Bakteri : Pengertian. Ciri-ciri, Jenis, dan Peranannya Dalam Kehidupan Manusia

Bakteri : Pengertian. Ciri-ciri, Jenis, dan Peranannya Dalam Kehidupan Manusia

Amongguru.com. Apabila mendengar kata bakteri, maka yang ada dalam pikiran kita adalah mikroorganisme. Bakteri merupakan salah satu mikroorganisme atau organisme yang berukuran sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop. Ukuran bakteri antara 0,5 sampai 5 micrometer.

Bakteri juga termasuk dalam organisme uniseluler atau bersel tunggal dan prokariorik (tidak memiliki membran inti). Pada umumnya bakteri tidak memiliki klorofil (zat hijau daun), akan tetapi ada beberapa jenis bakteri yang memiliki klorofil, sehingga dapat berfotosintesis.

Bakteri : Pengertian. Ciri-ciri, Jenis, dan Peranannya Dalam Kehidupan Manusia
Bakteri : Pengertian. Ciri-ciri, Jenis, dan Peranannya Dalam Kehidupan Manusia

Bakteri bereproduksi dengan dua cara yaitu generatif (seksual) dan vegetatif (aseksual). Reproduksi seksual bakteri dilakukan dengan cara konjugasi, yaitu memindahkan DNA dari donor ke penerimanya secara langsung. Sedangkan reproduksi aseksual dilakukan dengan cara pembelahan biner.

Kemampuan bakteri dalam membelah juga cukup cepat. Bakteri dapat membelah sekali dalam 20 menit, dan sekali membelah dapat menghasilkan 2 sel anakan.

Berkaitan dengan habitatnya, maka bakteri dapat ditemukan pada hampir semua tempat, baik darat, air, maupun udara. Bakteri juga dapat berkembang dengan baik dalam organisme hidup, misalnya bakteri saluran pencernaan manusia.

Bakteri pada umumnya bergerak menggunakan bulu cambuk (flagel). Flagella atau bulu cambuk merupakan struktur sel yang berbentuk batang atau spiral dan terletak pada dinding sel, dan berfungsi sebagai alat gerak. Alat gerak in memungkinkan bakteri berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Jenis-jenis Bakteri

1. Bakteri Berdasarkan Bentuknya

  • Basil ; yaitu bakteri berbentuk batang. Contoh : Bacillus anthracis

  • Kokus ; yaitu bakteri berbentuk batang. Contoh : Staphylococcus aureus

  • Spiral ; yaitu bakteri berbentuk bengkok dan hampir menyerupai spiral. Contoh : Treponema pallidum.

2. Bakteri Berdasarkan Kebutuhan Oksigen

  • Bakteri aerob ; yaitu bakteri yang membutuhkan oksigen. Contoh : bakteri Nitrosomonas
  • Bakteri anaerob ; yaitu bakteri yang tidak membutuhkan oksigen. Contoh : bakteri Clostridium tetani.

3. Bakteri Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan

  • Bakteri autotrof ; yaitu bakteri yang memproduksi  sendiri makanannyaBakteri autotrof terdiri dari bakteri fotoautotrof dan bakteri kemoautotrof.
    • Bakteri fotoautotrof merupakan bakteri yang membutuhkan bantuan energi cahaya matahari untuk membuat makanannya dengan cara mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Contoh : bakteri hijau dan bakteri ungu.
    • Bakteri kemoautotrof merupakan bakteri yang memanfaatkan energi dari rekasi kimia untuk membuat makanannya sendiri dari bahan organik.
  • Bakteri heterotrof merupakan bakteri yang memperoleh makanan dari organisme lain. Bakteri heterotrof terdiri dari bakteri parasit dan bakteri saprofit.
    • Bakteri parasit merupakan bakteri yang memperoleh makanan dari organisme yang ditumpanginya. Umumnya bakteri parasit merupakan bakteri yang merugikan, contohnya Mycobacterium tuberculosi.
    • Bakteri saprofit merupakan bakteri yang memperoleh makanannya dari sisa-sisa organisme lain, contohnya Escherichia.

4. Bakteri Berdasarkan Karakteristik Dinding Sel

Pengelompokan bakteri berdasarkan karakteristik dinding sel dikembangkan pertama kali oleh Hans Christian Gram melalui pewarnaan Gram.

Berdasarkan karakteristik dinding sel ini, bakteri dikelompokkan menjadi tiga, yaitu bakteri gram negatif, bakteri gram positif dan bakteri tidak berdinding sel.

  • Bakteri Gram Positif ; yaitu bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tebal dan dinding selnya mampu menyerap warna violet. Contoh bakteri gram positif adalah bakteri ungu, Enterobacteria, dan Vibrio.
  • Bakteri Gram Negatif ; yaitu bakteri yang memiliki lapsan peptidoglikan tipis dan dinding selnya mampu menyerap warna merah. Contoh bakteri gram negatif adalah bakteri dengan genus Streptomyces, Streptococcus, dan Mycrobacterium tuberculosis.
  • Bakteri Tidak Berdinding Sel ; merupakan bakteri yang tidak memiliki dinding sel, contohnya bakteri Micoplasma.

5. Bakteri Berdasarkan Jumlah Alat Geraknya (Flagel)

  • Monotrik ; yaitu bakteri yang hanya mempunyai satu flagela di salah satu ujung sel tubuhnya. Contoh: Pseudomonas aeruginosa
  • Amfitrik ; yaitu bakteri yang mempunyai satu atau banyak flagela di kedua ujung sel tubuhnya. Contoh: Aquaspirillum serpens
  • Lofotrik ; yaitu bakteri yang mempunyai banyak flagela di salah satu ujung sel tubuhnya. Contoh: Pseudomonas fluorescen.
  • Peritrik ; yaitu bakteri yang mempunyai banyak flagela di seluruh permukaan sel tubuhnya. Contoh: Salmonella typhosa.
  • Atrik ; yaitu bakteri yang tidak mempunyai flagela. Contoh: Escherichia coli.

Peran Bakteri Bagi Kehidupan Manusia

Beberapa jenis bakteri berperan besar terhadap kehidupan manusia dan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan mengetahui peran bakteri terhadap manusia dan lingkungan ini, maka kita dapat memaksimalkan perannya dan menjaga keberadaannya di alam.

Selain menguntungkan, ada juga sebagian jenis bakteri yang merugikan kehidupan, bahkan membahayakan manusia.

Dengan mengetahui jenis-jenis bakteri yang merugikan tersebut dan akibat yang bisa ditimbulkan, maka kita dapat menghambat perkembangannya dan mengatasi akibat yang ditimbulkannya dengan tepat.

Bakteri-bakteri merugikan ini dapat membawa dampak ringan hingga berat pada manusia, sehingga menuntut manusia untuk lebih waspada.

1. Bakteri Menguntungkan

  • Bidang Pertanian

Di dalam bidang pertanian terdapat beberapa jenis bakteri yang mampu menambah kesuburan tanah dengan mengikat nitrogen di alam bebas dan mengubahnya menjadi senyawa sederhana yang mudah diserap oleh tumbuhan.

Kelompok bakteri yang disebut bakteri nitrogen ini dapat mengikat nitrogen bebas (N2) dan mengubahnya menjadi senyawa amonia (NH4) dan nitrat (NO3) dengan bantuan enzim nitrogenase.

Bakteri tersebut antara lain adalah Rhizobium Leguminosarum, Acetobacter choroocum,  dan Clostridium pasteurianum, yang biasanya bersimbiosis dengan kacang-kacangan dan polong-polongan. Bakteri-bakteri tersebut hidup di nodul (bintil-bintil akar).

Bakteri jenis lain menyuburkan tanaman dengan menyusun senyawa nitrat melalui proses nitritasi dan nitratasi dalam proses nitrifikasi. Bakteri tersebut antara lain adalah bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus.

  • Bidang Kesehatan

Pada bidang kesehatan, terdapat beberapa jenis bakteri yang bermanfaat, di antaranya adalah bakteri yang dapat menghasilkan antibiotik, seperti: Streptomyces venezuelae yang menghasilkan kloromisin, Bacillus brevis yang menghasilkan gramisidin, dan Streptomyces griceus yang menghasilkan Streptomisin.

Bakteri-bakteri tersebut dapat menghambat pertumbuhan organisme yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Di dalam kolon dan usus besar manusia juga terdapat bakteri yang membantu melancarkan sistem pencernaan, yaitu Escherichia coli. Bakteri usus juga terdapat pada beberapa produk makanan, seperti yoghurt, kefir, mentega, dan terasi.

  • Bidang Produk Makanan dan Minuman

Bakteri yang dibutuhkan dalam produksi makanan dan minuman antara lain adalah S. lactis dan S. cremoris (untuk produksi keju dan mentega) serta Lactobacillus casei (dibutuhkan dalam proses pembuatan keju dan minuman nata de coco).

  • Bidang Biologi

Beberapa jenis bakteri sangat dibutuhkan dalam rantai makanan dalam proses penguraian. Jenis bakteri saprofit yang bertugas membersihkan bumi ini, mengurai organisme yang sudah mati dan sisa-sisa kotoran yang dihasilkan oleh organisme hidup.

Bakteri tersebut mampu mengurai protein, karbohidrat serta senyawa organik lain menjadi karbondioksida dan gas amoniak dan atau senyawa jenis lain yang memiliki struktur lebih sederhana.

Beberapa jenis bakteri ini adalah Acetobacter sp yang dapat menghasilkan asam cuka serta asam asetat, Propioni bacterium yang dapat menghasilkan asam propionat, dan Clostridium butricum yang dapat menghasilkan asam butirat.

Bberapa jenis bakteri juga berperan dalam pembuatan biogas, rekayasa genetika, dan pengolahan limbah.

2. Bakteri Merugikan

  • Menyebabkan Penyakit pada Manusia

Beberapa bakteri dapat menyebabkan penyakit, dari penyakit yang ringan hingga berat. Beberapa bakteri tersebut adalah Salmonella typhosa (penyebab tifus), Neisseria meningitidis (penyebab meningitis), Neisseria gonorrhoeae (penyabab kencing nanah), Mycobocterium leprae (penyebab kusta), Shigella dysenteriae (penyebab disentri), Mycobacterium tuberculosis (penyebab tuberkulosis).

  • Menyebabkan Penyakit pada Tanaman dan Hewan

Bakteri patogen pada tanaman, antara lain Ralstonia solanacearu (penyebab layu pada tanaman tomat, Erwinia carotovora (penyebab busuk-busuk lunak pada anggrek), dan Xanthomonas oryzae pv. oryzae (penyebab penyakit hawar daun pada padi).

Pada hewan, bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, misalnya Brucella abortus (menyebabkan keguguran yang menularpada sapi) dan Bacillus anthracis (menyebabkan penyakit antraks).

  • Merusak Kualitas Makanan dan Minuman

Beberapa jenis bakteri patogen terdapat dalam makanan dan minuman yang menyebabkan rusaknya kualitas makanan dan minuman. Bakter-bakteri ini melakukan proses metabolisme beberapa komponen penyusun dalam makanan dan minuman dan menghasilkan metabolit yang bersifat racun.

Contoh bakteri perusak makanan adalah Clostridium botulinum, yang seringkali terdapat pada makanan kalengan dan menghasilkan racun botulinin, Burkholderia gladioli, terdapat pada tempe bongkrek dan menghasilkan asam bongkrek, serta Leuconostoc mesenteroids, yang menyebabkan berlendirnya makanan, menurunnya pH dan terbentunya gas.

  • Menyebabkan Hujan Asam dan Rusaknya Ozon

Hujan asam dan rusaknya ozon disebabkan oleh senyawa dinitrogen oksida (N2O). Di sisi lain, senyawa ini sebenarnya juga bermanfaat bagi kelangsungan hidup organisme lain.

Bakteri yang memproduksi N2O adalah bakteri Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas stutzeri, dan Paracoccus denitrificans melalui proses denitrifikasi. Proses denitrifikasi adalah proses reduksi anaerobik yang mengubah senyawa nitrat menjadi nitrogen bebas (N2).

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Bakteri : Pengertian. Ciri-ciri, Jenis, dan Peranannya Dalam Kehidupan Manusia. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan