5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Amongguru.com. Teh merupakan minuman paling famillier bagi masyarakat Indonesia. Teh menjadi minuman favorit yang disandingkan saat makan bersama maupun menikmati kudapan. Minuman ini menjadi digemari oleh masyarakat dari berbabai kalangan, karena selain nikmat, teh adalah minuman yang murah dan mudah didapat.

5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Tetapi tahukan Anda, bahwa dibalik kesederhanaan secangkit teh, ternyata menyimpan segudang manfaat?

Pada postingan kali ini, saya akan membagikan 5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh.

Beberapa kandungan senyawa pada teh dan manfaatnya untuk kesehatan sebagai berikut.

  • Flavanol

Flavanol adalah antioksidan yang banyak terdapat pada buah-buahan, sayuran, maupun minuman, seperti anggur dan teh. Senyawa ini merupakan antioksidan yang baik, karena mampu menangkap radikal bebas yang paling reaktif sekalipun.

Flavanol juga berfungsi untuk menguatkan pembuluh darah, sehingga peredaran tubuh tetap terjaga.

  • Kafein

Meskipun kandungan zat ini dapat menyebabkan ketergantungan, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, maka masih aman untuk tubuh. Para ahli menjelaskan bahwa mengkonsumsi 200-300 miligram kafein bagi orang dewasa dalam sehari, merupakan jumlah yang cukup.

Terlalu banyak mengkonsumsi kafein akan menyebabkan intoksifikasi kafein (mabuk akibat kafein), dengan gejala resah, risau, sering kencing, dan gangguan sakit kepala jika tidak mengkonsumsinya.

Apabila dikonsumsi dalam jumlah normal, maka kafein akan dapat menstimulasi kerja syaraf,memperlancar peredaran darah, dan melancarkan urine. (Baca juga : 5 Cara Menjaga Kesehatan Kulit Agar Tetap Sehat dan Kencang)

  • Katekin :

Katein adalah flavanoid yang termasuk dalam kelas flavanol. Ciri dari katerin, yaitu memberi rasa pahit dan sepat pada seduhan teh, tidak berwarna, serta mudah larut dalam air. Seperti halnya flavanol, katein juga menjadi antioksidan yang cukup tinggi, berperan dalam mencegah penyakit kanker dan jantung.

Katen pada teh juga berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol tubuh, dan membantu kerja ginjal.  

  • Flouride

Seperti halnya tanaman lainnya, teh adalah tanaman yang mampu menyerap nutris  dan mineral yang ada disekitarnya. Flourede adalah salah satu mineral yang diserap oleh daun teh. Ketika teh diseduh, maka kandungan flouride tersebut akan keluar dan terminum oleh kita.

Dalam jumlah yang aman untuk dikonsumsi, flouride dapt berfungsi untuk mencegah kerusakan gigi dan memutihkan gigi. Tetapi, apabila flouride tersebur digunakan dalam jumlah yang banyak, justru akan merusak gigi.

  • Minyak esensi

Minyak esensi adalah sumber aroma teh. Jadi jika Anda menghirup aroma wangi dari teh, itu adalah bersumber dari minyak sesensi tersebut. Selain memberikan aroma khas pada teh, minyak esensi berperan dalam memperlancar pencernaan.

Kemampuan minyak esensi dalam melarukan lemak, membuatnya membantu memperlancar sistem pencernaan tubuh.

  • Asam amino

Daun teh mengandung asam amino yang berperan penting untuk pembentukan aroma teh. Perubahan utama setelah pelayuan daun teh adalah pembongkaran protein menjadi masam amino. Asam amino bersama dengan karbohidrat dan katekin akan membentuk senyawa aromatis.

Sehingga apabila asam amino tersebut kita konsumsi akan menjadi bahan penting dalam penyusunan protein tubuh, yang selanjutnya protein tersebut akan difungsikan untuk metabolisme.

  • Vitamin B Kompleks, Vitamin C, dan Vitamin E

:Ternyata secangkir teh memiliki kandungan vitamin yang penting untuk kesehatan tubuh, diantaranya vitamin B Kompleks, Vitamin C, dan vitamun E. Vitamin B berperan dalam membantu metabolisme karbohodrat.

Vitamin C digunakan untuk kekebalan tubuh (imunitas) dari patogen. Sedangkan vitamin E berfungsi untuk menghaluskan dan mengencangkan kulit, serta memperlancar kerja jantung.

(Lihat juga : Tabel perbandingan Kandungan Kafein pada Minuman)

Dengan membaca 5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh di atas, maka sebenarnya tidak ada resiko dalam meminum teh, selama kita tidak berlebihan dalam menkonsumsinya.

Justru, dengan meminum teh dalam jumlah yang cukup dan teratur, akan membantu menjaga kesehatan tubuh.

Sekian dulu postingan dari saya tentang 5 Kandungan Senyawa dalam Teh untuk Menjaga Kesehatan Tubuh. 

Semoga bermanfaat untuk referensi bacaan Anda.

 

Tinggalkan Balasan