8 Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan, Salah Satunya Tangkal Virus

8 Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan, Salah Satunya Tangkal Virus

Amongguru.com. Kacang hijau (Vigna radiata) merupakan tanaman polong-polongan yang dikenal memiliki nilai gizi tinggi untuk dijadikan sumber bahan pangan.

Kacang hijau terbukti memiliki kandungan protein nabati yang tinggi dan menempati urutan ketiga dalam hal nutrisi, setelah kacang kedelai dan kacang tanah.

Kacang hijau pertama kali ditemukan di India sebagai tanaman liar. Sekitar 4.500 tahun lalu, tanaman ini ditemukan tumbuh di peradaban Harappa dan Haryana, India. Selanjutnya kacang hijau dibudidayakan dan menyebar dari India ke beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia.

Kacang hijau juga dikonsumsi dengan berbagai cara di beberapa negara. Hal ini membuktikan bahwa kacang hijau adalah bahan pangan yang serbaguna.

Kacang hijau dikonsumsi dengan berbagai cara di seluruh belahan dunia, menjadikannya kacang-kacangan yang serbaguna.

Di Indonesia, kacang hijau biasanya diolah menjadi bubur atau menjadi bahan isian makanan ringan, seperti bakpao dan bakpia.

Di India, kacang hijau direbus dan dimakan utuh atau digiling menjadi tepung. Sedangkan di Amerika Utara, kacang hijau kering direndam semalam di dalam toples sampai berkecambah, kemudian dikonsumsi seminggu kemudian.

Karena mengandung nilai gizi yang tinggi, maka kacang hijau menyimpan segudang manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Beberapa kandungan nutrisi pada kacang hijau adalah serat yang tinggi, vitamin A, zat karotenoid, mineral esensial, vitamin B6, asam folat, protein, karbohidrat, dan kalium.

Berikut ini adalah 8 manfaat kacang hijau untuk kesehatan, salah satunya untuk menangkal virus penyebab penyakit tubuh.

1. Mencegah resiko kanker

Senyawa karsinogenik menjadi pemicu berkembangnya sel kanker. Kacang hijau memiliki asam amino tinggi yang berperan penting sebagai penyumbang antioksidan untuk melawan senyawa karsinogenik tersebut.

Di dalam sebuah studi klinis, kacang hijau menunjukkan aktivitas sebagai anti tumor dan bahkan mampu melindungi kerusakan DNA dan mutasi sel berbahaya.

Kapasitas antioksidan kacang hijau juga berasal dari vitexin dan isovitexin, yaitu dua jenis flavonoid pelindung yang memiliki kemampuan mengatasi radikal bebas penyebab kanker.

2. Menjaga kesehatan jantung

Kacang hijau dapat menghambat oksidasi dari kolesterol jahat (LDR) yang sering menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke.

Kemampuan kacang hijau dalam mengatur kadar kolesterol karena adanya aktioksidan yang mampu menghilangkan radikal bebas, memperbaiki kerusakan pembuluh darah, dan mengurangi peradangan.

Selain itu, kacang hijau juga memiliki kemampuan dalam menjaga arteri dan meningkatkan sirkulasi darah.

Kacang hijau memiliki kemampuan untuk mengatur kadar kolesterol karena adanya antioksidan yang dapat membuang radikal bebas, memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Kacang hijau juga memiliki kemampuan untuk menjaga arteri dan meningkatkan sirkulasi darah.

3. Menurunkan tekanan darah tinggi

Ketika tekanan darah terlalu tinggi, maka akan menimbulkan beban kerja jantung dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada arteri (nadi).

Kondisi ini dapat menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung koroner.

Kandungan protein dari kacang hijau yang bernama peptida terbukti mampu melawan faktor resiko penyakit kardiovaskuler, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi).

Sifat anti hipertensi dari peptida akan membantu mengurangi konstriksi pembuluh darah yang dapat meningkatkan tekanan darah.

4. Membantu mengobati Diabetes Tipe 2

Penderita diabetes tipe 2, tubuhnya tidak mampu menghasilkan cukup insulin, sehingga terjadi lonjakan gula darah.

Resistensi insulin sebagai salah satu ciri dari diabetes tipe 2 merupakan kondisi dimana tubuh memproduksi insulin, tetapi tidak dapat berfungsi dengan baik. Akibat yang terjadi adalah peningkatan gula darah karena tubuh tidak dapat menyerap glukosa.

Kacang hijau mempunyai efek anti diabetes yang secara nyata dapat membantu mengobati kasus diabetes tipe 2 tersebut.

Kacang hijau secara alami mampu menurunkan glukosa dalam darah, sehingga membantu mencegah terjadinya lonjakan gula darah sebagai ciri khas diabetes tipe 2.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kacang hijau memiliki fitonutrein yang dianggap sebagai anti mikroba dan anti inflamasi. Sifat anti mikroba ini dapat membantu tubuh dalam meningkatkan kekebalan melawan mikroorganisme penyebab penyakit, baik yang berupa virus maupun bakteri.

Kacang hijau juga mendukung terjadinya keseimbangan bakteri yang sehat di dalam saluran pencernaan, sehingga akan melancarkan penyerapan nutrisi dan mempertahankan kekebalan tubuh.

6. Membantu menurunkan berat badan

Kacang hijau disarankan sebagai makanan untuk orang yang ingin diet. Kandungan serat yang tinggi dan rendah lemak pada kacang hijau, dapat menurunkan berat badan secara efektif

Kandungan serat tinggi yang dimiliki kacang hijau akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, serat kacang hijau juga membantu mengatur kadar gula darah, membuang racun dalam tubuh, membersihkan usus, dan mencegah gangguan perut kembung.

Kacang hijau sangat rendah kalori, sehingga membuat kacang hijau sempurna sebagai makanan yang sering dikonsumsi, karena tidak membuat gemuk jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

7. Membantu mengurangi gejala PMS

Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan sekumpulan gejala fisik dan emosional yang sering muncul menjelang periode menstruasi seorang wanita. Meskipun demikian, gejala PMS antara wanita satu dengan lainnya berbeda-beda.

Nutrisi kacang hijau menyediakan vitamin B, termasuk vitamin B6 dan folat, yang keduanya penting untuk mengendalikan fluktuasi hormon yang dapat menyebabkan gejala PMS parah.

Vitamin B, folat dan magnesium berguna untuk menurunkan keparahan dan rasa sakit yang terkait dengan gejala PMS, termasuk kram, sakit kepala, perubahan suasana hati, kelelahan dan nyeri otot.

8. Menjaga kesehatan ibu hamil

Folat disebut juga vitamin B9 adalah vitamin penting untuk sintesis DNA, pertumbuhan sel dan jaringan, keseimbangan hormon, fungsi kognitif, dan bahkan reproduksi.

Baca juga :

Faktanya, mengonsumsi folat yang cukup sangat penting selama kehamilan untuk mencegah kelahiran dini, cacat tabung saraf, dan terminasi.

Tinggalkan Balasan