Alur Seleksi PPPK Guru 2021 (PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021)

Alur Seleksi PPPK Guru 2021 (PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021)

Amongguru.com. Alur seleksi PPPK Guru tahun 2021 perlu dipahami oleh peserta seleksi agar dapat mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Secara khusus, alur seleksi guru PPPK tersebut dijelaskan dalam PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengadaan PPPK JF Guru pada Instansi Daerah Tahun 2021.

Tahapan pengadaan PPPK Guru tahun 2021 dimulai dari perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil, dan pengangkatan menjadi PPPK.

Peserta Seleksi PPPK Guru

Peserta yang berhak mendaftar pada seleksi PPPK Guru Tahun 2021 adalah sebagai berikut.

1. Guru NonASN yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai Guru di Dapodik Kemendikbudristek.

2. THKII sesuai database THK-II di BKN.

3. Guru Swasta yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdafatar sebagai Guru di Dapodik Kemendikbudristek.

4. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database Lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemendikbudristek.

Ketentuan Pengadaan PPPK Guru

Seleksi terdiri dari Seleksi Administrasi dan Seleksi Kompetensi. Seleksi Administrasi  dilakukan untuk mencocokkan persyaratan administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamaran oleh Panitia Penyelenggara Seleksi.

Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan.

Seleksi Kompetensi akan dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali menggunakan sistem CAT-UNBK Kemendikbudristek,

Pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi kompetensi selanjutnya mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi. Wawancara dilaksanakan dengan metode CATUNBK.

Alur Seleksi PPPK Guru

Berikut ini adalah alur seleksi PPPK Guru Tahun 2021 berdasarkan PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengaraan PPPK JF Guru pada Instansi Daerah Tahun 2021.

1. Seleksi Kompetensi 1

  • Tes Pertama untuk Honorer THK-II dan Guru Honorer di Sekolah Negeri tidak dapat melamar ke instansi lain.
  • Jika formasi tersedia dan sertifikat pendidik atau kualifikasi akademik sesuai dengan calon pelamar, maka peserta harus melamar di formasi tersebut.
  • Apabila formasi tidak tersedia, baik Sertifikat Pendidik maupun kualifikasi akademik tidak sesuai, maka dapat melamar pada formasi lain di instansi tersebut.

2.Seleksi Kompetensi II

  • Peserta tes kedua adalah semua peserta yang tidak lulus pada tes pertama.
  • Peserta memperoleh kesempatan untuk memilih kembali formasi pada instansinya yang masih belum terisi sesuai Sertifikat Pendidik atau kualifikasi akademiknya.
  • Khusus peserta dari Honorer THK-II, Guru Honorer di Sekolah Negeri, dan Guru di Sekolah Swasta tidak dapat melamar di instansi lain.
  • Pelamar lulusan PPG melamar pada instansi sesuai dengan domisinya.
  • Pengambilan nilai dari nilai tertinggi antara Passing Grade 1 dan Passing Grade 2.

3. Seleksi Kompetensi III

  • Peserta tes ketiga adalah semua peserta yang tidak lulus pada tes kedua.
  • Peserta mendapatkan kesempatan untuk memilih kembali formasi pada instansinya yang masih belum terisi sesuai Sertifikat Pendidik atau kualifikasi akademiknya.
  • Seluruh peserta memperoleh kesempatan untuk melamar pada instansi lain.
  • Pengambilan nilai dari nilai tertinggi antara Passing Grade 1, Passing Grade 2, dan Passing Grade 3.

4. Pengisian Formasi Kosong

  • Setelah tes ketiga masih ada formasi yang belum terisi, maka dapat dilakukan optimalisasi pengisian formasi kosong.
  • Pengisian formasi kosong berdasarkan rangking penilaian sekolah yang akan dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Informasi selengkapnya mengenai alur seleksi PPPK Guru 2021 sesuai PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021 dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut.

Unduh

Demikian alur seleksi PPPK Guru 2021 sesuai PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan