Bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega

Bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega

Amongguru.com. Keterampilan Kepramukaan adalah materi yang diperoleh seorang Pramuka dari kegiatan yang diikutinya.  Keterampilan Kepramukaan menjadi bekal pengetahuan praktis yang siap dimanfaatkan sewaktu-waktu oleh anggota Pramuka.

Penguasaan pengetahuan Keterampilan Kepramukaan disesuaikan dengan golongan usia Pramuka, lamanya seorang anggota Pramuka mengikuti kegiatan kepramukaan, dan kualitas Pembina Pramuka dalam memberikan materi tersebut.

Keterampilan Kepramukaan merupakan kebutuhan yang harus dimiliki oleh anggota Pramuka. Masyarakat berasumsi bahwa setiap anggota Pramuka pasti memiliki pengetahuan keterampilan yang dapat dipergunakan sebagai bekal mengatasi segala permasalahan dalam hidupnya sehari-hari.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut Pembina Pramuka dituntut memiliki seperangkat pengetahuan kepramukaan yang dapat diterapkan kepada peserta didik.

Bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega
Bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega

Keterampilan Kepramukaan berdasarkan ranah pengembangannya dapat dikelompokkan menjadi lima sebagai berikut.

  1. Keterampilan spiritual
  2. Keterampilan emosional
  3. Keterampilan sosial
  4. Keterampilan intelektual
  5. Keterampilan fisik

Berikut ini adalah bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega.

Keterampilan Kepramukaan Siaga

Pembina Siaga adalah panutan utama dari mana seorang Siaga melihat, meniru, dan mengadopsi nilai-nilai dan keterampilan kepramukaan. Keterampilan Siaga perlu dengan dikemas secara menarik dan menggembirakan sebagai bagian penting dari keterampilan Siaga.

 

Tugas, Tanggungjawab, dan Peran Pembina Pramuka dalam Pendidikan Kepramukaan

Materi pokok keterampilan Pembina yang hendaknya disampaikan kepada Siaga  adalah sebagai berikut.

  1. Upacara Siaga, meliputi : (a) Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan. (b) Upacara Pelantikan Siaga. (c) Upacara pindah golongan. (c) Upacara penerimaan anggota baru.
  2. Berbagai Sandi : (a) morse peluit, (b) semaphore, (c) sandi angka, (d) sandi Arab, (e) Sandi Jepang.
  3. Kompas dan peta : (a) menentukan 8 penjuru mata angin. (b) membuat peta topografi desa atau kampung, peta sekolah atau pangkalan gudepnya.
  4. Pionering : (a) aplikasi simpul mati, simpul hidup, simpul pangkal, simpul jangkar, dan simpul tusuk. (b) membuat jemuran, tiang lampu, tiang bendera, dan tandu.
  5. Menaksir tahap pengenalan
  6. Berbagai permainan Siaga : (a) Permainan untuk barung. (b) permainan untuk perindukan. (c) permainan besar.
  7. Mendirikan tenda masih dengan bantuan Pembina.
  8. Senam dan olahraga untuk Siaga.
  9. Lagu-lagu untuk Siaga.
  10. Perjalanan mengenal lingkungan Siaga, wisata alam
  11. Kepemimpinan Siaga : (a) Pembentukan Pemuka Barung, menentukan Sulung. (b) Pembentukan dan rapat-rapat dewan Siaga.
  12. Jenis-jenis pertemuan Siaga : (a) Pesta Siaga, (b) Bazar Siaga.
  13. Bakti Siaga
  14. Pengisian SKU, SKK, dan SPG Siaga.

Jenis-jenis keterampilan Siaga masih dapat dilengkapi dan diperkaya dengan tetap disesuaikan dengan perkembangan rohani dan jasmani Siaga. Praktiik Keterampilan Kepramukaan Siaga, merupakan ketrampilan dasar dengan tingkat kerumitan yang rendah.

Keterampilan Kepramukaan Penggalang

Pembina Penggalang adalah motivator dan penggerak kegiatan kepramukaan yang harus bersemangat dalam mendidikkan nilai-nilai dan keterampilan kepramukaan.

Materi pokok keterampilan Pembina yang hendaknya disampaikan kepada Penggalang  adalah sebagai berikut.

  1. Upacara Penggalang, meliputi : (a) Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan. (b) Upacara Pelantikan Penggalang. (c) Upacara pndah golongan, (d) Upacara penerimaan anggota baru.
  2. Berbagai Sandi lanjutan : (a) morse bendera, morse lampu, morse yang dipadukan dengan senam, sandi rumput (b) semaphore lanjutan (c) sandi ordinat, (d) sandi A.N, (e) Sandi Cina, (g) dll.
  3. Kompas dan peta : (a) menentukan titik tuju atau ordinat, pengukuran derajad. (b) membuat peta topografi kota, propinsi, negara; dan peta pita. dll
  4. Pionering : (a) aplikasi – kegunaan tiap-tiap simpul. Simpul tambat, simpul palang, simpul Inggris, simpul kursi, simpul anyam. (b) membuat menara, sesek, jembatan, dll.
  5. Baris-berbaris.
  6. Menaksir tinggi, menaksir kecepatan arus, sungai, menaksir berat.
  7.  Mempelajari cuaca.
  8. Berbagai permainan Penggalang : (a) Permainan untuk regu. (b) permainan untuk pasukan. (c) permainan besar.
  9. Mendirikan berbagai jenis tenda.
  10. Senam dan olahraga untuk Penggalang.
  11. Lagu-lagu dan tarian untuk Penggalang.
  12. Hiking, climbing, rowing, roaming, rafting, exloring/wisata mengenal alam bagi Penggalang.
  13. Kepemimpinan penggalang : (a) Pembentukan Pemuka Regu, menentukan Pratama. (b) Pembentukan dan rapat-rapat dewan Penggalang. (c) Rapat Dewan Kehormatan Penggalang. (d) Gladian pemimpin Regu. (e) Gladian Pemimpin Satuan.
  14. Jenis-jenis pertemuan Penggalang : (a) Lomba Tingkat, (b) Jambore
  15. Kemah bakti Penggalang
  16. Pengisian SKU, SKK, dan SPG Penggalang.

Praktek kepramukaan penggalang adalah keterampilan yang paling kaya dan bervariasi di antara keterampilan kepramukaan golongan lainnya.

Keterampilan Kepramukaan Penegak

Keterampilan Kepramukaan Penegak harus direncanakan dengan baik, cermat, dan terukur, karena banyak hal-hal yang dapat menimbulkan kecelakaan, atau bahaya apabila tidak cermat memperhitungkan berbagai kegiatan tersebut.

Kecelakaan karena keteledoran atau kesalahan teknis adalah kesalahan Pembinanya. Materi pokok keterampilan Pembina yang hendaknya disampaikan kepada Penegak, bisa disampaikan oleh Penegak sendiri, instruktur, Pembantu Pembina, atau langsung oleh Pembinanya  adalah sebagai berikut.

  1. Upacara Penegak, meliputi : (a) Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan. (b) Upacara Pelantikan Penegak. (c) Upacara pndah golongan, (d) Upacara penerimaan anggota baru.
  2. Berbagai Sandi lanjutan yang akan sangat baik bila diimprovisasi menjadi senam, bela diri, atau games mengenai : (a) morse, (b) semaphore, berbagai sandi lainnya.
  3. Kompas dan peta : (a) menentukan titik tuju atau ordinat, pengukuran derajad. (b) membuat peta topografi kota, propinsi, negara; dan peta pita. (c) navigasi darat.
  4. Pionering : (a) aplikasi – kegunaan tiap-tiap simpul. Simpul tambat, simpul palang, simpul Inggris, simpul kursi, simpul anyam. (b) membuat menara, sesek, jembatan, konstruksi rumah, berbagai model, woogle, dan berbagai hasta karya dari tali.
  5. Mempraktekkan berbagai kegiatan high element dan low element.
  6. Baris-berbaris, dan kolone.
  7. Menaksir tinggi, menaksir kecepatan arus, sungai, menaksir berat.
  8. Mempelajari cuaca.
  9. Berbagai permainan Penegak : (a) Permainan untuk Sangga. (b) permainan untuk Ambalan. (c) permainan besar.
  10. Mendirikan berbagai jenis tenda, dan bivak (tenda alam)
  11. Senam, olahraga dan bela diri untuk Penegak.
  12. Lagu-lagu dan tarian untuk Penegak.
  13. Hiking, climbing, rowing, roaming, rafting, exploring/wisata mengenal alam, jungle survival bagi Penegak.
  14. Teknik diskusi, seminar, loka-karya, dan teknik berdebat.
  15. Kepemimpinan Penegak : (a) Pembentukan Pemuka Sangga, menentukan Pradana. (b) Pembentukan Dewan Ambalan dan rapat-rapat. (c) Rapat Dewan Kehormatan Penegak, (d) LPK – Latihan Pengembangan kepemimpinan Penegak/Pndega, & KPDK – Kursus Pengelola Dewan Kerja penegak/Pandega.
  16. Jenis-jenis pertemuan dan pengabdian Penegak : (a) Raimuna, (b) Muspanitera, (c) Perkemahan Wirakarya, (d) Perkemahan Bakti Saka.
  17. Kemah bakti Penegak.
  18. Pengisian SKU, SKK, dan SPG Penegak.

Keterampilan Kepramukaan Pandega

Keterampilan Kepramukaan Pandega harus direncanakan dengan baik, cermat, dan terukur, dan dilakukan oleh para Pandega itu sendiri, tetapi tetap harus diketahui atau mendapat persetujuan Pembina.

Materi pokok keterampilan Pandega meliputi sebagai berikut.

  1. Upacara Pandega; meliputi : (a) Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan. (b) Upacara Pelantikan Pandega (c) Upacara penerimaan anggota baru.
  2. Berbagai Sandi dipelajari oleh Pandega sendiri.
  3. Kompas dan peta : (a) menentukan titik tuju atau ordinat, pengukuran derajat, potong kompas (b) membuat peta topografi kota, propinsi, negara; dan peta pita. (c) navigasi darat.
  4. Pionering : (a) aplikasi – kegunaan tiap-tiap simpul. Simpul tambat, simpul palang, simpul Inggris, simpul kursi, simpul anyam. (b) membuat menara, sesek, jembatan, konstruksi rumah, berbagai model, woogle, dan berbagai hasta karya dari tali dan bahan setempat.
  5. Mempraktekkan berbagai kegiatan high element dan low element.
  6. Baris-berbaris, dan kolone.
  7. Menaksir tinggi, menaksir kecepatan arus, sungai, menaksir berat.
  8. Mempelajari cuaca.
  9. Berbagai permainan Pandega.
  10. Mendirikan berbagai jenis tenda, dan bivak (tenda alam)
  11. Senam, olahraga dan bela diri untuk Pandega.
  12. Lagu-lagu dan tarian untuk Pandega.
  13. Hiking, climbing, rowing, roaming, rafting, exploring/wisata mengenal alam, camping, mounteneering, jungle survival bagi Pandega.
  14. Teknik diskusi, seminar, loka-karya, teknik berdebat dan membuat proposal kegiatan.
  15. Kepemimpinan Pandega : (a) menentukan Pradana. (b) Pembentukan Dewan Racana dan rapat-rapat. (c) Rapat Dewan Kehormatan Racana, (d) LPK – Latihan Pengembangan kepemimpinan Penegak/Pndega, & KPDK – Kursus Pengelola Dewan Kerja Penegak/Pandega.
  16. Latihan kewirausahaan, dan berbagai jenis keterampilan yang diinginkan.
  17. Jenis-jenis pertemuan dan pengabdian Pandega (a) Raimuna, (b) Muspanitera, (c) Perkemahan Wirakarya, (d) Perkemahan Bakti Saka.
  18. Kemah bakti Pandega.
  19. Pengisian SKU, SKK, dan SPG Pandega.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Bentuk-bentuk Keterampilan Kepramukaan Siaga, Penggalang, Penegak. dan Pandega. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan