yahoo. Karena kemampuannya yang baik di bidang pemrograman, maka Yahoo kemudian menerima Jam Koum sebagai karyawan, dengan posisi engineer.

Jan Koum sudah bekerja di Yahoo selama kurang lebih 10 tahun. Pernah suatu saat, ketika masih bekerja di Yahoo, Jan Koum tertarik untuk meningkatkan karirnya di dunia pemrograman dengan mendaftarkan diri di Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerber.

Tetapi di luar dugaan, lamaran Jan Koum ditolak oleh Facebook. Jan Koum dianggap belum memenuhi standar untuk bekerja di Facebook. Meskipun ditolak oleh perusahaan raksasa facebook, tidak membuat Jan Koum lantas putus asa.

Bersama rekannya, Brain Acton, Jan Kaum kemudian mengundurkan diri dari Yahoo dan mendirikan perusahaan start up pertama dengan ide membuat aplikasi messenger yang dapat digunakan pada seluruh handphone yang memiliki kelebihan untuk lintas platform.

Jan Koum dan rekannya Brian Acton mendirikan perusahaan yang bernama WhatsApp Inc. pada tahun 2009 yang berlokasi di Santa Clara, California. Pada awalnya, perusahaan tersebut hanya mempekerjaan sekitar 15 orang pegawai saja.

Perusahaan ini telah berhasil menciptakan sebuah aplikasi messenger untuk menyaingi aplikasi Backberry Messsenger yang pada waktu itu cukup populer.

Aplikasi messenger WhatsApp kemudian berkembang pesat seiring pertumbuhan smartphone, karena aplikasi tersebut memiliki kelebihan, yaitu lintas platform.

Aplikasi WhatsApp hanya membutuhkan koneksi internet untuk dapat saling berkomunikasi dan bertukar pesan dan tidak menggunakan pulsa seperti aplikasi SMS.

Sekarang, aplikasi WhatsApp buatan Jan Koum menjadi aplikasi yang fenomenal dan memiliki pengguna terbanyak di dunia.

Karena kepopuleran dari aplikasi WhatsApp ini, maka Facebook kemudian tertarik untuk mengakuisisi aplikasi ciptaan Jan Kuam tersebut dengan harga 19 Milyar Dollar AS atau sekitar 220 triliun rupiah. sebuah harga yang fantastis…

Proses akuisisi pun terjadi pada bulan Februari tahun 2014. Faceboook mengakuisisi WhatsApp, bersama karyawan dan bosnya (Jan Kuam) dengan nilai yang sangat fantastis tersebut.

Jan Koum sang penemu WhatsApp pada akhirnya dinobatkan menjadi seorang milliuner pada tahun 2014. Hanya butuh waktu lima tahun sejak dia mendirikan perusahaan di tahun 2009, akhirnya kegigihan dan semangatnya dalam bekerja terbayarkan.

Kisah perjuangan hidup Jan Koum ini patut kita teladani dan dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk tidak pernah lelah berjuang mencapai apa yang diimpikan dalam hidup.

Selain Biografi Jan Koum Sang Penemu Aplikasi WhatsApp, silahkan baca juga :

Demikian kisah Biografi Jan Koum Sang Penemu Aplikasi WhatsApp.

Semoga memberikan manfaat untuk menambah referensi bacaan Anda.

Tinggalkan Balasan